SILATURAHMI DENGAN ALIM ULAMA
Dinilai Lebih Condong ke Cina Terkait Investasi, Begini Bantahan Jokowi
Rabu, 06 Juni 2018 - 19:30 WIB > Dibaca 483 kali Print | Komentar
Dinilai Lebih Condong ke Cina Terkait Investasi, Begini Bantahan Jokowi
Presiden Joko Widodo. (JPG)
KARAWANG (RIAUPOS.CO) - Penilaian sebagian kalangan bahwa pemerintahannya lebih mendukung investasi dari Cina, Korea, dan Jepang dibantah oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Padahal, imbuh mantan gubernur DKI Jakarta itu, Indonesia juga fokus membangun kedekatan dengan negara-negara Timur Tengah.

"Katanya kami membuka investasi dari Tiongkok (Cina, red), Korea dan Jepang saja. Tidak. Justru kami sekarang ini ingin agar negara-negara di Timur Tengah itu banyak investasi di Indonesia," ujarnya.

Jokowi menyampaikan hal itu dalam sambutan ketika bersilaturahmi dengan alim ulama dan tokoh masyarakat Kabupaten Karawang, saat kunjungan kerja ke Jawa Barat pada Rabu (6/6/2018).

Adapun acara itu berlangsung di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah III, Desa Sukatani, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang. Menurutnya, agar pembangunan terus berjalan, diperlukan stabilitas politik dan keamanan yang baik.

Bahkan, mantan walikota Surakarta itu memperkirakan, Indonesia akan masuk dalam jajaran empat besar negara ekonomi terkuat di dunia pada 2045. Dia lantas memberikan contoh proyek yang dihasilkan dari kerja sama dengan negara-negara di Timur Tengah, di antaranya pembangunan kilang minyak di Cilacap, Jawa Tengah.

"Alhamdulillah yang sudah dimulai kilang minyak di Cilacap dengan Arab Saudi. Sebentar lagi insyaallah dengan Oman di Bontang, Kalimantan. Dengan Uni Emirat Arab, pelabuhan yang di Kuala Tanjung akan kami kerjakan bersama," tuntasnya. (fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Jalin Silaturahmi Antar RT RW Melalui Pengajian Rutin
Selasa, 21 Januari 2019 - 21:06 wib
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:45 wib
Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Pengusutan SPPD Fiktif Dewan, Tunggu Gelar Perkara
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:31 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:15 wib

Transformasi Hilangkan Bobot 57 Kg
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:37 wib
Harga Beras Lokal Naik Lagi

Harga Beras Lokal Naik Lagi
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:25 wib
Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas

Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:15 wib
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Bupati Temui Kemenristek Dikti

Senin, 21 Januari 2019 - 11:05 WIB

Caesar Dicurigai Ada Kecurangan

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Supermoon, Waspada Pasang Maksimum Air Laut

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:24 WIB

Andini Bertemu Menteri Susi di Jakarta

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:13 WIB

BPIH Pakai Dolar AS Bisa Bermuatan Politis

Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini