USAI TERJARING OTT KPK

Elite PDIP Akui Dirugikan dengan Aksi Salam Metal Bupati Purbalingga

Hukum | Rabu, 06 Juni 2018 - 17:10 WIB

Elite PDIP Akui Dirugikan dengan Aksi Salam Metal Bupati Purbalingga
Bupati Purbalingga Tasdi mengenakan rompi tahanan seusai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (5/6). (DERY RIDWANSYAH/JAWA POS)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Aksi salam metal tiga jari ditunjukkan oleh Bupati Purbalingga Tasdi yang baru-baru ini tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Adapun diketahui, salam itu identik dengan PDI Perjuangan. Apalagi di Pemilu 2019, PDIP juga mendapat nomor urut tiga. Tak ayal, PDIP sedikit terusik dengan gaya sang bupati.

"Ya dirugikannlah. Ya tetaplah di kuta merasa rugi," kata Ketua DPP PDIP, Hamka Haq di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Karena itu, dia meminta masyarakat jangan serta merta langsung mendiskreditkan partai yang berlogo kepala banteng itu. Pasalnya, itu merupakan ulah perorangan, bukan partai.

"Iya dia membawa nama PDIP. Jadi, masyarakat kami minta bahwa itu kan oknum saja. Dia melakukan korupsi bukan atas nama PDIP. Jadi, jangan dilihat dari segi itu," tutur
Anggota Komisi VIII DPR tersebut.

Di sisi lain, dia menduga Bupati Purbalingga Tasdi yang menunjukan salam metal tiga jari karena adanya tekanan psikologis saat ditangkap KPK.

"Spontanitas saja. Buat mengimbangi kondisi psikologisnya," terangnya.

Bupati Purbalingga Tasdi sebelumnya diketahui kembali mengacungkan salam metal dengan tiga jari saat tiba di KPK. Bahkan, usai diperiksa dan menggunkan rompi oranye oleh KPK, dia kembali melakukan hal serupa.(gwn)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama



Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

TERBARU