Bulan Ini, Beras Sachet Beredar
Rabu, 06 Juni 2018 - 11:41 WIB > Dibaca 998 kali Print | Komentar
Bulan Ini, Beras Sachet Beredar
LIHATKAN BERAS SACHET: Direktur Utama (Dirut) Bulog Budi Waseso memperlihatkan beras sachet di Gedung DPRD Jakarta, belum lama ini. Beras ini ditargetkan beredar sebelum Idul Fitri. (INTERNET)
Berita Terkait

Warga Penasaran dengan Beras Sachet



JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Beras sachet (kemasan kecil) akan segera diedarkan. Targetnya, sebelum Idul Fitri yang jatuh pada tengah bulan ini. Menurut Direktur Utama (Dirut) Bulog Budi Waseso, sebetulnya sudah tidak ada persoalan berarti untuk menggulirkan kebijakan tersebut.

Tinggal mengecek kesiapan akhir menyangkut kesiapan beras, finalisasi model sachet, hingga pemetaan distribusi. “Nah ini kan dicetak harus sama, modelnya sama, dan kesiapan beras di daerah,” katanya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/6).

Tapi, pria yang akrab disapa Buwas itu belum bisa memastikan berapa ton yang akan dikemas sebagai tahap awal. Untuk diketahui, pembuatan beras sachetan menjadi salah satu terobosan yang dilontarkan Buwas setelah dilantik sebagai Dirut Bulog bulan lalu.

Rencananya, beras dengan kualitas premium itu akan dibuat kemasan berukuran 200 gram atau setara tiga piring nasi. Harga yang dipatok Rp2.500 per sachet. Mantan Kabareskrim itu menambahkan, untuk tahap awal, pihaknya memang hanya mengemas untuk beras jenis premium.

Namun, tidak menutup kemungkinan, ke depannya akan menjual jenis lainnya. “Kita uji coba lapangan, premium ini kan kualitasnya bagus. Jangan sampai ada komplain berasnya jelek,” tuturnya.

Buwas juga menegaskan, kebijakan tersebut boleh dilakukan oleh pelaku usaha beras lain. Sebab, lanjutnya, pengedaran beras sachetan dibuat Bulog bukan untuk kepentingan bisnis. Melainkan untuk menjaga ketersediaan beras di lapangan sehingga tidak terjadi kelangkaan.“Itu kan tujuannya bukan bisnis, tapi bagaimana beras sebagai bahan pokok ada dimana-mana. Tak ada lagi kelangkaan beras,” kata dia.

Dengan harga Rp2.500, dia yakin semua kalangan bisa mengakses beras setiap harinya. Selain itu, lanjutnya, pembuatan beras sachet dengan ukuran yang kecil juga sebagai upaya menghindari upaya pengoplosan oleh oknum. Sebab secara teknis jauh lebih sulit jika mengoplos ukuran kecil, mengingat mudah untuk dikenali. ”Kalau kita tak siasati itu, kalau kita gelontorkan beras curah, ya berubah-ubah (dioplos),” katanya.(far/ttg/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package
Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:15 wib
Hadirkan Layanan Purnajual Terbaik bagi Konsumen
MMKSI Luncurkan Service Booking Card
Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:01 wib
Perda Pengelolaan Sampah
September, Wako Minta Denda Rp2,5 Juta Diterapkan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:43 wib
Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP
Sapma PP Pekanbaru Gelar Muscab I
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:39 wib
Sehat Bersama Awal Bros Panam
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:29 wib

7 Hektare Lahan Terbakar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:00 wib
Alamaaak!
Batal Borong
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:54 wib

Karnaval Berlangsung di Tengah Terik Matahari
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:37 wib

Revisi Perda Tempat Hiburan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:24 wib

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:02 wib
Cari Berita
Ekonomi-Bisnis Terbaru
Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package

Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:15 WIB

MMKSI Luncurkan Service Booking Card

Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:01 WIB

Belum Bisa Setop Konflik Perusahaan-Masyarakat

Kamis, 16 Agustus 2018 - 14:00 WIB

SBT Promo Merdeka

Kamis, 16 Agustus 2018 - 09:38 WIB

Wonderful Harmony of Riau Berlangsung di 10 Mal

Kamis, 16 Agustus 2018 - 09:33 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us