TERJARING OTT KPK

Salam Metal Antarkan Bupati Purbalingga Masuk Penjara

Hukum | Rabu, 06 Juni 2018 - 00:38 WIB

Salam Metal Antarkan Bupati Purbalingga Masuk Penjara
Ekspresi Bupati Purbalingga saat hendak menjalani tahanan KPK, Selasa (5/6/2018) malam. (Foto: jpnn.com)

JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Acungan jari salam metal.mewarnai ekspresi yang ditunjukkan Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Tasdi  saat keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (5/6/2018) malam.

KPK menahannya atas dugaan kasus suap setelah melakukan operasi tangkap tangan, Senin (5/6/2018).

“Setelah melakukan pemeriksaan 1 x 24 jam dilanjutkan dengan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji oleh Bupati Purbalingga secara bersama-sama terkait pengadaan barang dan jasa di Pemkab Purbalingga,” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo dalam konferensi pers di kantornya.

KPK menduga Tasdi akan menerima fee senilai total Rp500 juta dari pemenang proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center tahap dua. Nilai proyeknya sekitar Rp22 miliar.

Namun, dia baru menerima Rp100 juta. "Diduga pemberian tersebut merupakan bagian dari commitment fee sebesar 2,5 persen (dari total nilai proyek, red),” ujar Agus.

KPK telah menjerat Tasdi  dan Kabag Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkab Purbalingga Hadi Iswanto sebagai tersangka penerima suap. KPK menyangka kedua pejabat itu melanggar melanggar Pasal 12 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHPidana.

Sedangkan tersangka pemberi suapnya adalah tiga orang dari pihak swasta yang dijerat pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atas Pasal 13 UU UU Pemberantasan Tindak Pisana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke -1 KUHPidana. Ketiganya adalah Hamdani Kosen, Librata Nababan dan Ardirawinata Nababan.

Tasdi keluar dari ruang pemeriksaan KPK menjelang pukul 22.00. "Ditahan selama 20 hari ke depan untuk kepentingan penyidikan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Namun, Tasdi enggan berkomentar soal penahanannya. Dengan mengenakan rompi tahanan warna oranye, bupati yang juga kader PDIP itu bergegas menuju mobil tahanan KPK.

Ada hal menarik yang ditunjukkan Tasdi meski dia tak menyampaikan pernyataan ke wartawan.(ipp)

Sumber: JPC
Editor: Fopin A Sinaga




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook