VIRAL DI MEDIA SOSIAL
Akan Dipolisikan Penggemar Soeharto, Ini Kata PSI soal Video Penindasan HAM
Senin, 04 Juni 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 1183 kali Print | Komentar
Akan Dipolisikan Penggemar Soeharto, Ini Kata PSI soal Video Penindasan HAM
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Video bertema "Penindasan HAM Masa Lalu" yang dibuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) murni untuk pendidikan politik. Hal itu dikatakan Ketua Umum PSI Grace Natalie.

Dia menyebut, tujuannya adalah untuk mengingatkan seluruh elemen bangsa bahwa Indonesia pernah berada pada masa kelam.

"Jadi, dalam rangka reformasi kami mengingatkan, jangan sampai lupa, jangan sampai terulang kembali," katanya kepada JPNN, Senin (4/6/2018).

Dia menyebut, video itu ditujukan terutama kepada generasi milenial yang tidak merasakan hidup di masa Orde Baru.

"Mereka tak tahu, ketahanan mereka untuk membaca juga enggak kuat. Rata-rata tingkat membaca di Indonesia kurang dari satu buku setahun," jelasnya.

Di sisi lain, dia memastikan pihaknya tak hanya memproduksi video "Penindasan HAM Masa Lalu". Sejumlah video pun sebelumnya telah diproduksi untuk tujuan pendidikan politik bertema sejarah.

"Kami buat sesuai perencanaan tematis. Kami punya redaksional konten. Misalnya peringatan Hari Kartini, kami buat. Jadi, ini regular, bukan ujuk-ujuk untuk menyudutkan keluarga Pak Harto," tuturnya.

Oleh sebab itu, dia mempersilakan jika Patriot Organisasi Pagar Negeri (Perisai Berkarya) berencana melaporkan PSI ke Bareskrim Mabes Polri. Sebelumnya, Ketua Umum Perisai Berkarya Tri Joko Susilo mengancam mempolisikan PSI karena menilai video berjudul "Penindasan HAM Masa Lalu" yang dibuat partai tersebut dianggap memfitnah keluarga besar Presiden RI Ke-2 Soeharto. (gir)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dokumen Awal RPJMD Disepakati
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:35 wib
Doa dan Syukuran HUT Ke-28 Riau Pos
Bertransformasi Melalui Go Digital
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:30 wib
Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP

Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:29 wib

Karyawan PT SRK Mogok Kerja
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:25 wib
Produksi Massal Mobil Listrik
Masih Harus Diuji secara Ekonomi
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib

TKN: Ma’ruf Amin Penting untuk Jokowi
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:53 wib

Rekam KTP-el di Rutan
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:30 wib
Warga Keluhkan APK Caleg

Warga Keluhkan APK Caleg
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:27 wib
Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah

Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:25 wib
Baznas Targetkan Rp6 Miliar

Baznas Targetkan Rp6 Miliar
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:20 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:29 WIB

TKN: Ma’ruf Amin Penting untuk Jokowi

Jumat, 18 Januari 2019 - 09:53 WIB

Warga Keluhkan APK Caleg

Jumat, 18 Januari 2019 - 09:27 WIB

Sandiaga Ingin KPK Ada di Setiap Daerah

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:53 WIB

Tren Elektabilitas Prabowo-Sandi Naik

Kamis, 17 Januari 2019 - 13:09 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us