Pengusaha Khawatir Pelemahan Rupiah Turunkan Produksi
Senin, 04 Juni 2018 - 10:15 WIB > Dibaca 263 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO)  - Pelaku usaha mulai cemas dengan pergerakan rupiah yang masih fluktuatif dan masih cenderung ada di level di atas Rp14.000. Saat ini mereka mengaku berupaya untuk tidak menaikkan harga-harga produk. Namun jika tren tersebut berlanjut dikhawatirkan dapat memaksa pengusaha untuk memangkas produksi.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi Sukamdani mengungkapkan bahwa dengan adanya pelemahan rupiah, pasti akan ada peninjauan dari biaya produksi. ”Namun demikian tidak otomatis harga itu bisa dinaikkan mengikuti dari perkembangan bahan baku. Karena kita kan harus menyesuaikan dengan daya beli masyarakat,” ujar Hariyadi, Sabtu (2/6).

Namun jika pelemahan berlanjut, menurut Hariyadi, akan berpotensi menurunkan kapasitas produksi. ”Selama ini yang bisa dilakukan adalah mendesverifikasi produk. Misal kemasan dikecilkan atau pemindahan stok dari satu daerah ke daerah lain,” tambahnya.

Pelaku usaha pun berharap pelemahan Rupiah bisa mencapai titik keseimbangan baru. Sehingga pelaku usaha dan market dapat merespon dengan pasti. Lemahnya Rupiah mempengaruhi produksi sebagian besar sektor usaha.

Sebab, komponen bahan baku impor di sebagian besar jenis usaha. ”Hampir semua sektor mengalami impor, farmasi, otomotif, sektor kimia, semua sektor kita relatif besar komponen impornya,” bebernya.

Hariyadi menambahkan saat ini arus impor terutama dari Cina sudah menjadi lebih mudah dan lebih murah. Jika hal itu terus-terusan terjadi dalam jangka waktu panjang, pelaku usaha menganggap hal tersebut dapat berpengaruh pada ketahanan rupiah.(agf/jpg)
KOMENTAR
Berita Update

Jalan Perhentian Luas-Situgal Terancam Putus
Jumat, 21 September 2018 - 15:00 wib

Belanja Hemat hingga 50 Persen di Informa WOW Sale
Jumat, 21 September 2018 - 14:45 wib
Berkas Korupsi Kredit Fiktif Dinyatakan Lengkap

Berkas Korupsi Kredit Fiktif Dinyatakan Lengkap
Jumat, 21 September 2018 - 14:30 wib

Korut Segera Tutup Fasilitas Nuklir Utama Tongchang-ri
Jumat, 21 September 2018 - 14:30 wib

Lanud Lahirkan Tiga Penerbang Tempur
Jumat, 21 September 2018 - 14:00 wib

Harimau Mangsa Ternak Warga
Jumat, 21 September 2018 - 13:30 wib
Kantor UPTD Dukcapil Mandau Penuh Sesak

Kantor UPTD Dukcapil Mandau Penuh Sesak
Jumat, 21 September 2018 - 12:53 wib

Kesbangpol Gelar Penyuluhan Narkoba di Rupat
Jumat, 21 September 2018 - 12:30 wib
ASN Tersangkut Narkoba Terancam Dipecat

ASN Tersangkut Narkoba Terancam Dipecat
Jumat, 21 September 2018 - 12:00 wib

Bupati Hadiri Rakornas APKP
Jumat, 21 September 2018 - 11:40 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Tiap Anggota Dewan Terima Rp200 Juta

Selasa, 18 September 2018 - 10:36 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us