MENJADI POLEMIK
Soal Gaji Mega di BPIP, Gerindra: Bisa Jadi Disengaja Pemerintah untuk...
Sabtu, 02 Juni 2018 - 19:15 WIB > Dibaca 1592 kali Print | Komentar
Soal Gaji Mega di BPIP, Gerindra: Bisa Jadi Disengaja Pemerintah untuk...
JAKARTA (RIAUPOS.CO)‎ - Besarnya gaji pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang mencapai Rp100 juta lebih mengagetkan masyarakat.

Gaji itu bahkan melebihi gaji Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Menyikapi itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Arief Poyuono mengaku yakin, sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP, Megawati tidak ingin mendapatkan gaji sebesar itu.

Bahkan, dia meyakini apabila diberikan, Megawati pun akan menolak.

"Sebab Ibu Mega itu sudah enggak perlu lagi gaji sebesar itu. Wong anak Ibu Mega sudah pada sukses kok," katanya saat dihubungi, Sabtu (2/6/2018).

Karena itu, dia menduga besarnya gaji yang diberikan ke Megawati itu disengaja dilakukan oleh pemerintah untuk menyudutkan Presiden ke-5 RI itu.

"Ini bisa jadi Perpres terkait gaji Ibu Megawati yang sangat besar di BPIP disengaja oleh pemerintah untuk mendegradasi nama Ibu Mega," tuturnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya menetapkan Megawati Soekarnoputri menjadi Ketua Dewan Pengarah BPIP. Di samping itu, sejumlah tokoh nasional pun duduk menjadi pejabat BPIP.

Adapun gaji Megawati dan pejabat BPIP lain diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 42 Tahun 2018 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Lainnya Bagi Pemimpin, Pejabat, dan Pegawai Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

Yang menduduki Kepala BPIP ialah Yudi Latif, sedangkan Ketua Dewan Pengarah BPIP dijabat oleh Megawati Soekarnoputri. Sementara itu, anggota dewan pengarah BPIP, antara lain, Try Sutrisno, Ahmad Syafii Ma’arif, Said Aqil Siroj, Ma’ruf Amin, Muhammad Mahfud MD, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe dan Wisnu Bawa Tenaya.

Inilah daftar hak keuangan sesuai dengan lampiran Perpres Nomor 42/2018:
Ketua Dewan Pengarah mendapat hak keuangan Rp 112.548.000
Anggota Dewan Pengarah mendapat hak keuangan Rp 100.811.000
Kepala BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 76.500.000
Wakil Kepala BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 63.750.000
Deputi BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 51.000.000
Staf Khusus BPIP mendapatkan hak keuangan Rp 36.500.000

(gwn)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Alamaaak!
Batal Borong
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:54 wib

Karnaval Berlangsung di Tengah Terik Matahari
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:37 wib

Revisi Perda Tempat Hiburan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:24 wib

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:02 wib
Ditunjuk Melatih 200 Pelajar Se-Pekanbaru
SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru
Ditunjuk Melatih 200 Pelajar Se-Pekanbaru
Jumat, 17 Agustus 2018 - 10:26 wib
Hasil Labfor Teror Lapas Keluar Pekan Depan

Hasil Labfor Teror Lapas Keluar Pekan Depan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 10:11 wib

Benarkah Tarif Retribusi Sampah Naik?
Jumat, 17 Agustus 2018 - 09:58 wib

Upacara Hari Ulang Tahun Pramuka Ke-57 Al Izhar School
Jumat, 17 Agustus 2018 - 09:55 wib
Susanto: Pemilik Belum Diketahui
Ditemukan Paket Ganja Kering di Sel Lapas
Jumat, 17 Agustus 2018 - 09:45 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Misbakhun Nilai Pidato Zulkifli Bernuansa Kampanye

Jumat, 17 Agustus 2018 - 00:01 WIB

Kenang Kata Gus Dur, Ini Kata Said Aqil tentang Prabowo
PPP: Ma’ruf Amin Tak Mengancam Jokowi

Kamis, 16 Agustus 2018 - 13:15 WIB

PKS Setuju Djoko  Santoso Pimpin  Timses Prabowo-Sandi

Kamis, 16 Agustus 2018 - 10:57 WIB

Rabu, 15 Agustus 2018 - 12:13 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us