Wonderful Indonesia
DITUDING TELAH MEMPERSIAPKAN AKSI
Pendukung ISIS Targetkan Putra Pangeran William sebagai Sasaran Teror
Jumat, 01 Juni 2018 - 16:30 WIB > Dibaca 258 kali Print | Komentar
Pendukung ISIS Targetkan Putra Pangeran William sebagai Sasaran Teror
PENDEK DI SEGALA SUASANA: Pangeran George menemani Pangeran William di acara Royal International Air Tattoo, Fairford, Inggris, 12 Juli (kiri) dan bersama orang tuanya mengunjungi Berlin, Jerman, sepekan kemudian (kanan). (AP PHOTO-FILE)
LONDON (RIAUPOS.CO) - Pangeran George, putra pertama Pangeran William dan Kate Middleton, menjadi target dalam serangan teror di sekolahnya.

Dilansir Skynews pada Kamis (31/5/2018), seorang pendukung kelompok teror ISIS bernama Husnain Rashid (32) mengakui tuduhannya akan mempersiapkan aksi terorisme untuk menyerang Pangeran George di sekolahnya.

Adapun di Pengadilan London Woolwich Crown Court, Rashid yang awalnya menyangkal semua tuduhan terhadapnya itu akhirnya mengakui tiga tuduhan, terlibat dalam persiapan aksi terorisme.

Dia berbagi gambar putra sulung Pangeran William dan Kate Middleton, bersama dengan alamat sekolahnya di Battersea, London kepada sesama ekstremis melalui layanan pesan terenkripsi Telegram.

Di antara foto yang dibagikankan, terdapat tulisan, yang berada di urutan ketiga dalam tahta, gambar itu juga berisi keterangan bahkan keluarga kerajaan tidak dibiarkan sendirian.

Menurut polisi, Rashid pun menyerukan serangan stadion olahraga populer Inggris, menyuntikkan racun ke dalam es krim supermarket, dan juga menargetkan daerah-daerah Yahudi di Inggris untuk menjadi sasaran serangan teror.

Dia diduga membuat peta teror Sixth Avenue New York bersama dengan caption: "Parade Halloween New York. Sudahkah Anda membuat persiapan? Countdown dimulai."

Tak hanya itu, dia pun menargetkan teror di semua tujuan wisata populer dan stasiun kereta api di seluruh Eropa. Sky News melaporkan Rashid membuat rencana yang cukup detail dalam aksi teror, mulai merencanakan, mulai membidik target, mulailah memantau rute masuk atau keluar, hinggga mempersiapkan peralatan dan senjata atau bahan peledak.

Sementara itu, menurut Hakim Andrew Lees, seminggu terakhir dia mendengarkan tuduhan yang paling mengganggu.

"Anda telah mengakui tuduhan ini mendorong orang lain untuk melakukan aksi terorisme dan mendorong orang untuk membunuh orang lain, ucapnya kepada Rashid.

Lees mengatakan, Rashid bisa menerima hukuman penjara yang sangat panjang dan akan ada pertimbangan hukuman penjara seumur hidup. Dia akan dijatuhi hukuman karena pelanggaran terorisme di pengadilan yang sama pada 28 Juni 2018. (ina)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
PIALA DUNIA 2018
Meksiko sudah Atur Taktik Enam Bulan Lalu untuk Taklukkan Jerman
Senin, 18 Juni 2018 - 15:29 wib

Tak Ada Istri, Opick Sendirian Rayakan Lebaran
Senin, 18 Juni 2018 - 14:19 wib

Komjen Iriawan Dilantik Jadi Pj Gubernur Jawa Barat
Senin, 18 Juni 2018 - 13:16 wib

Mitsubishi Delica Bakal Tiru Wajah Expander?
Senin, 18 Juni 2018 - 11:17 wib
KATA MENRISTEK DIKTI
Kasus seperti Unri Jangan Terulang, Dosen dan Akun Medsos Harus Diawasi
Senin, 18 Juni 2018 - 10:47 wib
CATATAN DAHLAN ISKAN
Perang saat Lebaran
Senin, 18 Juni 2018 - 10:15 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Perang saat Lebaran

Senin, 18 Juni 2018 - 10:15 WIB

Korut Lanjutkan Denuklirisasi

Rabu, 13 Juni 2018 - 13:11 WIB

Ulama Syiah Menang, Gudang Kotak Suara Terbakar Situasi Irak Tetap Panas
Usai Pertemuan, Donald Trump dan Kim Jong-un Tanda Tangani Dokumen
Indonesia Jadi Anggota DK PBB, Jusuf Kalla Minta Hak Veto Dihilangkan
Sagang Online
loading...
Follow Us