DITUDING TELAH MEMPERSIAPKAN AKSI
Pendukung ISIS Targetkan Putra Pangeran William sebagai Sasaran Teror
Jumat, 01 Juni 2018 - 16:30 WIB > Dibaca 452 kali Print | Komentar
Pendukung ISIS Targetkan Putra Pangeran William sebagai Sasaran Teror
PENDEK DI SEGALA SUASANA: Pangeran George menemani Pangeran William di acara Royal International Air Tattoo, Fairford, Inggris, 12 Juli (kiri) dan bersama orang tuanya mengunjungi Berlin, Jerman, sepekan kemudian (kanan). (AP PHOTO-FILE)
LONDON (RIAUPOS.CO) - Pangeran George, putra pertama Pangeran William dan Kate Middleton, menjadi target dalam serangan teror di sekolahnya.

Dilansir Skynews pada Kamis (31/5/2018), seorang pendukung kelompok teror ISIS bernama Husnain Rashid (32) mengakui tuduhannya akan mempersiapkan aksi terorisme untuk menyerang Pangeran George di sekolahnya.

Adapun di Pengadilan London Woolwich Crown Court, Rashid yang awalnya menyangkal semua tuduhan terhadapnya itu akhirnya mengakui tiga tuduhan, terlibat dalam persiapan aksi terorisme.

Dia berbagi gambar putra sulung Pangeran William dan Kate Middleton, bersama dengan alamat sekolahnya di Battersea, London kepada sesama ekstremis melalui layanan pesan terenkripsi Telegram.

Di antara foto yang dibagikankan, terdapat tulisan, yang berada di urutan ketiga dalam tahta, gambar itu juga berisi keterangan bahkan keluarga kerajaan tidak dibiarkan sendirian.

Menurut polisi, Rashid pun menyerukan serangan stadion olahraga populer Inggris, menyuntikkan racun ke dalam es krim supermarket, dan juga menargetkan daerah-daerah Yahudi di Inggris untuk menjadi sasaran serangan teror.

Dia diduga membuat peta teror Sixth Avenue New York bersama dengan caption: "Parade Halloween New York. Sudahkah Anda membuat persiapan? Countdown dimulai."

Tak hanya itu, dia pun menargetkan teror di semua tujuan wisata populer dan stasiun kereta api di seluruh Eropa. Sky News melaporkan Rashid membuat rencana yang cukup detail dalam aksi teror, mulai merencanakan, mulai membidik target, mulailah memantau rute masuk atau keluar, hinggga mempersiapkan peralatan dan senjata atau bahan peledak.

Sementara itu, menurut Hakim Andrew Lees, seminggu terakhir dia mendengarkan tuduhan yang paling mengganggu.

"Anda telah mengakui tuduhan ini mendorong orang lain untuk melakukan aksi terorisme dan mendorong orang untuk membunuh orang lain, ucapnya kepada Rashid.

Lees mengatakan, Rashid bisa menerima hukuman penjara yang sangat panjang dan akan ada pertimbangan hukuman penjara seumur hidup. Dia akan dijatuhi hukuman karena pelanggaran terorisme di pengadilan yang sama pada 28 Juni 2018. (ina)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
BRK Raih Dua  Penghargaan  DataGovAi Award 2018

BRK Raih Dua Penghargaan DataGovAi Award 2018
Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:05 wib

Rossi Antusias Sambut MotoGP Jepang
Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:00 wib
Penjualan Daihatsu Konsisten Hingga September 2018

Penjualan Daihatsu Konsisten Hingga September 2018
Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:35 wib

Cari Solusi tanpa Elga
Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 wib

Marcus/Kevin Tembus Perempatfinal
Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:00 wib

Hotel Royal Asnof Tawarkan Promo Oktober
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:43 wib
Cinemaxx Living World Hadirkan Dua Gold Studio

Cinemaxx Living World Hadirkan Dua Gold Studio
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:32 wib

Syahroni Juarai AHM Skill Contest 2018
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:23 wib
Stok Epliji 3 Kg
Di Pangkalan Kosong, Pengecer Jual Rp 45 Ribu
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:02 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Rossi Antusias Sambut MotoGP Jepang

Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:00 WIB

Halep Bisa Absen di WTA Final

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:00 WIB

Cina Bantah Deradikalisasi Cuma Sasar Muslim

Kamis, 18 Oktober 2018 - 15:48 WIB

Fernando Alonso Tak Sabar Tinggalkan F1

Kamis, 18 Oktober 2018 - 15:30 WIB

Najib Sembunyi-Sembunyi ke KPK Malaysia, Ada Kasus Baru?
Sagang Online
loading...
Follow Us