Depan >> Berita >> Riau >>
Salahi Izin Tinggal, Dua WNA Cina Disidang
Jumat, 01 Juni 2018 - 12:00 WIB > Dibaca 294 kali Print | Komentar
BENGKALIS (RIAUPOS.CO ) - Warga Negara Asing (WNA) asal Cina bernama Zhang Shu Sheng dan Zang Yi  duduk di kursi ‘pesakitan’ Pegadilan Negeri Bengkalis sebagai terdakwa. Kedua WNA Cina ini didakwa menyalahgunakan izin tinggal,sehingga harus berhadapan dengan hukum Indonesia.


Dalam sidang perdana kasus penyalahgunaan izin tinggal, Kamis (31/5)  Jaksa Penuntut Umum (JPU) membacakan surat dakwaan sekaligus menghadirkan dua orang saksi. Dalam surat dakwaan JPU Zikrullah disebutkan, jika Ahad (4 /2)  2018 sekira pukul 19.00 WIB , kedua terdakwa diduga dengan sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan pemberian izin tempat tinggal yang diberikan kepadanya. Perbuatan terdakwa jelas sudah menyalahi undang-undang.


“Terdakwa Zhang Shusheng masuk ke Indonesia dengan menggunakan paspor RRC Nomor EB4077146, Visa Kunjungan dengan Nomor Index B211A dalam arti terdakwa pemegang Izin Tinggal Kunjungan selama 60 hari hanya boleh melakukan kegiatan wisata, Sosial Budaya dan bukan kegiatan usaha bukan untuk bekerja. Namun ternyata keduanya melakukan aktifitas perdagangan pada sebuah rumah ruko yang mereka tempati  di Jalan Kelapapati Laut, Desa Kelapapati, Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis,” ungkap JPU Zikrullah.


Selain itu, terdakwa Zhang Shushengyang datang ke Pulau Bengkalis pada Selasa (30/1) 2018 adalah untuk mengunjungi Zhang Yi yang merupakan anaknya. Tapi terdakwa malah ikut melakukan aktifitas perdagangan es krim bersama anaknya tersebut di ruko yang mereka tempati.


Dalam aktifitas perdagangan es krim di ruko tersebut kata JPU lagi,dua WNA Cina ini dibantu oleh 4 orang karyawan WNI. Tiga orang saksi yang dihadirkan dalam persidangan  yakni Maria Widiya, Astuti dan Robi Ikhsan, menceritakan jjka pada Ahad (4/2) mereka membeli es krim ditempat terdakwa, namun saat ditanya berapa harga es krim, terdakwa tidak dapat menjawab dan memberikan bahasa isyarat dengan memperlihatkan harga dengan mesin kalkulator.  Mereka datang ingin membeli beberapa bungkus.(evi)

KOMENTAR
Berita Update
Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional

Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional
Minggu, 20 Oktober 2018 - 22:20 wib
Parpol Harus Punya Dana Sendiri untuk Biayai Saksi Pemilu

Parpol Harus Punya Dana Sendiri untuk Biayai Saksi Pemilu
Minggu, 20 Oktober 2018 - 12:30 wib

Musprov PSTI Riau , Nama Yurnalis Basri Mencuat
Minggu, 19 Oktober 2018 - 18:19 wib

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Minggu, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Minggu, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:32 wib

Bupati Tinjau Korban Banjir
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:30 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS

Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:00 WIB

RAPBD 2019, Diproyeksi Rp1,3 T

Jumat, 19 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat

Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:43 WIB

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina

Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:32 WIB

Bupati Tinjau Korban Banjir

Jumat, 19 Oktober 2018 - 15:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini