Dies Natalis Sekolah Santa Maria Pekanbaru
Sekolah Istimewa versus Sekolah Hebat
Jumat, 01 Juni 2018 - 09:33 WIB > Dibaca 316 kali Print | Komentar
Sekolah Istimewa versus Sekolah Hebat
WORKSHOP: Para pemateri pada seminar dan workshop dies natalies 2018 di Aula SMA Santa Maria, beberapa waktu lalu. Humas Sekolah Santa Maria for Riau Pos
Berita Terkait



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sekolah Istimewa versus Sekolah Hebat adalah judul workshop pertama dari enam rangkaian workshop Dies Natalis Sekolah Santa Maria Pekanbaru. Judul ini subtema dari Dies Natalis 2018 Prayoga. Worskshop mengupas tentang Sekolah Hebat Berdasarkan Konsep Pendidikan Ki Hajar Dewantara. Pendidik SMA Rinto, Susi, Prasetyo, Ruth dan Mega ditugaskan membawakan materi tersebut. Workshop berlangsung di Aula SMA Santa Maria, Sabtu (26/5).

Hadir pelaksana kegiatan yayasan, kepala sekolah, seluruh pendidik dan tenaga kependidikan sekolah-sekolah Santa Maria Koordinator Pekanbaru sebanyak 270 orang. Koordinator SDM Sekolah-sekolah Santa Maria Pekanbaru Ferdinandus NIPA menyampaikan, tema ini dipilih karena Sekolah Istimewa berbeda dari Sekolah Hebat dalam hal visi dan orientasi, sistem pendidikan dan kualifikasi pendidik. Visi dan orientasi sekolah istimewa tidak pada peserta didik melainkan pada orang tua atau pandangan masyarakat. Peserta didik hanya dipandang sebagai objek belajar. Visi yang berdasarkan pandangan orang tua dan masyarakat membuat sekolah berusaha keras mencapai kriteria dan standar yang ditetapkan pihak lain agar diakui terbaik. Fokus Sekolah Istimewa adalah tuntutan dari eksternal baik itu Dinas Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), maupun Lembaga Akreditasi. Itu semua harus direspon dengan kritis.

Sedangkan Sekolah Hebat visi dan orientasinya terletak pada peserta didik sebagai subjek pendidikan. Titik pusatnya adalah anak-anak yang mempunyai beragam keperluan untuk didengarkan dan dipahami oleh pihak sekolah. Visi membuat sekolah berusaha keras untuk memahami dan memenuhi keperluan anak. Assesment untuk mengenali keperluan anak dilakukan secara berkala. Proses belajar dikaji terus menerus agar tercipta belajar yang menyenangkan dan bermakna untuk anak-anak.

 Dengan demikian, pendidikan Sekolah Istimewa menganut sistem Teacher Centre Learning (TCL). Sebaliknya pendidikan Sekolah Hebat menganut sistem Student Centre Learning (SCL). Maka semua sarana prasarana sekolah harus menunjang pengembangan bakat dari murid, misalnya penggunaan Informatika dan Teknologi (IT) dalam sistem pembelajaran. ‘’Kualifikasi pendidik dengan sendirinya harus memiliki kompetensi pribadi, sosial, profesional dan pedagogik yang cakap serta andal. Pendidik harus care terhadap peserta didik, involvement  secara individual dalam pergumulan peserta didik, menguasai metode-metode mengajar, menguasai penggunaan perangkat digital dalam pembelajaran dan mengajar dengan menyenangkan,’’ jelasnya. Oleh karena itu, tujuan dari tema ini adalah agar unit-unit di Sekolah Santa Maria mampu melihat posisi atau situasi sekolahnya yakni Sekolah Hebat atau Sekolah Istimewa dan berusaha untuk menjadikan sekolahnya ideal bagi peserta didik,’’ kata Ferdinandus.(rif/c)



KOMENTAR
Berita Update
SEPAKBOLA ASIAN GAMES 2019
Kalah dari Palestina Tak Menutup Peluang Indonesia, Asal...
Kamis, 16 Agustus 2018 - 01:07 wib
REKRUTAN BARU DI BERNABEU
Vinicius Akan Jadi Bintang Madrid
Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:52 wib
BALAI BAHASA DIGELAR BENGKEL SASTRA DI SIAK
Agar Siswa Paham Dunia Literasi dan Musikalisasi Puisi
Kamis, 16 Agustus 2018 - 00:50 wib

KBST Protes Isi Buku Pelajaran Budaya Melayu Riau
Kamis, 15 Agustus 2018 - 18:30 wib
Terlibat Perampokan, Seorang Petani Ditangkap

Terlibat Perampokan, Seorang Petani Ditangkap
Kamis, 15 Agustus 2018 - 18:00 wib
59 Pejabat Administrator Dilantik

59 Pejabat Administrator Dilantik
Kamis, 15 Agustus 2018 - 17:00 wib

Bupati Apresiasi Peserta Perkemahan
Kamis, 15 Agustus 2018 - 16:30 wib

MMKSI Lampaui Target Penjualan di GIIAS 2018
Kamis, 15 Agustus 2018 - 16:30 wib
September, 2.500 Ha Jagung Ditanam

September, 2.500 Ha Jagung Ditanam
Kamis, 15 Agustus 2018 - 16:00 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
KBST Protes Isi Buku Pelajaran Budaya Melayu Riau

Rabu, 15 Agustus 2018 - 18:30 WIB

Provinsi Rekom Pembangunan Gedung Pustaka Empat Lantai di Kuansing
Penyaluran Beasiswa Belum Dipastikan

Senin, 13 Agustus 2018 - 18:00 WIB

Politeknik Kampar Taja Pengabdian Masyarakat Berbasis IT untuk Guru SD
Dua Murid Ukir Prestasi di OSN Padang

Senin, 13 Agustus 2018 - 16:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us