SUDAH DIPREDIKSI
Nilai UN 2018 Anjlok, KPAI Tak Ingin Pemerintah Sebut Siswa Malas
Selasa, 29 Mei 2018 - 16:20 WIB > Dibaca 477 kali Print | Komentar
Nilai UN 2018 Anjlok, KPAI Tak Ingin Pemerintah Sebut Siswa Malas
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Penurunan cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya terjadi pada nilai Ujian Nasional (UN) 2018. Hal itu pun menjadi pantauan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Adapun anjloknya nilai UN sudah diprediksi banyak orang karena begitu banyak siswa SMA dan SMP yang mengeluhkan sulitnya soal UNBK. Menurut Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti, sejumlah keluhan para peserta UN diterima pihaknya.

Dia menyatakan, umumnya, mereka mengeluhkan sulitnya soal esai, yang menurut Kemendikbud merupakan soal dengan penalaran tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Kata dia, para peserta UN menuturkan, soal semacam itu belum pernah diperkenalkan selama tiga tahun pembelajaran. Bahkan, sejumlah materi soal tidak sesuai dengan yang diajarkan.

"Dan tidak ada pula di kisi-kisi UN yang mereka dapatkan," katanya kepada JawaPos.com, Selasa (29/5/2018).

Menanggapi keluhan itu, dia meminta pihak Kemendikbud mau mendengar dan bersedia dengan besar hati mengevaluasi soal dan pembuat soalnya. Ditegaskannya, pemerintah jangan menyalahkan anak-anak dengan istilah cengeng dan malas.

"Jika dalam suatu ujian mayoritas anak mendapatkan nilai jelek, maka seorang guru pasti akan mengevaluasi soalnya dan pendekatan pembelajarannya. Bukan menyalahkan para siswanya cengeng atau malas," paparnya.

Lebih jauh, dia menduga nilai hasil UN turun signifikan lantaran tingkat kesulitan soal dinaikkan. Akan tetapi, hal itu tidak disertai dengan pembaharuan pembelajaran bernalar di ruang-ruang kelas.

"Para guru harus disiapkan terlebih dahulu oleh Kemendikbud, Kementerian Agama dan Dinas-dinas pendidikan. Kalau gurunya sudah mampu melaksanakan pembelajaran HOTS maka adil jika muridnya diuji dengan soal HOTS," tutupnya. (rgm)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Bupati Ingin Penyediaan Air Bersih Setiap Desa Maksimal
Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:30 wib
Perjuangkan Kader Jadi Wakil Rakyat
FSPTI Riau Gelar Rapimda
Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:26 wib
BRK Raih Dua  Penghargaan  DataGovAi Award 2018

BRK Raih Dua Penghargaan DataGovAi Award 2018
Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:05 wib

Rossi Antusias Sambut MotoGP Jepang
Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:00 wib
Penjualan Daihatsu Konsisten Hingga September 2018

Penjualan Daihatsu Konsisten Hingga September 2018
Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:35 wib

Marcus/Kevin Tembus Perempatfinal
Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:00 wib
Wabup Bengkalis Kembali Diperiksa

Wabup Bengkalis Kembali Diperiksa
Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:30 wib

Hotel Royal Asnof Tawarkan Promo Oktober
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:43 wib
Cinemaxx Living World Hadirkan Dua Gold Studio

Cinemaxx Living World Hadirkan Dua Gold Studio
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:32 wib

Syahroni Juarai AHM Skill Contest 2018
Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:23 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
STIE Syariah Bengkalis Wisuda 174 Lulusan

Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Azis: PGRI Berperan Tingkatkan Kinerja dan SDM Guru

Rabu, 17 Oktober 2018 - 14:00 WIB

306 Siswa Berprestasi Terima Beasiswa

Rabu, 10 Oktober 2018 - 18:30 WIB

Education, Siswa SDN 024 Tanah Merah Belajar Menulis ke Riau Pos
Prodi Teknik Informatika STMIK Hang Tuah Pekanbaru Terakreditasi B
Sagang Online
loading...
Follow Us