Riau Pos berupaya menjembatani aspirasi pembaca atau masyarakat Riau pada umumnya. Jika itu berbentuk keluhan terhadap pemerintah daerah, Riau Pos akan menyiapkan liputannya dan diterbitkan di halaman ini. Termasuk instansi lain. Tentunya melalui kaedah atau etika yang sudah ditentukan. Dan Riau Pos berhak untuk memilih mana yang ditindaklanjuti dan yang mana tidak dengan berbagai pertimbangan. Kami juga akan mengedit seperlunya aspirasi pembaca yang dimuat, tanpa mengurangi/menghilangkan substansi isi. Untuk menyampaikan aspirasinya, silahkan kirim pesan teks atau foto, atau keduanya melalui:WA: 081334159333. Email/FB: riaupos.interaktif@gmail.com IG: @riaupos_interaktif, Twitter: @riaupos2017. Path: @riaupos2017.
Tilang Truk Parkir Sembarangan di Jalintim
Selasa, 29 Mei 2018 - 11:51 WIB > Dibaca 696 kali Print | Komentar
Tilang Truk Parkir Sembarangan di Jalintim
PARKIR: Truk-truk pengangkut kayu sedang parkir di sepanjang Jalan Lintas Timur, beberapa waktu lalu. Sebagian truk tersebut parkir dengan memakan badan jalan. (INTERNET)
PANGKALANKERINCI (RIAUPOS.CO) - Meski saat ini pihak Satlantas Polres Pelalawan telah berulang kali memberikan imbauan dan teguran kepada para sopir truk untuk tidak parkir sembarangan di badan Jalan Lintas Timur (Jalintim). Namun imbauan tersebut tidak diindahkan oleh para sopir truk yang masih saja membandel parkir di badan Jalintim tersebut.

Demikian hal ini disampaikan Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan melalui Kasat Lantas AKP Mas’ud ketika dikonfirmasi Riau Pos, Senin (28/5) di Pangkalankerinci. Dikatakan Kasat Lantas, guna memberikan efek jera para sopir truk yang masih saja membandel, maka pihaknya akan menilang para pengemudi truk tersebut.

“Ya, setelah berkali-kali imbauan yang kita berikan secara persuasif tidak diindahkan, maka kita akan menindak tegas para pengemudi truk yang masih membandel ini dengan memberikan penilangan di tempat kepada mereka. Hal ini dilakukan agar menimbulkan efek jera bagi para pengemudi truk tersebut,” terang Kasat Lantas.

Diungkapkannya, dengan keberadaan truk dan kendaraan lainnya yang parkir dengan memakan badan jalan, maka hal tersebut merupakan salah satu faktor semakin meningginya kasus kecelakaan yang sering terjadi akhir-akhir ini di Jalintim.

Dari Januari-Mei 2018 ini, sudah belasan korban jiwa yang telah meninggal dunia di Jalan Lintas Timur ini akibat kecelakaan. Sementara upaya maksimal telah dilakukan oleh Satlantas Polres Pelalawan, salah satunya meningkatkan patroli, razia rutin dan pemasangan rambu-rambu serta imbauan.

“Setelah kita melakukan survei bersama Dishub Pelalawan, ada beberapa permasalahan masih dibahas bersama untuk mencarikan solusi dalam menekan terjadinya kecelakaan, baik masalah kondisi jalan, kendaraan dan kelalaian manusia. Namun sebagai terobosan awal kita tertibkan dulu terhadap truk-truk yang parkir sembarangan yang mempersempit badan jalan dan rawan menimbulkan kecelakaan,” bebernya.

Dijelaskannya, pihaknya akan melakukan penertiban terhadap truk atau mobil berat tanpa terkecuali baik berisi muatan atapun dalam kondisi kosong. Baik truk kayu ataupun mobil pengangkut sawit yang kerap terlihat parkir di sembarangan tempat di tengah Kota Pangkalankerinci, maupun di sepanjang Jalan Lintas Timur tersebut.

‘’Kalau sifatnya darurat atau mobil dalam keadaan mogok segera beri tanda atau rambu-rambu segitiga. Kalau tidak, laporkan ke pos lantas terdekat agar dipasang rambu. Dan jika masih juga tidak mengindahkan imbauan ini, maka akan dipidana kurungan dua bulan,” ujarnya.

Penegasan dalam memberikan sanksi pada mobil angkutan barang terutama truk bermuatan kayu dan sawit, lanjut Kasat Lantas, telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan. Di mana setiap kendaraan angkutan barang dilarang berhenti selain tempat yang telah ditentukan. Salah satunya di rumah makan dengan pekarangan yang luas.

“Ini kita lakukan dalam rangka meningkatkan kesadaraan berkendaraan berkeselamatan, jalan berkeselamatan dan perilaku berkeselamatan. Karena menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya adalah tugas kita bersama, termasuk sopir dan pengelola mobil tersebut,” tutupnya.(amn)
KOMENTAR
Berita Update

Wako Harus Lebih Serius
Selasa, 11 Desember 2018 - 10:00 wib
Musim Hujan, Harga Komoditas Pertanian Naik

Musim Hujan, Harga Komoditas Pertanian Naik
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:45 wib
Sabu-sabu Disimpan dalam Kotak Rokok

Sabu-sabu Disimpan dalam Kotak Rokok
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:30 wib
Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk

Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:25 wib
Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM
Diminta Mundur
Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:06 wib

Pekerja Berhak Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Selasa, 10 Desember 2018 - 20:23 wib

Satker PBL Riau Laksanakan Workshop Simulasi SIMBG
Selasa, 10 Desember 2018 - 19:26 wib
KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit

KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit
Selasa, 10 Desember 2018 - 15:02 wib

1.019 Nelayan Diasuransikan
Selasa, 10 Desember 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Interaktif Terbaru
Peserta MTQ tanpa TC dan Manfaatkan Seragam Lama

Kamis, 29 November 2018 - 09:22 WIB

 Pengumuman Ranking SKD CPNS Pekan Ini

Selasa, 27 November 2018 - 09:20 WIB

Diberlakukan Pemutihan Pajak Kendaraan

Jumat, 16 November 2018 - 09:19 WIB

Kerusakan Jalan Datuk Laksamana Semakin Parah

Kamis, 15 November 2018 - 09:38 WIB

Angkat Potensi Kerang Rohil

Selasa, 25 September 2018 - 17:38 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us