Ini Aturan Baru Visa Bagi Mahasiswa Asing yang Belajar di UEA
Senin, 28 Mei 2018 - 01:44 WIB > Dibaca 423 kali Print | Komentar
Ini Aturan Baru Visa Bagi Mahasiswa Asing yang Belajar di UEA
Salah satu sisi kota Abu Dhabi, ibu kota negara Uni Emirat Arab. (Foto: .virginholidays.co.uk)
Berita Terkait



ABU DHABI (RIAUPOS.CO) - Ada kabar baik dari Pemerintah Uni Emirates Arab (UEA). Hal ini mengenai visa jangka panjang yang dinilai akan memiliki dampak positif. Tujuannya tidak lain adalah untuk menarik minat para pelajar dan mahasiswa asing.

Saat ini mahasiswa yang menuntut ilmu sementara di UEA mengantongi visa yang disponsori universitas mereka masing-masing. Ini hanya berlaku selama mereka masih terdaftar menjadi mahasiswa. Namun, visa tersebut otomatis tidak berlaku setelah mereka lulus. Artinya, mereka harus mencari sponsor visa lainnya jika ingin melanjutkan pendidikan atau pekerjaan untuk tinggal di negara-negara UEA.

Untuk itu, kabinet UEA mengumumkan mengenai sistem visa baru untuk jangka panjang bagi para pelajar maupun mahasiswa. Rincian mengenai sistem baru akan diumumkan pada beberapa waktu mendatang. Pemerintah masih melakukan sosialisasi hingga peraturan visa baru tersebut dipahami sebelum akhirnya benar-benar direalisasikan.

Direktur Pelaksana Dubai International Academic City (DIAC) Mohammad Abdullah mengatakan, visa tinggal lima tahun bagi siswa akan membawa rasa aman dan stabilitas bagi para pelajar dan keluarga mereka. Selain itu, para siswa luar biasa akan diberikan visa tinggal selama 10 tahun.

Dalam penjelasan rincian visa, Abdullah yang juga merupakan Direktur Pelaksana Dubai Knowledge Park sekaligus Presiden Institut Desain dan Inovasi Dubai menguraikan manfaat sistem visa baru termasuk aspek sosial di dalamnya. Menurutnya, keuntungan utama dari visa tersbeut adalah memberikan jaminan aman yang stabil bagi para siswa, sehingga tidak perlu merasa khawatir. Meski tinggal bersama orang tua, visa baru akan tetap diberlakukan untuk menanamkan nilai mandiri. Sebab, setelah lulus, para pelajar akan mengurus visa untuk tinggalnya sendiri.

Seperti dilansir Gulf News, Minggu (27/5/2018), banyak siswa asing yang lulus dari universitas dalam empat tahun. Sistem visa baru nantinya akan diberikan kepada para lulusan tersebut untuk tinggal dalam jangka waktu yang lebih lama di UEA.

"Putera-puterimu telah tinggal bersama kalian selama sekolah di sini kemudian melanjutkan ke universitas. Hal tersebut tidak masuk akal bagi mereka jika langsung pergi setelah lulus. Mereka harus mendapatkan visa baru untuk menjamin mereka tetap bersama keluarga jika mengambil pendidikan lanjut atau melamar pekerjaan," ungkap Abdullah.

Abdullah belum menunjukkan rincian sistem visa baru. Namun, dia berharap bahwa perubahan tersebut dapat berdampak positif pada sektor pendidikan dan pekerjaan.(trz) 
KOMENTAR
Berita Update
Traffic Website  SSCN Padat di  Siang Hari

Traffic Website SSCN Padat di Siang Hari
Rabu, 25 September 2018 - 18:39 wib
Angkat Potensi Kerang Rohil

Angkat Potensi Kerang Rohil
Rabu, 25 September 2018 - 17:38 wib
PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang

PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang
Rabu, 25 September 2018 - 17:30 wib

BPN Diminta Tingkatkan Pelayanan
Rabu, 25 September 2018 - 17:00 wib
Beli BBM Pakai  Uang Elektronik

Beli BBM Pakai Uang Elektronik
Rabu, 25 September 2018 - 16:56 wib

Jalan Rusak, Siswa Terpaksa Memperbaiki
Rabu, 25 September 2018 - 16:36 wib

Rangkai Bunga Artificial Jadi Bouquet Cantik
Rabu, 25 September 2018 - 16:32 wib
Rencana Rasionalisasi RAPBD Perubahan 2018
Tak Ganggu Target Pembangunan
Rabu, 25 September 2018 - 16:30 wib

Ratusan Honorer Gelar Aksi Demo
Rabu, 25 September 2018 - 16:00 wib

SMAN 7 Pekanbaru Dukung Gerakan Literasi
Rabu, 25 September 2018 - 15:54 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Kapal Terbalik, 224 Jiwa Tewas

Selasa, 25 September 2018 - 16:45 WIB

Museum Ganja Tampilkan Bong Tertinggi di Dunia

Selasa, 25 September 2018 - 15:30 WIB

Marquez Juara di Aragon

Senin, 24 September 2018 - 12:30 WIB

Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 WIB

Najib Razak Kena 25 Dakwaan Baru

Jumat, 21 September 2018 - 15:58 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini