Jangan Remehkan Kebiasaan Buah Hati Sering Isap Jempol
Minggu, 27 Mei 2018 - 12:26 WIB > Dibaca 610 kali Print | Komentar
Jangan Remehkan Kebiasaan Buah Hati Sering Isap Jempol
ilustrasi - internet
Berita Terkait



(RIAUPOS.CO) - Seringkali bunda kesal ketika melihat buah hatinya sulit menghentikan kebiasaan mengisap jempol mereka. Sebab, para ibu biasanya khawatir, tangan anak ketika itu sedang tidak bersih dan terpapar kuman. Kebiasaan itu juga seringkali membuat anak menangis jika disuruh berhenti.

Tahukah, jika kebiasaan itu sulit berhenti, maka struktur gigi dan mulut anak saat tumbuh kembang bisa menjadi maju atau biasa disebut monyong. Meskipun tak selalu pemicu mulut monyong karena kebiasaan isap jempol. Bisa juga alasannya karena faktor keturunan.

Dokter Gigi dan Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Indonesia drg. Nada Ismah, Sp.Ort menjelaskan kebiasaan isap jempol tak boleh dianggap remeh. Hal itu dipengaruhi oleh beberapa faktor.

‘’Bibir monyong itu bisa karena isap jari, atau punya polip jadi sering pilek dan bernapas lewat mulut. Akan tetapi yang tak boleh dianggap remeh itu kebiasaan isap jari,” kata Nada dalam peluncuran ‘Sasha Halal Toothpaste’ baru-baru ini.

Ternyata anak yang sering mengisap jempolnya kemungkinan besar mempunyai masalah kejiwaan atau psikologis. Beberapa faktor bisa mempengaruhi termasuk pola asuh.

“Anak isap jempol biasanya punya masalah psikis. Entah terlalu dimanja, anak tunggal, kurang kasih sayang atau orang tuanya bercerai,” papar Nada.

Nada berencana melakukan penelitian antara keterkaitan kebiasaan isap jempol dengan latar belakang pola asuh dan keharmonisan orang tua di dalam keluarga. Sebab meski dipandang sederhana, jika dibiarkan kebiasaan itu akan tidak baik hingga tumbuh kenbang anak.

“Pengalaman saya begitu, tetapi saya mesti teliti nih. Selama masih tumbuh kembang harus stop dulu kalau tak bisa dihentikan akan terus menerus,” tegasnya.(ika/jpc)

KOMENTAR
Berita Update
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan
Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 wib

Foto Harimau Dumai Ternyata Palsu
Senin, 21 Januari 2019 - 14:07 wib
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Korupsi Dana Hibah Bengkalis
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Senin, 21 Januari 2019 - 14:00 wib
Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan

Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan
Senin, 21 Januari 2019 - 13:15 wib

Menunggu Nama Jembatan Siak IV
Senin, 21 Januari 2019 - 13:10 wib
Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal

Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal
Senin, 21 Januari 2019 - 13:05 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 12:25 wib

Edy Resmi Mundur
Senin, 21 Januari 2019 - 12:14 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
RS Harus Terima Pasien Belum Punya Jaminan Kesehatan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 14:13 WIB

Kenali Penanganan  Tepat Patah Tulang

Jumat, 18 Januari 2019 - 14:49 WIB

Puskesmas Tambusai Jadi Percontohan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:30 WIB

RSUD AA Turut Minta Pengalihan Penahanan Tiga Dokternya
Menjaga Kesehatan saat Perubahan Cuaca Ekstrem

Minggu, 30 Desember 2018 - 10:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us