Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
PENAMBAHAN MASA KERJA PEGAWAI
Agus Rahardjo Ajukan Revisi PP SDM KPK demi Pertahankan Jaksa
Sabtu, 26 Mei 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 2457 kali Print | Komentar
Agus Rahardjo Ajukan Revisi PP SDM KPK demi Pertahankan Jaksa
Ketua KPK Agus Rahardjo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan direvisi oleh lembaga antirasuah tersebut.

Menurut Ketua KPK, Agus Rahardjo, salah satu hal yang akan diubah adalah soal penambahan masa kerja pegawai KPK, khususnya bagi penuntut umum yang saat ini masih bekerja di KPK.

Hal itu dilakukan, imbuhnya, karena tim penuntut umum hanya bersumber dari Kejaksaan Agung, tidak bisa berasal dari tempat lain. Pasalnya, kasus semakin banyak, tetapi jaksa banyak yang akan berakhir masa baktinya. Untuk itu, PP tersebut perlu diajukan agar direvisi.

"Kami minta biro hukum revisi PP, tujuan spesifik, kalau penyelidik, penyidik sumber dari manapun. Tapi khusus jaksa nggak bisa tempat lain," katanya di kantornya, Jumat kemarin (25/5/2018).

Pada Peraturan Pemerintah Nomor 63 tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia KPK yang telah diperbaharui menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 103 tahun 2012, terangnya, mengenai pegawai negeri yang dipekerjakan di KPK total massa kerja 10 tahun.

Lantaran kebutuhan SDM jaksa, dia mengusulkan agar PP itu bisa direvisi. Hal itu dilakukan dengan cara jaksa yang belum dipanggil ke lembaga asalnya, akan tetap dipertahankan oleh KPK.

"Khusus jaksa meski sudah 4-4-2 tapi belum diminta kejaksaan agung jangan dipulangkan tapi akan dipertahankan," sebutnya.

Revisi itu, kata dia lagi, hanya berkaitan dengan tim penuntut umum dari Kejaksaan Agung saja, tidak ada unsur lain yang akan direvisi. Pasalnya, baginya saat ini kasus yang ditangani KPK makin banyak, SDM juga butuh banyak. Saat ini hanya 80 jaksa yang menangani kasus di KPK.
KOMENTAR
Berita Update
Pemerintah Berhasil Jaga Sabilitas Harga
Kabupaten Siak
Pemerintah Berhasil Jaga Sabilitas Harga
Sabtu, 23 Juni 2018 - 15:29 wib
Kabupaten Rokan Hulu
SK 20 Pjs Kades Persiapan Diteken
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:37 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Pjs Bupati Pimpin Rapat Pemantau Pilkada
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:21 wib

Polisi Berhentikan Bus AKAP
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:11 wib
Pemangkasan Anggaran Capai Rp1,7 T

Pemangkasan Anggaran Capai Rp1,7 T
Sabtu, 23 Juni 2018 - 13:09 wib
OPD Rohul Gesa Kegiatan Fisik Lapangan

OPD Rohul Gesa Kegiatan Fisik Lapangan
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:34 wib
Aktivitas Pasar Perawang  Kembali Normal

Aktivitas Pasar Perawang Kembali Normal
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:27 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Sekda Kukuhkan Pengurus HSNI Pelangiran
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:16 wib
Satlantas Polres Siak Gencar Antisipasi Laka Lantas

Satlantas Polres Siak Gencar Antisipasi Laka Lantas
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:14 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sidang TPPU PT BLJ Diundur

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:51 WIB

Penyiram Air Keras Masih Misterius, Novel  Bakal Diperiksa Lagi
Kasus Novel Belum Terungkap, Pegawai KPK Dibayangi Kecemasan
Diinfokan Kasus Rizieq Shihab Dihentikan, PA 212 Ucapkan Terima Kasih
Dieksekusi ke Lapas Sidoarjo, Alfian Tanjung Tetap Terbukti Bersalah
Sagang Online
loading...
Follow Us