Depan >> Berita >> Hukum >>
PENAMBAHAN MASA KERJA PEGAWAI
Agus Rahardjo Ajukan Revisi PP SDM KPK demi Pertahankan Jaksa
Sabtu, 26 Mei 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 2713 kali Print | Komentar
Agus Rahardjo Ajukan Revisi PP SDM KPK demi Pertahankan Jaksa
Ketua KPK Agus Rahardjo. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan direvisi oleh lembaga antirasuah tersebut.

Menurut Ketua KPK, Agus Rahardjo, salah satu hal yang akan diubah adalah soal penambahan masa kerja pegawai KPK, khususnya bagi penuntut umum yang saat ini masih bekerja di KPK.

Hal itu dilakukan, imbuhnya, karena tim penuntut umum hanya bersumber dari Kejaksaan Agung, tidak bisa berasal dari tempat lain. Pasalnya, kasus semakin banyak, tetapi jaksa banyak yang akan berakhir masa baktinya. Untuk itu, PP tersebut perlu diajukan agar direvisi.

"Kami minta biro hukum revisi PP, tujuan spesifik, kalau penyelidik, penyidik sumber dari manapun. Tapi khusus jaksa nggak bisa tempat lain," katanya di kantornya, Jumat kemarin (25/5/2018).

Pada Peraturan Pemerintah Nomor 63 tahun 2005 tentang Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia KPK yang telah diperbaharui menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 103 tahun 2012, terangnya, mengenai pegawai negeri yang dipekerjakan di KPK total massa kerja 10 tahun.

Lantaran kebutuhan SDM jaksa, dia mengusulkan agar PP itu bisa direvisi. Hal itu dilakukan dengan cara jaksa yang belum dipanggil ke lembaga asalnya, akan tetap dipertahankan oleh KPK.

"Khusus jaksa meski sudah 4-4-2 tapi belum diminta kejaksaan agung jangan dipulangkan tapi akan dipertahankan," sebutnya.

Revisi itu, kata dia lagi, hanya berkaitan dengan tim penuntut umum dari Kejaksaan Agung saja, tidak ada unsur lain yang akan direvisi. Pasalnya, baginya saat ini kasus yang ditangani KPK makin banyak, SDM juga butuh banyak. Saat ini hanya 80 jaksa yang menangani kasus di KPK.
KOMENTAR
Berita Update

Karyawan PT SRK Mogok Kerja
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:25 wib
Produksi Massal Mobil Listrik
Masih Harus Diuji secara Ekonomi
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib
Waspada Peningkatan Curah Hujan

Waspada Peningkatan Curah Hujan
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib

TKN: Ma’ruf Amin Penting untuk Jokowi
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:53 wib

Rekam KTP-el di Rutan
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:30 wib
Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah

Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:25 wib
Baznas Targetkan Rp6 Miliar

Baznas Targetkan Rp6 Miliar
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:20 wib

Temukan Alat Kontrasepsi di Tempat Jagung Bakar
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:15 wib

Mahasiswa Simpan 8 Ribu Ekstasi
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:13 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:35 WIB

Idrus Didakwa Terima Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 16 Januari 2019 - 11:54 WIB

Apa Kabar Pengusutan Dana Hibah Rp120 Miliar Pemko Pekanbaru?
Lima Kades di Rohul Diperiksa Jaksa

Selasa, 15 Januari 2019 - 18:00 WIB

Bupati Meranti Dituding Penjahat Kelamin

Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:55 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us