Wonderful Indonesia
MESKI DITOLAK SEJUMLAH PIHAK
Tetap Larang Mantan Koruptor Jadi Caleg, Ini Alasan KPU
Sabtu, 26 Mei 2018 - 19:30 WIB > Dibaca 2597 kali Print | Komentar
Tetap Larang Mantan Koruptor Jadi Caleg, Ini Alasan KPU
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Peraturan KPU (PKPU) yang melarang mantan narapidana korupsi menjadi calon anggota legislatif tetap akan dikeluarkan. Demikian ditegaskan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Adapun hal itu dilakukan meski dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Parlemen kemarin, usulan KPU ditolak oleh sejumlah pihak seperti, pemerintah, Komisi II, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Tampaknya kita menempuh jalan sendiri terkait narapidana korupsi. Kita tampaknya memiliki pandangan berbeda. Kita pastikan akan mengeluarkan PKPU karena sesuatu dengan hasil rapat pleno," katanya dalam acara diskusi bertajuk "Narapidana Koruptor jadi Calon Legislator", di Jakarta, Sabtu (26/5/2018).

Ditegaskannya, KPU memiliki hak penuh untuk membentuk aturan larangan mantan narapidana korupsi untuk mencalonkan diri di legislatif melalui PKPU. Menurutnya, itu merujuk pada putusan MK nomor 92/PUU XIV/2016 yang menuliskan bahwa KPU merupakan lembaga independen.

"Lembaga negara independen atau negara mandiri seperti KPU harusnya dia boleh memiliki peraturan sepanjang itu tugas dan wewenangnya dan tidak perlu konsultasi," jelasnya.

Adapun itu sejalan dengan lembaga independen lain, seperti MK, yang diizinkan membuat aturannya sendiri.

"Jadi, kalau di dalam UU ada yang mengatur soal konsultasi (soal penerbitan PKPU), ya, itu memang menurut saya inskonstitusional, karena menurut saya lembaga lain boleh bikin sendiri," paparnya.

"MK bikin sendiri, yang mengatur misalnya aturan MK tentang tata cara mengajukan permohonan ke pilkada atau dalam rangka pembubaran partai politik. MA juga sudah ribuan bikin aturan sendiri," imbuhnya.
KOMENTAR
Berita Update
Datangkan Artis hingga Tokoh Nasional

Datangkan Artis hingga Tokoh Nasional
Kamis, 21 Juni 2018 - 12:38 wib
Bakar Tongkang, Ajang Promosi Obyek Wisata

Bakar Tongkang, Ajang Promosi Obyek Wisata
Kamis, 21 Juni 2018 - 12:05 wib
Awal Agustus, Laga Perdana Piala Indonesia

Awal Agustus, Laga Perdana Piala Indonesia
Kamis, 21 Juni 2018 - 12:03 wib
ASN Jangan Tambah Libur

ASN Jangan Tambah Libur
Kamis, 21 Juni 2018 - 12:00 wib
Pasar Baru Mulai Ramai Pengunjung

Pasar Baru Mulai Ramai Pengunjung
Kamis, 21 Juni 2018 - 11:47 wib

Parahu Baganduang hingga Hari Raya Enam
Kamis, 21 Juni 2018 - 11:46 wib

Plt Gubri Ingatkan Masyarakat Memilih pada 27 Juni
Kamis, 21 Juni 2018 - 11:41 wib

Kapal Tenggelam di Danau Toba, 167 Hilang
Kamis, 21 Juni 2018 - 11:40 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Datangkan Artis hingga Tokoh Nasional

Kamis, 21 Juni 2018 - 12:38 WIB

Zulkifli Hasan: Saatnya Muslim Bersatu

Kamis, 21 Juni 2018 - 11:36 WIB

Survei Polmark, Syamsuar-Edy Natar Tertinggi

Kamis, 21 Juni 2018 - 10:34 WIB

Pejabat hingga GO-JEK Silaturahmi di Kediaman Andi Rachman
LE-Hardianto Janji Perhatikan Guru Komite

Kamis, 21 Juni 2018 - 10:30 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us