Depan >> Berita >> Hukum >>
BACAKAN PLEDOI
Pengamat Terorisme: Aman Takut Dihukum Mati hingga Cari Simpati Hakim
Sabtu, 26 Mei 2018 - 16:35 WIB > Dibaca 7590 kali Print | Komentar
Pengamat Terorisme: Aman Takut Dihukum Mati hingga Cari Simpati Hakim
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Upaya untuk mendapatkan perhatian publik dan simpati majelis hakim ditunjukkan terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman saat membacakan nota pembelaan (pledoi).

Sebab, dia dinilai nyaris melunak dan sikap jauh dari sebelumnya. Terlebih, terdakwa otak teror bom Thamrin itu diketahui pernah mengkafirkan orang. Menurut Pengamat Teroris Nasir Abbas, ada sebuah keanehan dari pledoi yang dibacakan Oman Rachman.

Pasalnya, Aman sempat mengkafirkan orang-orang yang mengajukan sejumlah hak terdakwa maupun terpidana dalam sistem peradilan, seperti persyaratan bebas (PB) dan peninjauan kembali (PK).

"Lalu dia membaca nota pembelaan (pledoi), bukankah pledoi itu bagian dari sistem peradilan? Apakah dirinya tidak kafir menurut keyakinannya yang setuju sistem peradilan menjadi kafir?" tanya dia kepada JawaPos.com, Sabtu (26/5/2018).

Di sisi lain, pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu pun sempat menyinggung aksi bom di Surabaya dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Jumat (25/5/2018) itu.

Adapun pernyataan itu menunjukkan Aman sudah berbalik arah daripada sikapnya sebelumnya. Bahkan, Aman menyebut pelaku bom di Surabaya mengalami gangguan jiwa dan tidak memahami ajaran Islam.

Nasir menilai, Aman mengeluarkan pernyataan seperti itu dalam rangka mencari simpati hakim agar tidak mendapatkan hukuman mati dari majelis hakim saat putusan nanti.

"Betul (Aman) mencari simpatik. Dia tahu orang terpengaruh karena ajarannya, lalu dia menuduh pelaku sakit jiwa. Dia yang sakit jiwa kali," tegasnya.
KOMENTAR
Berita Update

IKA UNRI Satukan Potensi Bangun Riau dan Indonesia
Senin, 21 Oktober 2018 - 22:19 wib
Komunitas Film Pekanbaru (Komfek)
Mengembangkan Perfilman Indie Pekanbaru
Senin, 21 Oktober 2018 - 20:10 wib

Z Face Boy and Girl Sambangi SMAN 8 Pekanbaru
Senin, 21 Oktober 2018 - 19:17 wib
Kurangi Aktivitas di Sekitar Sungai Siak
Pasca Muncul Buaya
Kurangi Aktivitas di Sekitar Sungai Siak
Senin, 21 Oktober 2018 - 18:02 wib
Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional

Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional
Senin, 20 Oktober 2018 - 22:20 wib

Musprov PSTI Riau , Nama Yurnalis Basri Mencuat
Senin, 19 Oktober 2018 - 18:19 wib

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Senin, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Senin, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Suap Meikarta, KPK Geledah Hotel Hingga Ruang Kerja Pemkab
5 Tersangka Korupsi Drainase Diperiksa

Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:51 WIB

Pihak Meikarta akan Investigasi Internal dengan KPK

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:10 WIB

Akhirnya KPK Tahan Direktur Lippo Group

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:08 WIB

Pelapor Korupsi Bakal Dihadiahi Rp200 Juta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 14:19 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini