Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
BACAKAN PLEDOI
Pengamat Terorisme: Aman Takut Dihukum Mati hingga Cari Simpati Hakim
Sabtu, 26 Mei 2018 - 16:35 WIB > Dibaca 7462 kali Print | Komentar
Pengamat Terorisme: Aman Takut Dihukum Mati hingga Cari Simpati Hakim
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Upaya untuk mendapatkan perhatian publik dan simpati majelis hakim ditunjukkan terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman saat membacakan nota pembelaan (pledoi).

Sebab, dia dinilai nyaris melunak dan sikap jauh dari sebelumnya. Terlebih, terdakwa otak teror bom Thamrin itu diketahui pernah mengkafirkan orang. Menurut Pengamat Teroris Nasir Abbas, ada sebuah keanehan dari pledoi yang dibacakan Oman Rachman.

Pasalnya, Aman sempat mengkafirkan orang-orang yang mengajukan sejumlah hak terdakwa maupun terpidana dalam sistem peradilan, seperti persyaratan bebas (PB) dan peninjauan kembali (PK).

"Lalu dia membaca nota pembelaan (pledoi), bukankah pledoi itu bagian dari sistem peradilan? Apakah dirinya tidak kafir menurut keyakinannya yang setuju sistem peradilan menjadi kafir?" tanya dia kepada JawaPos.com, Sabtu (26/5/2018).

Di sisi lain, pimpinan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu pun sempat menyinggung aksi bom di Surabaya dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada Jumat (25/5/2018) itu.

Adapun pernyataan itu menunjukkan Aman sudah berbalik arah daripada sikapnya sebelumnya. Bahkan, Aman menyebut pelaku bom di Surabaya mengalami gangguan jiwa dan tidak memahami ajaran Islam.

Nasir menilai, Aman mengeluarkan pernyataan seperti itu dalam rangka mencari simpati hakim agar tidak mendapatkan hukuman mati dari majelis hakim saat putusan nanti.

"Betul (Aman) mencari simpatik. Dia tahu orang terpengaruh karena ajarannya, lalu dia menuduh pelaku sakit jiwa. Dia yang sakit jiwa kali," tegasnya.
KOMENTAR
Berita Update
Pemerintah Berhasil Jaga Sabilitas Harga
Kabupaten Siak
Pemerintah Berhasil Jaga Sabilitas Harga
Sabtu, 23 Juni 2018 - 15:29 wib
Kabupaten Rokan Hulu
SK 20 Pjs Kades Persiapan Diteken
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:37 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Pjs Bupati Pimpin Rapat Pemantau Pilkada
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:21 wib

Polisi Berhentikan Bus AKAP
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:11 wib
Pemangkasan Anggaran Capai Rp1,7 T

Pemangkasan Anggaran Capai Rp1,7 T
Sabtu, 23 Juni 2018 - 13:09 wib
OPD Rohul Gesa Kegiatan Fisik Lapangan

OPD Rohul Gesa Kegiatan Fisik Lapangan
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:34 wib
Aktivitas Pasar Perawang  Kembali Normal

Aktivitas Pasar Perawang Kembali Normal
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:27 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Sekda Kukuhkan Pengurus HSNI Pelangiran
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:16 wib
Satlantas Polres Siak Gencar Antisipasi Laka Lantas

Satlantas Polres Siak Gencar Antisipasi Laka Lantas
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:14 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sidang TPPU PT BLJ Diundur

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:51 WIB

Penyiram Air Keras Masih Misterius, Novel  Bakal Diperiksa Lagi
Kasus Novel Belum Terungkap, Pegawai KPK Dibayangi Kecemasan
Diinfokan Kasus Rizieq Shihab Dihentikan, PA 212 Ucapkan Terima Kasih
Dieksekusi ke Lapas Sidoarjo, Alfian Tanjung Tetap Terbukti Bersalah
Sagang Online
loading...
Follow Us