CATATAN HARY B KORI’UN
Pengalaman Madrid versus Ketajaman Firmansah
Sabtu, 26 Mei 2018 - 10:31 WIB > Dibaca 2983 kali Print | Komentar
Pengalaman Madrid versus Ketajaman Firmansah
RIAUPOS.CO - Di luar semua espektasi tinggi yang dibuat Liverpool di Liga Champions musim ini, pengalaman barangkali yang membedakannya dengan Real Madrid. Hampir semua pemain inti Madrid yang akan bertarung malam nanti, adalah pemain-pemain yang sudah memberikan tiga trofi Liga Champions sebelumnya. Sebaliknya bagi Liverpool, seluruh skuad yang ada sekarang adalah pemain-pemain yang belum pernah merasakan sekalipun final Liga Champions.

Pemain-pemain yang kini masih ada dalam tim  Madrid ketika juara di tahun 2014 di bawah Carlo Ancelotti (Zinedine Zidane jadi asisten) adalah Dani Carvajal, Sergio Ramos, Rapahel Varane, Luka Modric, Karim Benzema, Gareth Bale, Cristiano Ronaldo, dan Marcelo. Sedangkan tim yang juara 2016 dan 2017, nyaris identik. Selain nama-nama di atas, ada tambahan darah baru dari Toni Kroos, Casemiro, Isco, dan Keylor Navas yang menggantikan Iker Casillas.

Dengan pengalaman seperti ini, ada dua kemungkinan yang bisa menjadi kekuatan sekaligus kelemahan yang bisa dilihat dan dianalisa oleh lawan Madrid. Dengan komposisi nyaris sama, pendekatan taktik dan strategi juga nyaris sama, lawan bisa melihat celah di tim Zidane sekarang. Atau justru sebaliknya, dengan komposisi sama dan identik ini, kepercayaan diri terus tumbuh dan semakin kuat yang akan menyulitkan lawan-lawanya.

Pada kenyataannya, musim ini, Madrid memang tetap kuat dan spartan di lini tengah dan depan, meski flop di kompetisi domestik. Nyaris tak ada tim yang bisa mendikte Madrid di tengah dan depan. Kroos-Isco-Casimero-Modric adalah poros yang sudah saling memahami. Ibarat kata, dengan memejamkan mata, mereka sudah tahu di mana si kawan berada untuk diberi umpan. Selain Juventus yang menang 3-1 dan menguasai permainan di semifinal yang dimainkan di Santiago Bernabeu, tak ada lagi tim yang bisa mendikte Madrid.

Yang menjadi persoalan adalah lini belakang yang mudah ditembus dari berbagai sisi penyerangan. Duet Varane-Ramos  plus dua bek-sayap Carvajal-Marcelo yang dalam tiga final sejak 2014 selalu bermain bersama, sudah dipahami sisi lemahnya. Namun, hal ini bisa dipahami karena keempat bek ini juga sering membantu serangan. Carvajal-Marcelo adalah mesin cepat di kanan-kiri yang membuat lini tengah dan belakang lawan harus ekstra waspada. Pada saat-saat tertentu keduanya malah mirip pemain sayap murni, dan sering berada di kotak penalti untuk mencetak gol.

Persoalan gampang kebobolan inilah yang harus dipikirkan Zidane menghadapi trio maut Liverpool yang punya determinasi tinggi: Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah. Mestinya Casimero yang bertugas “mencuci piring” sebelum bola masuk ke jantung pertahanan lewat sisi tengah. Namun, Casimero sering keteteran sebagai gelandang bertahan seorang diri. Di masa lalu, Madrid sering menggunakan double pivot (dua gelandang bertahan sejajar) yang membuat nyaman sisi pertahanan. Namun, dengan seorang gelandang bertahan murni, sementara Modric dan Kroos diformulasikan untuk lebih menyerang, keseimbangan di lini belakang menjadi timpang.


KOMENTAR
Berita Update
Terjatuh, Korban Jambret Koma

Terjatuh, Korban Jambret Koma
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:59 wib
Pipa Gas Bocor Aliran ke Dua  Kecamatan Dimatikan

Pipa Gas Bocor Aliran ke Dua Kecamatan Dimatikan
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:48 wib
Polisi Terus Selidiki Pembakar Lahan

Polisi Terus Selidiki Pembakar Lahan
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:47 wib
Deadline Tinggal Sepekan,  Perusahaan Siap-siap Dievaluasi
Pekanbaru Job Expo
Deadline Tinggal Sepekan, Perusahaan Siap-siap Dievaluasi
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:38 wib
Belasan Pelajar  Rebut  Beasiswa S1 ke Maroko

Belasan Pelajar Rebut Beasiswa S1 ke Maroko
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:20 wib
Oknum Satpam Dipolisikan Usai Lecehkan Bocah 12 Tahun

Oknum Satpam Dipolisikan Usai Lecehkan Bocah 12 Tahun
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:15 wib
Dinas Diminta Bertanggungjawab
Sabtu dan Ahad Sampah Menumpuk di Mana-mana
Senin, 20 Agustus 2018 - 08:48 wib
Vinculos Indonesia 2018
Tontonan Bergizi
Senin, 19 Agustus 2018 - 20:58 wib
Cari Berita
Olahraga Terbaru
Antusiasme Asian Games 2018 Terlihat lewat Penjualan Tiket
Buka Asa Lolos

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 09:44 WIB

Sepaktakraw Minta Dukungan Masyarakat Riau

Jumat, 17 Agustus 2018 - 00:39 WIB

Mulai Tajam, Begini Kata Media Polandia tentang Egy

Jumat, 17 Agustus 2018 - 00:15 WIB

Kalah dari Atletico, Real Madrid Rindukan Ronaldo

Jumat, 17 Agustus 2018 - 00:14 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us