Wonderful Indonesia
KEMBALI MARAK DI INDONESIA
Lebih Sering Terjadi di Desa, Ini Penyebab Pernikahan Dini Menurut KPPPA
Jumat, 25 Mei 2018 - 17:35 WIB > Dibaca 248 kali Print | Komentar
Lebih Sering Terjadi di Desa, Ini Penyebab Pernikahan Dini Menurut KPPPA
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Semua pihak perlu mengambil langkah antisipatif ke depan terkait maraknya pernikahan dini di usia anak. Hal itu terus dianilisis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Menurut Asdep Pemenuhan Hak Anak Atas Pengasuhan Keluarga dan Lingkungan, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPPA, Rohika Kurniadi, ada sejumlah penyebab pernikahan. Yang paling sering ditemui, yakni alasan ekonomi atau kemiskinan.

"Tidak hanya isu kemiskinan, tapi juga kultur pemahaman masyarakat dan pemerintah daerah setempat membiarkan ini terjadi. Mirisnya, banyak juga pernikahan dini yang tidak terangkat ke publik, misalnya dengan cara menikah secara siri," katanya di Gedung Media Center KPPPA, Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Penyebab lain sehingga anak bisa melakukan hubungan di luar nikah, sebutnya, yakni globalisasi. Meski begitu, imbuhnya, yang mengejutkan adalah angka pernikahan anak teringgi justru ada di daerah perdesaan.

"Perkawinan anak di luar pernikahan paling tinggi di desa. Saya dapat informasi kalau mereka dapat sinyal di gunung ya pasti nonton pornografi. Sehingga, lebih susah sulit kalau sudah terpapar pornografi. Udah mulai eksekusi akan seperti itu," sebutnya.

Karena itu, dia berpandangan jika berpendapat pola pengasuhan harus berkembang. Dia menyarankan, pola pengasuhan partisipatif yang melibatkan anak. Pasalnya, selama ini pola pengasuhan yang banyak diterapkan oleh orangtua adalah searah.

Ditegaskannya, seharusnya, orangtua membangun dialog dengan anak, kesepakatan, komitmen, dan partisipasi anak.

"Karena kami paham mereka anak zaman now. Mereka butuh dilibatkan jadi subyek yang bisa didengarkan dan dihargai. Jadi, tidak selalu ’Pokoknya-pokoknya’. Tapi, ada komunikasi," tuntasnya. (rgm)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Pemerintah Berhasil Jaga Sabilitas Harga
Kabupaten Siak
Pemerintah Berhasil Jaga Sabilitas Harga
Sabtu, 23 Juni 2018 - 15:29 wib
Kabupaten Rokan Hulu
SK 20 Pjs Kades Persiapan Diteken
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:37 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Pjs Bupati Pimpin Rapat Pemantau Pilkada
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:21 wib

Polisi Berhentikan Bus AKAP
Sabtu, 23 Juni 2018 - 14:11 wib
Pemangkasan Anggaran Capai Rp1,7 T

Pemangkasan Anggaran Capai Rp1,7 T
Sabtu, 23 Juni 2018 - 13:09 wib
OPD Rohul Gesa Kegiatan Fisik Lapangan

OPD Rohul Gesa Kegiatan Fisik Lapangan
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:34 wib
Aktivitas Pasar Perawang  Kembali Normal

Aktivitas Pasar Perawang Kembali Normal
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:27 wib
Kabupaten Indragiri Hilir
Sekda Kukuhkan Pengurus HSNI Pelangiran
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:16 wib
Satlantas Polres Siak Gencar Antisipasi Laka Lantas

Satlantas Polres Siak Gencar Antisipasi Laka Lantas
Sabtu, 23 Juni 2018 - 12:14 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Mendadak, Usulan 27 Juni Libur Nasional

Sabtu, 23 Juni 2018 - 10:55 WIB

Bawa Sembilan Argumen Baru Permohonan  Uji Materi Presidential Threshold
Bangun Jargas, Usulkan Skema Kerja Sama KPBU

Kamis, 21 Juni 2018 - 11:15 WIB

KM Sinar Bangun Kapasitasnya 43 Orang, yang Dilaporkan Hilang Lebih 100
Mabes Polri Tak Ambil Pusing Pelantikan Komjen Iriawan
Sagang Online
loading...
Follow Us