SMP Santa Maria Terapkan Program SBT
Jumat, 25 Mei 2018 - 09:25 WIB > Dibaca 462 kali Print | Komentar
SMP Santa Maria Terapkan Program SBT
SIMULASI: Para pelajar SMP Santa Maria Pekanbaru melakukan simulasi Smartphone Based Test (SBT) atau ujian berbasis smartphone, beberapa waktu lalu. SMP Santa Maria for Riau Pos
Berita Terkait

SMP Santa Maria Berdoa Bersama untuk Indonesia

Ujian Pakai Android



PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - SMP Santa Maria yang berlokasi di Jalan Letjend S Parman Pekanbaru merupakan salah satu sekolah di bawah naungan Yayasan Prayoga Riau (YPR). Pada era digital ini, SMP Santa Maria terus menginovasi diri dalam sistem pembelajaran dengan penerapan Information and Technology (IT). Dan salah satunya menggunakan gadget dalam sistem ulangan harian dan ujian semester yang dikenal dengan Smartphone Based Test (SBT).

Kepala SMP Santa Maria Ferdinandus Nipa SPd mengatakan, SBT merupakan program ulangan atau ujian dengan menggunakan smartphone atau IOS. Woka-exambrowser dipilih SMP Santa Maria sebagai aplikasi penunjang pelaksanaan SBT. Program ini sudah diteliti dan dikaji oleh tim IT  dari segi keamanan dan keakuratan penggunaannya. Dengan program ini, peserta didik tidak bisa mengakses apapun selama ujian berlangsung.

Program ini pertama kali di-launching pada pelaksanaan ulangan harian (UH) keempat pada 16 April 2018  dan akan digunakan kembali untuk ujian semester genap tahun ajaran 2017/2018. Untuk melihat kesiapan dan kelancaran sistem saat ujian, SMP Santa Maria telah melakukan tiga kali simulasi. Simulasi pertama (15/5), simulasi kedua (19/5) dan simulasi ketiga (21/5).

SMP Santa Maria berkomitmen menjadikan program SBT ini menjadi program berkelanjutan. Peserta didik yang tidak memiliki smartphone difasilitasi oleh sekolah dengan menggunakan laboratorium komputer. “Program ini membiasakan peserta didik menggunakan smartphone untuk hal yang positif dan bermanfaat, kami berkomitmen menjadikan sekolah tanpa kertas,” ungkap Ferdinandus Nipa SPd.

“Program ini juga hemat biaya,  waktu serta tenaga dalam pengoreksiannya. Namun, tidak mengurangi esensi guru sebagai pengawas.” tambahnya.(rif/c)


KOMENTAR
Berita Update
Traffic Website  SSCN Padat di  Siang Hari

Traffic Website SSCN Padat di Siang Hari
Rabu, 25 September 2018 - 18:39 wib
Angkat Potensi Kerang Rohil

Angkat Potensi Kerang Rohil
Rabu, 25 September 2018 - 17:38 wib
PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang

PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang
Rabu, 25 September 2018 - 17:30 wib

BPN Diminta Tingkatkan Pelayanan
Rabu, 25 September 2018 - 17:00 wib
Beli BBM Pakai  Uang Elektronik

Beli BBM Pakai Uang Elektronik
Rabu, 25 September 2018 - 16:56 wib

Jalan Rusak, Siswa Terpaksa Memperbaiki
Rabu, 25 September 2018 - 16:36 wib

Rangkai Bunga Artificial Jadi Bouquet Cantik
Rabu, 25 September 2018 - 16:32 wib
Rencana Rasionalisasi RAPBD Perubahan 2018
Tak Ganggu Target Pembangunan
Rabu, 25 September 2018 - 16:30 wib

Ratusan Honorer Gelar Aksi Demo
Rabu, 25 September 2018 - 16:00 wib

SMAN 7 Pekanbaru Dukung Gerakan Literasi
Rabu, 25 September 2018 - 15:54 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Sekolah Santa Maria: Pendidikan Berasaskan Tri Nga oleh Ki Hadjar Dewantara
Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Selasa, 18 September 2018 - 17:00 WIB

Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti Lantik 781 Mahasiswa Baru LP3I
HUT Wahidin Diperingati Secara Sederhana

Selasa, 11 September 2018 - 11:33 WIB

SMAN 12 Pekanbaru Gelar Kegiatan Literasi Puisi Spontan
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini