PIALA DUNIA 2018

Bebas Doping, Rusia Tak Ingin Skandal Piala Dunia 2014 Terulang

Olahraga | Kamis, 24 Mei 2018 - 15:40 WIB

Bebas Doping, Rusia Tak Ingin Skandal Piala Dunia 2014 Terulang
Ilustrasi. (AFP)

MOSKOW (RIAUPOS.CO) - Skandal dugaan penggunaan doping yang melanda timnas pada Piala Dunia 2014 dipastikan tidak akan terulang pada Piala Dunia 2018. Hal itu ditegaskan tuan rumah, Rusia.

Adapun hal itu terutama usai ada temuan dari tim independen yang dipimpin Richard McLaren yang menyatakan 1.000 atlet Rusia dari 30 cabor berbeda berpotensi melakukan pelanggaran doping.


Bersama Badan Anti Doping Dunia (WADA), FIFA langsung melakukan penelitian kepada 28 pemain yang dipanggil pelatih Stanislav Cherchesov. Hasilnya, tak satu pun dari pemain Rusia yang terkontaminasi zat-zat terlarang.

’’Tidak ada bukti yang mengarah ke sana,’’ kata FIFA di dalam pernyataan resminya.


Namun, tes antidoping tetap akan dilakukan pada pesepak bola Rusia lainnya yang ada di luar skuat Piala Dunia. Dalam pernyataan kepada BBC Sport, WADA menyatakan rasa puasnya dengan program FIFA di negara tuan rumah Piala Dunia 2018 tersebut.

’’Kami harap tak ada lagi pesepakbola yang tersangkut di dalam pelanggaran ini,’’ tulis WADA.

Adapun Piala Dunia 2018 memang sudah mantap menolak para pelanggar doping. Buktinya, FIFA dan WADA menolak banding yang dilayangkan kapten timnas Peru Paolo Guerrero. (ren)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama




Tuliskan Komentar anda dari account Facebook