Depan >> Berita >> Riau >>
Oknum ASN dan Honorer Dipolisikan
Kamis, 24 Mei 2018 - 13:11 WIB > Dibaca 340 kali Print | Komentar
RENGAT (RIAUPOS.CO)----Oknum aparatur sipil negara (ASN) berinisial Fir (50) bersama oknum honorer berinisial Azh (43) dipolisikan oleh Aswari yang juga sama-sama ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Pasalnya, oknum ASN bersama honorer tersebut diduga telah melakukan penipuan dan penggelapan satu unit mobil jenis Toyota Avanza.


Laporan dugaan penipuan dan penggelapan itu sebelumnya atau sekitar empat tahun lalu sudah dilaporkan di salah satu Mapolsek. Namun, laporan tersebut tidak kunjung diproses dengan alasan yang tidak jelas. Sehingga dengan kondisi itu, korban membuat laporan yang sama ke Satuan Reskrim Polres Inhu.  


“Benar laporan polisi dugaan penipuan dan penggelapan satu unit mobil Avanza dari pelapor Aswari sudah diterima dan dicatat Satuan Reskrim Polres Inhu,” ujar Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Kepala Bagian Operasional (KBO) Satreskrim Iptu Loren Simanjuntak, Rabu (21/5) siang.


Di mana laporan dugaan penipuan dan penggelapan tersebut sudah diterima Satreskrim Polres Inhu pada Jumat (18/5) pekan kemarin. Dalam laporan tersebut ada oknum ASN berinisial Fir bertugas di salah satu OPD di lingkungan Pemkab Inhu dan Ahz, oknum honorer di salah satu kantor camat sebagai terlapor.


Diakuinya, laporan polisi dugaan penipuan dan penggelapan satu unit mobil Avanza ke Mapolres Inhu ini, adalah tindak lanjut laporan di Mapolsek Rengat Barat pada 4 November 2014. Laporan kali ini, merupakan pilihan pelapor yang tidak rela satu unit mobil Avanza miliknya yang dipinjam terlapor pada 2014 silam hilang begitu saja tanpa ada yang bertanggung jawab dengan kerugian Rp155 juta.


Melalui laporan ke Satreskrim harap KBO, dapat ditindaklanjuti sesuai kejadian yang dilaporkan pelapor. Sehingga kelak perkara yang dilaporkan tersebut dapat menjadi terang benderang. “Kemarin kedua terlapor sudah dipanggil tapi tidak datang,” ucapnya.


Untuk penetapan tersangka dan dugaan keterlibatan orang lain sambungnya, harus dilakukan gelar perkara. Bahkan pihaknya, juga telah menjadwalkan gelar perkara pada pekan depan. “Sepertinya laporan di Polsek Rengat Barat tidak sesuai dengan kejadiannya. Sehingga wajar saja ada laporan baru di Satreskim,” terangnya.(mng)


KOMENTAR
Berita Update

Praveen/Melati Lolos ke 16 Besar
Rabu, 26 September 2018 - 15:30 wib
Deklarator Go Prabu Tak Sekelas Agus Gumiwang

Deklarator Go Prabu Tak Sekelas Agus Gumiwang
Rabu, 26 September 2018 - 15:19 wib
Semua Daerah Rawan Politik Uang

Semua Daerah Rawan Politik Uang
Rabu, 26 September 2018 - 15:07 wib

Roro Fitria Kehilangan Rp3 Miliar
Rabu, 26 September 2018 - 14:59 wib

Andalkan Semangat dan Kerja Sama Tim
Rabu, 26 September 2018 - 14:30 wib
Peternak Disarankan Buat Pakan Sendiri

Peternak Disarankan Buat Pakan Sendiri
Rabu, 26 September 2018 - 14:00 wib

Program PGN Sayang Ibu Disambut Baik Warga
Rabu, 26 September 2018 - 13:31 wib

Diana Tabrani-Neno Warisman Mengadu ke Komnas HAM
Rabu, 26 September 2018 - 13:10 wib

Smartfren Hadirkan Voucher Super 4G Unlimited
Rabu, 26 September 2018 - 12:54 wib

JPO Ditutup
Rabu, 26 September 2018 - 12:46 wib
Cari Berita
Riau Terbaru
Peternak Disarankan Buat Pakan Sendiri

Rabu, 26 September 2018 - 14:00 WIB

Program PGN Sayang Ibu Disambut Baik Warga

Rabu, 26 September 2018 - 13:31 WIB

19 TKI Nonprosedural Dipulangkan Lewat Dumai

Rabu, 26 September 2018 - 11:26 WIB

Melibatkan 10 Tenaga Verifikator

Rabu, 26 September 2018 - 10:56 WIB

BPN Diminta Tingkatkan Pelayanan

Selasa, 25 September 2018 - 17:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us