Empat Jalur PPDB
Kamis, 24 Mei 2018 - 10:34 WIB > Dibaca 562 kali Print | Komentar
Berita Terkait

Daftarkan Sesuai Zonasi

Daftar SMPN Gunakan KK



KOTA (RIAUPOS.CO) - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Kota Pekanbaru dimulai 2-4 Juli mendatang. Mulai tahun ajaran 2018/2019 ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menerapkan PPDB dengan sistem zonasi.

Kepala Disdik Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, ada empat jalur penerimaan PPDB. Yaitu jalur peserta didik zonasi, peserta didik kurang mampu, peserta didik berprestasi dan peserta didik luar kota.

‘’Jalur zonasi bagi calon peserta didik baru sesuai dengan domisili. Artinya murid  memilih sekolah yang masuk dalam zonasi yang telah ditentukan,’’ kata Jamal, Rabu (23/5).

Namun khusus untuk SMPN 1, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 10, SMPN 13 ada jalur lintas zonasi dengan kuota 10 persen. ‘’Seleksi berdasarkan nilai akhir mata pelajaran ujian sekolah (US). Pengumuman hasil akhir dapat diakses di https://pekanbaru.siap-ppdb.com,’’ sebut Jamal.

Sedangkan jalur peserta didik kurang mampu diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang memiliki kartu. Seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Keluarga Harapan (KKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS). Seleksi berdasarkan nilai akhir mata pelajaran US.

“Jalur prestasi untuk yang memiliki penghargaan prestasi dalam bidang akademik maupun nonakademik. Seleksi berdasarkan skor atau poin prestasi sesuai dengan yang diperoleh masing-masing calon peserta didik,” ujar Jamal.

Sedangkan jalur peserta didik luar kota khusus bagi tamatan luar kota dengan melengkapi persyaratan memiliki surat keterangan domisili dalam Kota Pekanbaru.

Jamal juga menjelaskan, pihaknya membatasi jumlah rombongan belajar (rombel) atau kelas. Di mana, kata Jamal, daya tampung SMP negeri di 44 sekolah yang ada mencapai 8.064 pelajar (bukan 9.000 pelajar seperti diberitakan sebelumnya, red). Sedangkan jumlah rombongan belajar adalah 252 rombel.

‘’Pendaftaran dibuka 2-4 Juli mendatang dan daftar ulang 5-6 Juli,’’ sebutnya.

Kuota masing-masing jalur juga sudah ditetapkan. Untuk jalur zonasi, kuotanya 80 persen. Jalur prestasi 5 persen, jalur peserta didik kurang mampu 10 persen, dan jalur peserta didik luar kota 5 persen.

‘’Khusus SMPN 1, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 10, dan SMPN 13, peserta didik domisili (zonasi) 70 persen, peserta didik lintas domisili 10 persen, peserta didik prestasi 5 persen, peserta didik kurang mampu sebesar 10 persen dan peserta didik luar kota 5 persen,’’ jelas Jamal.

Jamal mengingatkan, dengan sistem zonasi ini, sekolah wajib menerima calon peserta didik baru yang berdomisili masih di satu wilayah dengan sekolah. “Syarat utama sistem zonasi adalah jarak tempat tinggal calon peserta didik ke sekolah tujuan. Faktor lain hanya sebagai tambahan, termasuk hasil UN,” bebernya.

Menurutnya, sistem zonasi untuk menghilangkan predikat sekolah favorit dan tidak favorit. Sedangkan penentuan zona diserahkan kepada sekolah. Mengingat, kepadatan penduduk di setiap wilayah sangat beragam. “Saya berharap semua sekolah serius menerapkan sistem zonasi agar kualitas pendidikan semakin baik tanpa diskriminasi. Karena semua sekolah sekarang favorit,” tegasnya.

Sedangkan proses pendaftaran, dijelaskannya, calon peserta datang langsung ke sekolah tujuan dengan membawa berkas persyaratan. “Calon peserta menyerahkan berkas ke panitia sekolah. Panitia sekolah melakukan pendaftaran secara online sesuai berkas yang dibawa. Panitia sekolah mencetak tanda bukti pendaftaran kemudian distempel, ditandatangani panitia dan calon peserta didik baru,” katanya.

Nantinya, kata Jamal,tanda bukti pendaftaran diberikan kepada calon peserta didik baru dan arsip disimpan oleh panitia sekolah. “Calon peserta didik dapat melakukan pilihan sekolah minimal satu sekolah dan maksimal dua sekolah. Sedangkan pendaftaran hanya dapat dilakukan satu kali dan tidak dapat melakukan perubahan pilihan,” bebernya.

Ia juga menyebutkan bagi calon peserta didik melakukan cabut berkas sama dengan mengundurkan diri pada sistem pelaksanaan PPDB online. “Calon peserta didik baru yang sudah mendaftar di salah satu jalur tidak dapat mendaftar ke jalur lainnya,” tegasnya.(tya)


KOMENTAR
Berita Update
Traffic Website  SSCN Padat di  Siang Hari

Traffic Website SSCN Padat di Siang Hari
Rabu, 25 September 2018 - 18:39 wib
Angkat Potensi Kerang Rohil

Angkat Potensi Kerang Rohil
Rabu, 25 September 2018 - 17:38 wib
PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang

PMI Ajak Generasi Muda Hindari Perilaku Menyimpang
Rabu, 25 September 2018 - 17:30 wib

BPN Diminta Tingkatkan Pelayanan
Rabu, 25 September 2018 - 17:00 wib
Beli BBM Pakai  Uang Elektronik

Beli BBM Pakai Uang Elektronik
Rabu, 25 September 2018 - 16:56 wib

Jalan Rusak, Siswa Terpaksa Memperbaiki
Rabu, 25 September 2018 - 16:36 wib

Rangkai Bunga Artificial Jadi Bouquet Cantik
Rabu, 25 September 2018 - 16:32 wib
Rencana Rasionalisasi RAPBD Perubahan 2018
Tak Ganggu Target Pembangunan
Rabu, 25 September 2018 - 16:30 wib

Ratusan Honorer Gelar Aksi Demo
Rabu, 25 September 2018 - 16:00 wib

SMAN 7 Pekanbaru Dukung Gerakan Literasi
Rabu, 25 September 2018 - 15:54 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Sekolah Santa Maria: Pendidikan Berasaskan Tri Nga oleh Ki Hadjar Dewantara
Maksimalkan Peningkatan Kualitas Pendidikan

Selasa, 18 September 2018 - 17:00 WIB

Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti Lantik 781 Mahasiswa Baru LP3I
HUT Wahidin Diperingati Secara Sederhana

Selasa, 11 September 2018 - 11:33 WIB

SMAN 12 Pekanbaru Gelar Kegiatan Literasi Puisi Spontan
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini