TERKAIT KASUS KORUPSI 1MDB
Kisah Surat Isi Peluru untuk Bos KPK Malaysia saat Usut Kasus Najib
Rabu, 23 Mei 2018 - 17:50 WIB > Dibaca 737 kali Print | Komentar
Kisah Surat Isi Peluru untuk Bos KPK Malaysia saat Usut Kasus Najib
PUTRA JAYA (RIAUPOS.CO) - Perdana Menteri Mahathir Mohamad baru saja menunjuk Mohd Shukri Abdull memimpin Malaysia’s Anti-Corruption Commission (MACC).

Namun, pria yang kini bertugas di lembaga yang bernama lain Suruhanjaya Pencegahan Rasuah Malaysia (SPRM) itu tengah menjadi sorotan media Malaysia. Adapun Shukri bukan orang baru di lembaga yang setara dengan KPK di Indonesia tersebut.

Sebab, dia pernah menjabat sebagai wakil ketua SPRM di era PM Najib Razak. Kini, dia punya tugas berat karena harus mengusut salah satu skandal korupsi terbesar dalam sejarah Malaysia, 1MDB.

Tentunya dugaan keterlibatan Najib menjadi bagian dari tugas itu. Adapun Kasus 1MDB juga bukan barang baru bagi Shukhri. Sebab, saat masih menjabat wakil ketua SPRM, dia pernah turun tangan langsung dalam proses pengusutan.

Hal itu terjadi setelah SPRM memeriksa Najib untuk pertama kalinya pada 2015 silam. Dalam pemeriksaan itu, Najib mengklaim uang yang mengalir ke tiga rekening pribadinya dan diduga kuat sebagai dana 1MDB dia dapatkan dari Arab Saudi.

Shukri pun sempat bertolak ke Riyadh dan mengonfirmasikan keterangan Najib itu. Pulang dari Saudi, dia melaporkan bahwa pihak yang ditemuinya di Saudi membenarkan keterangan Najib.

Namun, sumber itu tidak bisa membuktikan bahwa aliran dana yang mengendap di rekening Najib itu benar-benar berasal darinya. Pasalnya, ada jejak 1MDB dalam aliran dana yang jumlahnya tidak sedikit itu.

Lantas, keterangan Shukri itu menjadi bumerang baginya. Usai keterangan penting yang disebarluaskan media dan membuat kecurigaan publik terhadap Najib serta kroni-kroninya kian besar, Shukri menuai banyak ancaman.

Diketahui, hampir tiap hari dia mendapatkan ancaman kematian.
KOMENTAR
Berita Update

Wako Harus Lebih Serius
Selasa, 11 Desember 2018 - 10:00 wib
Musim Hujan, Harga Komoditas Pertanian Naik

Musim Hujan, Harga Komoditas Pertanian Naik
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:45 wib
Sabu-sabu Disimpan dalam Kotak Rokok

Sabu-sabu Disimpan dalam Kotak Rokok
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:30 wib
Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk

Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:25 wib
Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM
Diminta Mundur
Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:06 wib

Pekerja Berhak Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Selasa, 10 Desember 2018 - 20:23 wib

Satker PBL Riau Laksanakan Workshop Simulasi SIMBG
Selasa, 10 Desember 2018 - 19:26 wib
KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit

KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit
Selasa, 10 Desember 2018 - 15:02 wib

1.019 Nelayan Diasuransikan
Selasa, 10 Desember 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Internasional Terbaru
Protes Pajak BBM Prancis Ditunggangi Kelompok Radikal

Sabtu, 08 Desember 2018 - 16:08 WIB

Dokter Ancam Hentikan Operasi Jika Pasien Tak Bayar 2.230 Dolar AS
Pesawat Trump Tak Semewah Pesawat Kepresidenan Meksiko

Rabu, 05 Desember 2018 - 16:47 WIB

Skandal 1MDB Akan Masuk dalam Pelajaran Sejarah Malaysia
110 Pemerkosaan Terjadi di Afrika Selatan Setiap Hari

Senin, 03 Desember 2018 - 14:22 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us