Depan >> Berita >> Hukum >>
BERNILAI USD 100 RIBU
Keponakan Novanto Akui Berikan Uang Panas e-KTP ke Waketum Demokrat
Senin, 21 Mei 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 3237 kali Print | Komentar
Keponakan Novanto Akui Berikan Uang Panas e-KTP ke Waketum Demokrat
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Sejumlah nama penerima aliran uang panas korupsi e-KTP yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun kembali diungkap mantan Direktur Utama PT Murakabi Sejahtera, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.

Dia menyampaikan hal itu saat bersaksi untuk terdakwa korupsi e-KTP mantan Direktur Utama Quadra Solution, Anang Sugiana. Dalam persidangan, keponakan Novanto itu menyebut mantan Ketua Komisi II Chairuman Harahap hingga mantan Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar.

Bahkan, dia pun menyebut nama Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf ikut menerima uang e-KTP.

"Rinciannya: USD 1 juta untuk Chairuman (Harahap); pertama 500 (ribu USD) berikutnya 1 juta (USD), terus ke Pak (Melchias Marcus) Mekeng USD 1 juta, terus ke Pak Agun (Gunandjar) USD 500 ribu dan USD 1 juta, terus Jafar (Hafsah) USD 100 ribu, ke ibu Nur (Ali) Assegaf USD 100 ribu," ujarnya di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin (21/5/2018).

Diakuinya, dirinya mencatat semua nama-nama anggota DPR RI yang menerima aliran dana proyek e-KTP. Hal itu juga sudah disampaikannya kepada penyidik KPK.

"Sudah, saya juga sudah ajukan JC (justice collaborator) saya," sebutnya.

Dibeberkannya. penyerahan uang itu sebagai bagian dari 3 juta dolar hasil penukaran dengan Iwan Barala. Dia menyerahkan langsung atas perintah Andi Agustinus, pengusaha sekaligus terdakwa kasus korupsi e-KTP.
KOMENTAR
Berita Update

IKA UNRI Satukan Potensi Bangun Riau dan Indonesia
Senin, 21 Oktober 2018 - 22:19 wib
Komunitas Film Pekanbaru (Komfek)
Mengembangkan Perfilman Indie Pekanbaru
Senin, 21 Oktober 2018 - 20:10 wib

Z Face Boy and Girl Sambangi SMAN 8 Pekanbaru
Senin, 21 Oktober 2018 - 19:17 wib
Kurangi Aktivitas di Sekitar Sungai Siak
Pasca Muncul Buaya
Kurangi Aktivitas di Sekitar Sungai Siak
Senin, 21 Oktober 2018 - 18:02 wib
Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional

Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional
Senin, 20 Oktober 2018 - 22:20 wib

Musprov PSTI Riau , Nama Yurnalis Basri Mencuat
Senin, 19 Oktober 2018 - 18:19 wib

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Senin, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Senin, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Suap Meikarta, KPK Geledah Hotel Hingga Ruang Kerja Pemkab
5 Tersangka Korupsi Drainase Diperiksa

Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:51 WIB

Pihak Meikarta akan Investigasi Internal dengan KPK

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:10 WIB

Akhirnya KPK Tahan Direktur Lippo Group

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:08 WIB

Pelapor Korupsi Bakal Dihadiahi Rp200 Juta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 14:19 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini