TIMBULKAN POLEMIK
Menteri Agama Mohon Maaf soal Daftar 200 Mubalig
Senin, 21 Mei 2018 - 20:00 WIB > Dibaca 658 kali Print | Komentar
Menteri Agama Mohon Maaf soal Daftar 200 Mubalig
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Pro dan kontra terus mewarnai daftar 200 mubalig yang yang dirilis oleh Kementerian Agama (Kemenag). Bahkan, ada pula penceramah yang secara terbuka menolak namanya dimasukkan dalam daftar itu.

Menyikapi itu, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengaku tak sungkan meminta maaf jika daftar tersebut membuat ketidaknyamanan penceramah yang namanya tercantum.

"Atas nama Kementerian Agama, selaku Menteri Agama, saya memohon maaf kepada nama yang ada dirilis yang merasa tidak nyaman namanya ada di sana," katanya di Jakarta, Senin (21/5/2018).

Lukman menyebut, daftar itu bukan bagian dari seleksi maupun akreditasi bagi para mubalig. Langkah itu merupakan cara Kemenag melayani publik.

"Ini bukan seleksi, bukan akreditasi, apalagi standardisasi. Ini cara kami layani permintaan publik," jelasnya.

Dia menerangkan, daftar 200 penceramah itu bersifat dinamis sehingga dapat terus bertambah. Masyarakat pun diperbolehkan menyampaikan usulan dai pilihannya untuk kemudian ditindaklanjuti oleh Kemenag.

"Kami menerima banyak sekali masukan dari masyarakat. Dengan senang hati kami akan merilis beberapa yang belum masuk. Kami sudah menyatakan bahwa rilis ini sifatnya dinamis. Silakan saja publik menyampaikan. Kami membuka diri selebarnya untuk menerima masukan," terangnya.

Dia pun menolak jika daftar 200 mubalig itu disebut bermuatan kepentingan politik. Ditegaskannya, nama-nama itu merupakan hasil usulan dari pengurus berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas), masjid, dan para ulama.

"Itu bukti tidak ada motif politik di sini. Sama sekali tidak ada. Kalau kami berpolitik praktis, maka tentu kami hanya akan masukan (penceramah) yang pengikutnya besar saja," tandasnya. (ce1/sat)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama

KOMENTAR
Berita Update
Doa dan Syukuran HUT Ke-28 Riau Pos
Bertransformasi Melalui Go Digital
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:30 wib
Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP

Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:29 wib

Karyawan PT SRK Mogok Kerja
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:25 wib
Produksi Massal Mobil Listrik
Masih Harus Diuji secara Ekonomi
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib
Waspada Peningkatan Curah Hujan

Waspada Peningkatan Curah Hujan
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib

Rekam KTP-el di Rutan
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:30 wib
Warga Keluhkan APK Caleg

Warga Keluhkan APK Caleg
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:27 wib
Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah

Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:25 wib
Baznas Targetkan Rp6 Miliar

Baznas Targetkan Rp6 Miliar
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:20 wib

Temukan Alat Kontrasepsi di Tempat Jagung Bakar
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:15 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Masih Harus Diuji secara Ekonomi

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 WIB

Waspada Peningkatan Curah Hujan

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 WIB

Pemilu, Tjahjo dan Yasonna  Sambangi Lapas Cipinang

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:40 WIB

Dungu

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:21 WIB

Ikatan Pemulung Mau ke DPR, Protes Perda Larangan Plastik
Sagang Online
loading...
Follow Us