Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
MESKI AKUI PERNAH BERSTATUS PERWIRA
Polri Bantah Video Rizieq Sebut Teroris Diciptakan Anggota Brimob
Senin, 21 Mei 2018 - 19:30 WIB > Dibaca 1628 kali Print | Komentar
Polri Bantah Video Rizieq Sebut Teroris Diciptakan Anggota Brimob
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Video pernyataan petinggi Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang sempat viral kembali di media sosial pasca sejumlah aksi teror dibantah oleh Mabes Polri.

Adapun Rizieq menuding anggota Brimob Sofyan Tsauri menciptakan terorisme. Terkait itu, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto memberikan klarifikasi.

"Saya tekankan yang bersangkutan tidak pernah bertugas di Brimob," katanya di kantornya, Senin (21/5/2018).

Akan tetatpi, dia tak memungkiri Sofyan yang merupakan eks napiter (narapidana kasus terorisme) itu dahulu sempat menjadi anggota dari Korps Bhayangkara itu. Sofyan masuk menjadi anggota Polri di SPM Lido Jawa Barat pada 1998.

Lantas, dia bertugas di Polres Depok sebagai Sabhara dan Bimas. Dia terpapar paham radikal ketika mendapat tugas ke Aceh dalam program perintis Sabhara dari Depok ke Bumi Serambi Mekah pada 2002.

Dia terpengaruh pemikiran pendiri Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Aman Abdurrahman.

"Saudara Sofyan termasuk dalam jaringan Al Qaeda Asia Tenggara dengan nama Abu Ayas yang berperan sebagai pemasok senjata teroris di Aceh," imbuhnya.

Kemudian, Sofyan intensif membaca buku-buku Aman dalam rentan 2006-2007. Pada 2008 sudah tidak melaksanakan dinas di Kepolisian lagi alias desersi.

"Pada 2009 yang bersangkutan di PTDH (pemberhentian dengan tidak hormat) dengan alasan desersi, poligami, dan adanya keterlibatan terorisme," jelasnya.

Pada masa itu, Sofyan sempat menemui sejumlah pihak yang dipenjara karena kasus terorisme seperti Dulmatin dan Abdullah Sonata. Dia pun sempat lolos dari Aceh dan ditangkap Densus 88 Antiteror di kediamannya, daerah Narogong, Bekasi pada 6 Maret 2010.

Sofyan disidangkan dan dituntut 15 tahun penjara. Akan tetapi, hakim Pengadilan Negeri Depok menjatuhkan hukuman 10 tahun penjara.
KOMENTAR
Berita Update
Datangkan Artis hingga Tokoh Nasional

Datangkan Artis hingga Tokoh Nasional
Kamis, 21 Juni 2018 - 12:38 wib
Bakar Tongkang, Ajang Promosi Obyek Wisata

Bakar Tongkang, Ajang Promosi Obyek Wisata
Kamis, 21 Juni 2018 - 12:05 wib
Awal Agustus, Laga Perdana Piala Indonesia

Awal Agustus, Laga Perdana Piala Indonesia
Kamis, 21 Juni 2018 - 12:03 wib
ASN Jangan Tambah Libur

ASN Jangan Tambah Libur
Kamis, 21 Juni 2018 - 12:00 wib
Pasar Baru Mulai Ramai Pengunjung

Pasar Baru Mulai Ramai Pengunjung
Kamis, 21 Juni 2018 - 11:47 wib

Parahu Baganduang hingga Hari Raya Enam
Kamis, 21 Juni 2018 - 11:46 wib

Plt Gubri Ingatkan Masyarakat Memilih pada 27 Juni
Kamis, 21 Juni 2018 - 11:41 wib

Kapal Tenggelam di Danau Toba, 167 Hilang
Kamis, 21 Juni 2018 - 11:40 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Penyiram Air Keras Masih Misterius, Novel  Bakal Diperiksa Lagi
Kasus Novel Belum Terungkap, Pegawai KPK Dibayangi Kecemasan
Diinfokan Kasus Rizieq Shihab Dihentikan, PA 212 Ucapkan Terima Kasih
Dieksekusi ke Lapas Sidoarjo, Alfian Tanjung Tetap Terbukti Bersalah
Terkait Pemberitaan, Wakapolri Tegaskan Wartawan Tak Boleh Langsung Dipidana
Sagang Online
loading...
Follow Us