GEREJA SANTA MARIA TAK BERCELA ADAKAN MISA
Para Korban Teror Bom Tidak Boleh Dendam, Berilah Pengampunan
Senin, 21 Mei 2018 - 00:21 WIB > Dibaca 4603 kali Print | Komentar
Para Korban Teror Bom Tidak Boleh Dendam, Berilah Pengampunan
SURABAYA (RIAUPOS.CO) - Jemaat Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) Surabaya yang menjadi lokasi teror bom di Surabaya, Minggu (13/5/2018) lalu sudah memaafkan perbuatan yang dilakukan pelaku.

Seperti diketahui, tiga lokasi di Surabaya diteror ledakan bom oleh teroris yang berasal dari satu keluarga. Belasan orang tewas termasuk yang dialami jemaat gereja SMTB. Berkaitan dengan peristiwa itu, gereja mengadakan misa Sabtu (19/5/2018) sore. Semua bangku gereja di lantai 1 dan 2 terisi. Para jemaat khusuk mengikuti ibadat. Mereka tak gentar datang ke gereja meski baru seminggu lalu tempat itu menjadi sasaran bom.

’’Ini merupakan misa yang berkaitan dengan peristiwa pada hari Minggu lalu,’’ ujar Pastor Kepala Paroki STMB A. Kurdo Irianto.

Kurdo menyebutkan, peristiwa tersebut bukan sebuah bencana, melainkan cara untuk mempertebal iman. Dia juga meminta semua umat memberikan pengampunan kepada para pelaku. Menurut dia, pengampunan adalah masa depan yang membawa penyembuhan. Semua umat tidak boleh memiliki kemarahan dan kebencian. ’’Dari para korban dan keluarga, tidak ada yang menyimpan dendam, apalagi menyalahkan agama lain. Meski, sejujurnya mereka merasa sedih dan kesakitan,’’ lanjutnya.

Selain umat gereja SMTB, perwakilan lintas agama turut hadir dalam misa tersebut. Di antaranya, Gusdurian Surabaya dan Sapta Dharma.

Sebelumnya, lantunan nyanyian dan doa silih berganti terdengar di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro Jumat malam (18/5/2018). Ribuan orang dari berbagai komunitas lintas iman menggelar doa bersama dalam acara Suroboyo Guyub ing GKI Diponegoro itu.

Acara tersebut dibuka dengan kesaksian Yosua Poli, salah seorang penatua yang melihat kejadian bom pada Minggu (13/5/2018). Menurut dia, kejadian tersebut di luar nalar. Apalagi melibatkan seorang ibu dan dua anaknya. ’’Yang saya tahu, ibu itu melahirkan, merawat, dan mengasihi anaknya,’’ ujarnya.


KOMENTAR
Berita Update
Terjatuh, Korban Jambret Koma

Terjatuh, Korban Jambret Koma
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:59 wib
Pipa Gas Bocor Aliran ke Dua  Kecamatan Dimatikan

Pipa Gas Bocor Aliran ke Dua Kecamatan Dimatikan
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:48 wib
Polisi Terus Selidiki Pembakar Lahan

Polisi Terus Selidiki Pembakar Lahan
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:47 wib
Deadline Tinggal Sepekan,  Perusahaan Siap-siap Dievaluasi
Pekanbaru Job Expo
Deadline Tinggal Sepekan, Perusahaan Siap-siap Dievaluasi
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:38 wib
Belasan Pelajar  Rebut  Beasiswa S1 ke Maroko

Belasan Pelajar Rebut Beasiswa S1 ke Maroko
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:20 wib
Oknum Satpam Dipolisikan Usai Lecehkan Bocah 12 Tahun

Oknum Satpam Dipolisikan Usai Lecehkan Bocah 12 Tahun
Senin, 20 Agustus 2018 - 09:15 wib
Dinas Diminta Bertanggungjawab
Sabtu dan Ahad Sampah Menumpuk di Mana-mana
Senin, 20 Agustus 2018 - 08:48 wib
Vinculos Indonesia 2018
Tontonan Bergizi
Senin, 19 Agustus 2018 - 20:58 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Cadangan Devisa Terus Menurun

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 15:48 WIB

DPR Fasilitasi Keluhan Industri Fintech

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 14:47 WIB

BBM Satu Harga Jangkau 66 Titik

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 13:28 WIB

Bahas Teknis Armina dan Qur’ah

Sabtu, 18 Agustus 2018 - 12:41 WIB

Bocah SMP Panjat Tiang Bendera, Simbol Patriotisme Anak Zaman Now
Sagang Online
loading...
Follow Us