Libatkan Perempuan dan Anak-anak pada Aksi Terorisme Perbuatan Keji
Minggu, 20 Mei 2018 - 20:03 WIB > Dibaca 693 kali Print | Komentar
Libatkan Perempuan dan Anak-anak pada Aksi Terorisme Perbuatan Keji
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Terorisme yang melibatkan perempuan dan anak-anak menjadikan aksi ini makin memprihatinkan. Terakhir kasus teror bom yang terjadi di Surabaya melibatkan keluarga, suami, istri dan anak-anak. Tindakan ini dinilai sebagai perbuatan yang keji,

Komisioner Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) Adriana Venny melihat, modus tersebut bagian dari perkembangan pergerakan teroris. Perempuan dianggap sebagai figur yang tidak terduga, sehingga lebih mudah menyusup untuk melakukan pengeboman.

"Dalam perkembangannya perempuan dilihat sebagai strategi yang ideal bagi teroris. Apalagi, ketika dia bawa anak tidak dicurigai," ujar Venny di kantor Komnas Perempuan, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/5/2018).

Komisioner Komnas Perempuan Mariana Amiruddin menilai keterlibatan perempuan dan anak dalam aksi teror merupakan tanggung jawab utama keluarga. Jika keluarganya sendiri tidak bisa mencegah hal itu, maka keterlibatan perempuan dan anak dalam aksi radikal tidak terelakkan.

"Ya, itu tanggung jawab keluarga sebenarnya kalau membawa anak atau perempuan yang sudah menikah dan punya suami kemudian mereka kompak bunuh diri," imbuh Mariana.

Lebih jauh Mariana menilai, tindakan tersebut sangat keji. Sehingga butuh kesadaran semua pihak untuk mencegah hal ini kembali terulang. Sebab tidak bisa dipungkiri bahwa ini merupakan modus pergerakan baru.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah yaitu penyuluhan deradikalisasi. Selain itu, pendidikan di sekolah-sekolah juga harus memperbanyak materi kemanusiaan.(sat) 

Sumber: JPC
Editor: Fopin A Sinaga
KOMENTAR
Berita Update
Doa dan Syukuran HUT Ke-28 Riau Pos
Bertransformasi Melalui Go Digital
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:30 wib
Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP

Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:29 wib

Karyawan PT SRK Mogok Kerja
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:25 wib
Produksi Massal Mobil Listrik
Masih Harus Diuji secara Ekonomi
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib
Waspada Peningkatan Curah Hujan

Waspada Peningkatan Curah Hujan
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib

Rekam KTP-el di Rutan
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:30 wib
Warga Keluhkan APK Caleg

Warga Keluhkan APK Caleg
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:27 wib
Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah

Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:25 wib
Baznas Targetkan Rp6 Miliar

Baznas Targetkan Rp6 Miliar
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:20 wib

Temukan Alat Kontrasepsi di Tempat Jagung Bakar
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:15 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Masih Harus Diuji secara Ekonomi

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 WIB

Waspada Peningkatan Curah Hujan

Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 WIB

Pemilu, Tjahjo dan Yasonna  Sambangi Lapas Cipinang

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:40 WIB

Dungu

Jumat, 18 Januari 2019 - 08:21 WIB

Ikatan Pemulung Mau ke DPR, Protes Perda Larangan Plastik
Sagang Online
loading...
Follow Us