Wonderful Indonesia
Tetap Aktif saat Berpuasa Ramadan
Minggu, 20 Mei 2018 - 10:42 WIB > Dibaca 8487 kali Print | Komentar
Tetap Aktif saat Berpuasa Ramadan
Dokter Diko Anugrah Ramadhan MD.
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Puasa adalah salah satu kewajiban umat muslim di seluruh dunia yang dilakukan setiap bulan Ramadan tiba. Puasa dilakukan mulai dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Memulai puasa satu bulan di antara sebelas bulan lainnya terlihat berat, terutama bila tidak rutin menjalankan ibadah puasa sunnah di luar bulan Ramadan.

 Banyak orang yang merasa malas untuk beraktivitas karena alasan berpuasa. Ada yang merasa tubuhnya begitu lemah dan berusaha untuk tetap berada di ruang ber-AC untuk mencegah rasa haus dan lapar.

Bagaimana dampak puasa terhadap kesehatan? Banyak penelitian dilakukan terkait manfaat puasa untuk tubuh. Mulai dari manfaat detoksifikasi (pembuangan racun di dalam tubuh), hingga mengatur kadar indeks glukosa dalam darah.

Beberapa penelitian menjelaskan bahwa manfaat puasa dapat menurunkan kadar lemak darah dan menurunkan berat badan. Berpuasa mengakarkan kita untuk lebih mengenali diri sendiri, mengatur diri menjadi lebih disiplin terhadap kesehatan. Berpuasa satu bulan penuh, bukan menjadi alasan untuk kita menjadi individu yang tidak aktif dan lemah. Kita dapat tetap menjalankan aktivitas reguler seperti bulan-bulan lainnya di luar Ramadan.

‘’Pengalaman pribadi saya menjalankan puasa jauh dari tanah air, dan harus tetap aktif berkegiatan di bulan puasa dengan waktu puasa delapan belas hingga sembilan belas jam sehari. Ditambah tetap menjalankan olahraga sebelum berbuka puasa. Bagaimana bisa tubuh bertahan tetap bugar dalam keadaan kurang cairan dan asupan makanan. Mungkin banyak pembaca yang sedikit kebingungan, bagaimana mengatur proporsi latihan ataupun waktu dan durasi olahraga selama bulan Ramadan,’’ ujar Dokter Umum Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru dr Diko Anugrah Ramadhan MD, Jumat (18/5).

Menjadi lemah ada pilihan kita, tetapi jika diberikan pilihan untuk tetap bisa beribadah dengan baik, ditambah masih bisa aktif dan menjadi produktif, mengapa tidak?.

Dimulai dari asupan saat sahur (Suhour), menyantap makanan di waktu yang lebih awal, guna mengisi cadangan energi hingga waktu berbuka, kadang terasa berat untuk sebagian orang. Saat sahur sebaiknya dimulakan dengan makanan hangat.



KOMENTAR
Berita Update

Xiaomi Mi Max 3 Tampil dengan Layar Lebar
Minggu, 24 Juni 2018 - 14:02 wib

Sofa cushion Bikin Susah Beranjak
Minggu, 24 Juni 2018 - 13:59 wib

Masyarakat Harus Aktif Melaporkan Kecurangan
Minggu, 24 Juni 2018 - 13:51 wib

Buka Posko Warung Pengawasan di 83 Kelurahan
Minggu, 24 Juni 2018 - 13:48 wib

Samsung Galaxy S10 Full View Display
Minggu, 24 Juni 2018 - 13:44 wib

Lagu “Sayang” Via Vallen Sampai ke Turki
Minggu, 24 Juni 2018 - 13:40 wib

Doreh Nunggang yang Tersembunyi
Minggu, 24 Juni 2018 - 13:36 wib
Persebaya Siapkan Pengganti Ruben Sanadi

Persebaya Siapkan Pengganti Ruben Sanadi
Minggu, 24 Juni 2018 - 11:26 wib

PSM Ditunggu Laga Berat
Minggu, 24 Juni 2018 - 11:23 wib

Penyelamatan dari Dunia Quantum
Minggu, 24 Juni 2018 - 11:16 wib
Cari Berita
Kesehatan Terbaru
Waspadai Penyakit Pasca-Idul Fitri

Jumat, 22 Juni 2018 - 10:59 WIB

Asupan Gizi Seimbang saat Puasa

Minggu, 10 Juni 2018 - 12:14 WIB

Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut saat Puasa

Jumat, 08 Juni 2018 - 11:17 WIB

Berpuasa Ramadan bagi Penyandang Diabetes

Minggu, 03 Juni 2018 - 11:03 WIB

Sakit Maag, Tak Ada Halangan Berpuasa

Jumat, 01 Juni 2018 - 11:20 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us