Wonderful Indonesia
TAUFIK IKRAM JAMIL
Dikepung Ancaman
Minggu, 20 Mei 2018 - 10:15 WIB > Dibaca 623 kali Print | Komentar
Dikepung Ancaman
SAYANG, Abdul Wahab tidak memberi tahu sebelumnya, mengapa ia selalu menonaktifkan telepon genggamnya (hp) pada siang hari di bulan Ramadan yang riang ini. Kalau tidak, tentulah saya tidak perlu tertanya-tanya, bahkan sampai mencari tahu ke sana ke mari, ke kawan lain atau ke sebarang kenalan, hanya untuk satu dua pertanyaan, “Apa kabar Wahab? Mengapa hp-nya tak aktif?”

Seperti yang sudah saya duga, tak seorang pun tahu mengapa hal itu terjadi, mengapa hp-nya tak aktif-aktif. Tak mungkin kepada mereka saya meminta untuk mencari tahu keadaan tersebut, apalagi sampai mencari Wahab yang saya kira juga bukan pula “pekerjaan” gampang. Wahab memang lasak, susah ditebak ke mana ia pergi.

Malahan pernah terjadi, karena hendak menolong orang secara mendadak, ia pergi meninggalkan kampung tanpa sepengetahuan anggota keluarga seorang pun. Dalam soal-soal semacam ini, saya dan banyak orang di kampung kami menilai bahwa Wahab disebut lolou. Kalau sudah menolong orang, tak pandang kiri kanan, termasuk tak sempat memberi tahu orang terdekat. Begitu pun kalau memberi, sampai menunggang tempayan pun ia tak keberatan.

Cuma menonaktifkan hp dalam waktu lama, pada siang hari lagi, bukanlah tabiat Wahab yang saya kenal selama ini. Benda itu senantiasa aktif walaupun ia sendiri sedang tidur. Usah khawatir untuk menyampaikan atau meminta sesuatu informasi darinya, senantiasa terjawab dengan cepat.

Kalaupun sesekali ada juga yang tertunda, hal itu hanya karena masalah lain, bukan karena hp tak aktif. Misalnya karena ia harus memikirkan suatu jawaban atas satu pertanyaan melalui perangkat penyampai pesan tersebut.

“Maklumlah Bat, karena aku lemah, maka aku tutup hp pada siang hari, sehingga informasi yang tak perlu, langsung tersaring oleh waktu,” tulis Wahab melalui pesan pendek  tadi malam, setelah berkali-kali saya telepon dan saya kirimi pesan.

Disebutnya kemudian, sayang kalau puasa Ramadhan yang tidak setiap saat dilaksanakan, terganggu oleh alat tersebut. Belum lagi, alat-alat komunikasi lain yang berjelepak jumlahnya, semacam televisi dan media cetak.

Seperti kebanyakan penduduk Indonesia, Wahab pun senantiasa terlibat dalam apa yang disebut media baru. Ia punya akun facebook, twitter, bahkan semua fasilitas komunikasi yang ada. Kalau kontak denganku menggunakan SMS, selalu diejek ketinggalan zaman.

Hal itu hanya disebabkan soal kebiasaan dan masalah sejarah karena SMS-lah fasilitas pesan tulis paling awal dibandingkan penyampai pesan tertulis lainnya dan kami gunakan sejak awal. Wahab juga punya akun whatsApp, line, BBM, dan entah apa lagi.

“Banyak informasi penting yang aku peroleh dari semuanya itu, tetapi juga informasi sampah, sampai ghibah. Membaca ghibah kan saat kita sedang berpuasa misalnya, kupikir ikut mengurangi nilai puasa. Aku tak kuat untuk menolak pancingan suatu informasi, sehingga merasa lebih baik menonaktifkan hp,” tulis Wahab.

Begitulah, lanjut Wahab, bangsa ini dikepung oleh berbagai ancaman yang dapat merusak puasa. Jumlahnya tak sedikit, berbanding dengan pengguna internet yang mencapai angka 83 juta orang pada tahun 2015. Apa pun fasilitas internet, Indonesia berada posisi teratas sebagai pemakai, termasuk dalam mengakses pornografi.

Hal itu antara lain disalurkan melalui kepemilikan hp pintar sekitar 290 juta unit atau lebih besar dari jumlah penduduk Indonesia sendiri. “Belum lagi televisi yang menggila, menempati angka 95 persen sebagai penyalur informasi. Sayangnya pula, sebagian besar informasi itu bersifat hiburan dan berasal dari asing, sing, sing, sing....,” tulis Wahab.

Belum sempat saya membalas pesannya, Wahab menulis, “Tapi sudahlah, daripada aku menyalahkan orang terus, lebih baik aku matikan hp ini. Kalau menghindari televisi dan media cetak, mudahlah tu. Oke?”***
KOMENTAR
Berita Update
MENINGGAL KEMARIN
Dikebumikan Tanpa Nisan dan Bunga Jadi Pesan Terakhir Harry Moekti
Senin, 25 Juni 2018 - 16:30 wib
DINILAI ADA KEJANGGALAN
Kasus Korupsi Haji, Eks Ketum PPP Jalani Sidang PK
Senin, 25 Juni 2018 - 16:20 wib
GERAKAN GALANG PERJUANGAN
Capai Rp296 Juta, Ini Donasi Tertinggi dan Terendah untuk Prabowo
Senin, 25 Juni 2018 - 16:10 wib
TERIMA LAPORAN DARI LAPANGAN
SBY Sebut Ada Aparat Tidak Netral di Pilkada, Gerindra Setuju
Senin, 25 Juni 2018 - 16:00 wib
SEBAGAI SAKSI
KPK Periksa Politikus PKS dan Demokrat Terkait Korupsi e-KTP
Senin, 25 Juni 2018 - 15:45 wib
PANDANGAN PSI
SBY Dinilai Main Drama Terkait Isu Penggeledahan Rumah Deddy Mizwar
Senin, 25 Juni 2018 - 15:00 wib

Cegah Politik Uang dengan Patroli
Senin, 25 Juni 2018 - 13:50 wib

Andi Rachman Tancap Gas Hari Pertama Tugas
Senin, 25 Juni 2018 - 12:55 wib
Cari Berita
Kebudayaan Terbaru
Menakar Kekuatan Teater

Minggu, 10 Juni 2018 - 11:55 WIB

Pembelajaran yang Menyenangkan

Minggu, 03 Juni 2018 - 11:53 WIB

10 Komunitas Ikuti ATS III

Minggu, 03 Juni 2018 - 11:32 WIB

Ibrani Nuju Rose?

Minggu, 03 Juni 2018 - 11:00 WIB

Riau Islamic Jadi Agenda Tahunan Rohul

Jumat, 01 Juni 2018 - 21:42 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us