Pengumuman UN SMP/MTS Diundur
Sabtu, 19 Mei 2018 - 10:19 WIB > Dibaca 445 kali Print | Komentar
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mengundur pengumuman ujian nasional (UN) SMP/MTS. Sebelumnya pengumuman akan dilaksanakan pada 23 Mei nanti. Namun Kemendikbud mengundur pengumuman menjadi tanggal 25 Mei.

Pengumuman pengunduran pengumuman hasil UN tersebut terdapat di Instagram Kemendikbud. Dalam akunnya, terdapat foto surat edaran dari Badan Standara Nasional Pendidikan (BSNP). Kepala BSNP Bambang Suryadi membenarkan kabar tersebut. ”Benar diundur,” katanya saat dihubungi Jawa Pos (JPG), Jumat (18/5).

Bambang mengatakan jika alasan pengunduran pengumuman itu supaya tidak jauh antara penyerahan hasil dan pengumuman kelulusan dari satuan pendidikan.

”Pengumuman di tingkat satuan pendidikan pada 28 Mei,” ucapnya.

Penyerahan hasil dari Panitia Tingkat Pusat ke Pantia Tingkat Propinsi juga diundur. Jika jadwa semula pada hari ini (18/5), penyerahan hasil dari Panitia Tingkat Pusat akan dilakukan pada 22 Mei. Ketika ditanya kenapa tidak bisa tepat waktu untuk diserahkan pada 18 Mei, Bambang hanya mengatakan jika hari ini kementerian libur.

”Besok (hari ini, red) Sabtu, kementerian libur,” bebernya.

Dia menampik jika panitia tingkat pusat belum menyelesaikan hasil UN. Pengolahan di tingkat pusat sudah selesai.

”Tanggal 22 akan diserahkan ke dinas provinisi,” ucapnya.

Pengunduran pengumuman UN SMP/MTS ini tidak akan mengubah jadwal penerimaan peserta didik baru (PPDB).

”Tidak terganggu karena pengumuman kelulusan dari satuan pendidikan tepat tanggal 28 Mei,” ujarnya.

Kepala Balitbang Kemendikbud Totok Suprayitno membenarkan pernyataan Bambang. Perubahan jadwal pengumuman ini bukan terkendala hal-hal teknis.

”Soal sinkronisasi penjadwalan saja,” ungkapnya kemarin.

Sementara itu komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menyoroti kabar bahwa nilai UN akan kembali dijadikan pertimbangan kelulusan. Alasannya adalah nilai UN SMA sederajat tahun ini turun. Pemicunya siswa tidak bergairah belajar, sebab nilai UN tidak jadi penentu kelulusan.

’’Rencana membuat UN menjadi penentu kelulusan didasari dari premis yang lemah,’’ katanya.(wan/jpg)
KOMENTAR
Berita Update
Musim Hujan, Harga Komoditas Pertanian Naik

Musim Hujan, Harga Komoditas Pertanian Naik
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:45 wib
Sabu-sabu Disimpan dalam Kotak Rokok

Sabu-sabu Disimpan dalam Kotak Rokok
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:30 wib
Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk

Curi Sepeda Motor, Pria Pengangguran Dibekuk
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:25 wib
Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM
Diminta Mundur
Ruangan Rektor UMRI Disegel IMM
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:06 wib
Fisik RSD Madani Hampir 90 Persen
Perlu Rp140 M Pengadaan Alkes
Fisik RSD Madani Hampir 90 Persen
Selasa, 11 Desember 2018 - 09:00 wib

Satker PBL Riau Laksanakan Workshop Simulasi SIMBG
Selasa, 10 Desember 2018 - 19:26 wib
KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit

KTP-el Tercecer Lagi, Langsung Muncul Desakan Audit
Selasa, 10 Desember 2018 - 15:02 wib

1.019 Nelayan Diasuransikan
Selasa, 10 Desember 2018 - 14:00 wib

Prabowo-Sandiaga Bidik Suara Jateng
Selasa, 10 Desember 2018 - 13:50 wib
Cari Berita
Pendidikan Terbaru
Kiprah Pendidikan Tertua

Minggu, 09 Desember 2018 - 10:47 WIB

SMPN 1 Rengat Terapkan Ujian Berbasis Komputer

Rabu, 05 Desember 2018 - 10:45 WIB

Sekolah Gratis Tak Sesuai RPJMD

Selasa, 04 Desember 2018 - 10:32 WIB

STIE Dharma Putra Hadirkan Sekdaprov Riau

Senin, 03 Desember 2018 - 14:30 WIB

Tingkatkan Profesionalisme, Wujudkan Pendidikan Berkualitas
Sagang Online
loading...
Follow Us