Planting Ceremony Andalas, Konservasi dan Edukasi
Sabtu, 19 Mei 2018 - 10:12 WIB > Dibaca 441 kali Print | Komentar
Planting Ceremony Andalas, Konservasi dan Edukasi
TEKEN PRASASTI: Sekda Kabupaten 50 Kota Taufik Hidayat SE MH menandatangani prasasti plot konservasi-edukasi andalas Kelok Sembilan disaksikan Kepala BP2TSTH Kuok Mochlis SHut TMP (kiri), Kepala BKSDA Sumbar Dr Erli Sukrismanto, Senin (14/5/2018). (HENNY ELYATI/RIAU POS)
Berita Terkait



KELOK SEMBILAN (RIAUPOS.CO) - Menindaklanjuti acara workshop di Pekanbaru dengan tema “Penguatan Kesadaran Mengenai Penerapan Hukum pada Eksploitasi Tumbuhan Langka”, ITTO bekerja sama dengan BP2TSTH menggelar Planting Ceremony di Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (14/5) lalu.

Lokasi penanaman ini dipilih dan dijadikan show windows bagi masyarakat pada umumnya dan masyarakat Sumatera Barat pada khususnya agar dapat mengetahui tumbuhan asli Sumatera Barat. Jenis tanaman yang ditanam merupakan jenis asli Sumatera Barat yaitu andalas sebanyak 58 bibit pohon.

Kepala Badan Litbang dan Inovasi yang diwakili oleh Kepala BP2TSTH Kuok Mochlis menyebutkan, Badan Litbang dan Inovasi bekerja sama dengan ITTO terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan kontribusi dalam upaya pelestarian dan rehabilitasi jenis andalas. Berkenaan hal ini, Balai Litbang Inovasi tentunya akan mengambil peran dalam hal penyediaan data/informasi, serta IPTEK yang diperlukan dalam upaya konservasi jenis.

Sementara, Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam Sumatera Barat Dr Erly Sukrismanto menyambut baik penanaman andalas dan menyebutkan pihaknya siap membantu dan bekerja sama dalam menjaga dan mengkonservasi andalas, khususnya yang akan ditanam pada acara tersebut.

‘’Penanaman andalas ini harus disertai dengan perawatan, jangan sampai kita sudah menanam tetapi tidak dapat tumbuh,’’ ujar Erly.

Acara Planting Ceremony dibuka dan diresmikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Limapuluh Kota Taufik Hidayat SE MH. Taufik mengatakan, banyak masyarakat yang sudah melupakan pohon andalas padahal pohon tersebut merupakan maskot daerah Sumatera Barat bahkan namanya dipakai oleh universitas ternama di Padang.

Oleh karena itu, Taufik sangat mendukung gerakan penanaman andalas ini dan mengharapkan agar penanaman ini dilakukan dengan sungguh-sungguh dan mengajak seluruh komponen masyarakat berpartisipasi secara aktif dalam menjaga kelestarian jenis andalas yang merupakan maskot kebanggaan Sumatera Barat.(hen/ifr)
KOMENTAR
Berita Update
Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional

Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional
Minggu, 20 Oktober 2018 - 22:20 wib
Parpol Harus Punya Dana Sendiri untuk Biayai Saksi Pemilu

Parpol Harus Punya Dana Sendiri untuk Biayai Saksi Pemilu
Minggu, 20 Oktober 2018 - 12:30 wib

Musprov PSTI Riau , Nama Yurnalis Basri Mencuat
Minggu, 19 Oktober 2018 - 18:19 wib

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Minggu, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Minggu, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:32 wib

Bupati Tinjau Korban Banjir
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:30 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Minggu, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib
Cari Berita
Sumatera Terbaru
Polda Kepri Amankan Pengelola Parkir

Kamis, 18 Oktober 2018 - 15:53 WIB

Banjir Rendam 10 Kecamatan di Aceh Barat

Kamis, 18 Oktober 2018 - 13:35 WIB

Penanganan Bencana Terkendala Anggaran

Kamis, 18 Oktober 2018 - 13:27 WIB

LHK Klaim Kebakaran Hutan Turun 50 Persen

Kamis, 18 Oktober 2018 - 12:54 WIB

Salah Nomenklatur, Guru  Madrasah Tak Dapat Intensif

Selasa, 16 Oktober 2018 - 14:35 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini