Mbok Cikrak, TKW Cantik yang Sukses di Taiwan
Jumat, 18 Mei 2018 - 13:38 WIB > Dibaca 758 kali Print | Komentar
Mbok Cikrak, TKW Cantik yang Sukses di Taiwan
Mbok Cikrak, TKW yang sukses di Taiwan. (Foto: Pribadi/Jawapos.com)
Berita Terkait

Pembunuh TKW Enok di Jeddah Belum Terungkap sejak 2016



PARASNYA cantik, namanya Mbok Cikrak, profesinya sebagai tenaga kerja wanita. Dia pernah bekerja sebagai TKW di negara Taiwan. Kini perempuan yang merupakan ibu dari dua anak ini banyak aktif membantu para pekerja yang berada di bandara, karena para tenaga kerja seringkali jadi sasaran agen-agen yang kurang bertanggung jawab saat akan kembali ke tanah air. 

Beberapa kali ia menemukan sesama orang Indonesia terlantar begitu saja di bandara. Rata-rata di antara mereka tak tahu apa yang dilakukan, yang lainnya bahkan tertipu dengan tiket pulang. 

Berawal saat usianya 18 tahun di tahun 2000. Keadaan ekonomi mengharuskan Mbok bekerja ke Taiwan. Mbok tak punya pengalaman buruk selama bekerja. Mbok Cingkrak mantan TKW di Taiwan yang kini sukses sebagai konsultan para calon TKW lewat media sosial.

Beruntung dia tidak mendapatkan majikan yang galak. Dia bekerja selama tiga tahun merawat orang tua yang sakit. "Saat itu jadi pembantu, pembantu kece lah. Saya merawat orang sakit. Dan majikan saya baik sekali. Tak ada bekal apa-apa saat itu. Belajar bahasa asing hanya 1 bulan di PT," ungkapnya dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (15/5/2018).

Sepuluh tahun dia berkutat di bandara Taiwan. Dia pernah dipanggil dengan sebutan calo bandara karena keaktifannya mengurus para pekerja. Namun Mbok tutup telinga, dia tetap membantu dan ikhlas bekerja. Secara aktif Mbok menerangkan mengenai apa yang diperbolehkan dan dilarang sebelum pulang ke Indonesia.

‎"Yang enggak boleh itu kayak senter, pulang ke Indonesia kadang-kadang teman-teman bawa senter, raket listrik, kipas angin. Soalnya barang-barang itu di pasar malem sini kan murah banget. Jadi mereka bawa buat di kampung. Ternyata enggak boleh dibawa pulang harus di kargoin," ujarnya.

Hingga kini Mbok memanfaatkan media sosial untuk melayani pertanyaan para TKW tentang berbagai saran bekerja di luar negeri. ‎Dari media sosial Bigo saja, Mbok bisa mendulang sekitar Rp15 juta per bulan. Uang tersebut belum termasuk usaha kosmetik yang dijalankan Mbok.

Sampai sekarang Mbok terus memberi tips untuk para pekerja yang saat ini berada di luar sana. "Pintar-pintar memanfaatkan teknologi. Kalau ada masalah jangan langsung kabur. Karena kalau kabur gitu saja kita akan susah dapat kerja lagi," ujarnya.(ika) 

Sumber: JPC
Editor: Fopin A Sinaga
KOMENTAR
Berita Update
Masperi: Asosiasi Sangat Dibutuhkan Pemerintah

Masperi: Asosiasi Sangat Dibutuhkan Pemerintah
Rabu, 16 Oktober 2018 - 21:11 wib
Pihak Meikarta akan Investigasi Internal dengan KPK

Pihak Meikarta akan Investigasi Internal dengan KPK
Rabu, 16 Oktober 2018 - 21:10 wib
Akhirnya KPK Tahan Direktur Lippo Group

Akhirnya KPK Tahan Direktur Lippo Group
Rabu, 16 Oktober 2018 - 20:08 wib

Akrab Dengan Reptil
Rabu, 16 Oktober 2018 - 15:46 wib

LPJK Riau Sertifikasi Warga Binaan di Lapas Pekanbaru
Rabu, 16 Oktober 2018 - 15:33 wib

745 Ha Kelapa Sawit PTPN V Tanam Perdana
Rabu, 16 Oktober 2018 - 15:23 wib

Bakso Lapangan Tembak Plaza Citra dengan Konsep Baru
Rabu, 16 Oktober 2018 - 15:12 wib
Cari Berita
Begini Ceritanya Terbaru
Salah Kostum

Selasa, 16 Oktober 2018 - 11:19 WIB

Cinta Ditolak,  Emak Bertindak

Rabu, 10 Oktober 2018 - 11:54 WIB

Ceroboh

Selasa, 09 Oktober 2018 - 11:17 WIB

Cowok Pemalu

Senin, 08 Oktober 2018 - 11:48 WIB

Kasus Mayat Tanpa Identitas di Ruko Sarang Walet Masih Misteri
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini