Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Beda Pendapat dengan Dakwaan KPK, Saksi Ahli Ini Bela Fredriech Yunadi
Kamis, 17 Mei 2018 - 20:45 WIB > Dibaca 2350 kali Print | Komentar
Beda Pendapat dengan Dakwaan KPK, Saksi Ahli Ini Bela Fredriech Yunadi
Fredrich Yunadi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Guru besar Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad dihadirkan sebagai saksi ahli oleh terdakwa perkara dugaan merintangi penyidikan korupsi e-KTP, Fredrich Yunadi.

Kehadiran Suparji untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim. Suparji dalam keteranganya menyatakan tindak pidana yang diduga dilakukan oleh seorang advokat harus diusut setelah adanya proses kode etik, kecuali pemerkosaan dan pencurian.

"Jika menjalankan profesi, harus menunggu lembaga profesi, apakah ada pelanggaran profesi," ujarnya di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis, (17/5/2018).

Hal yang langsung tidak menunggu pembahasan etik, sambungnya, jika seorang advokat mencuri dan memperkosa karena tindakan itu merupakan perkara pidana.

"Itu bisa dipidana karena bukan bagian dari profesi," jelasnya.

Jaksa KPK lantas menanyakan jika seorang advokat diduga merintangi penyidikan dengan cara meminta diagnosis kecelakaan kliennya sebelum terjadi peristiwa kecelakaan.

Terkait itu, Suparji tetap pada pendapatnya bahwa segala macam dugaan pelanggaran suatu profesi harus melalui komite etik lebih dulu sebelum masuk ke ranah pidana.

"Harus dibuktikan rekayasa atau tidak, apakah bukti rasional atau tidak? Rekayasa dalam rangka apa? Penghindaran hukum atau kepentingan kliennya, perlu dibuktikan dulu," terangnya.
KOMENTAR
Berita Update

Dokumen Awal RPJMD Disepakati
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:35 wib
Doa dan Syukuran HUT Ke-28 Riau Pos
Bertransformasi Melalui Go Digital
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:30 wib
Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP

Pengganti Azis Zaenal Harus Kader PPP
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:29 wib

Karyawan PT SRK Mogok Kerja
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:25 wib
Produksi Massal Mobil Listrik
Masih Harus Diuji secara Ekonomi
Jumat, 18 Januari 2019 - 10:04 wib

TKN: Ma’ruf Amin Penting untuk Jokowi
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:53 wib

Rekam KTP-el di Rutan
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:30 wib
Warga Keluhkan APK Caleg

Warga Keluhkan APK Caleg
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:27 wib
Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah

Soal Adipura, Wako Sebut Partisipasi Warga Rendah
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:25 wib
Baznas Targetkan Rp6 Miliar

Baznas Targetkan Rp6 Miliar
Jumat, 18 Januari 2019 - 09:20 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:35 WIB

Idrus Didakwa Terima Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 16 Januari 2019 - 11:54 WIB

Apa Kabar Pengusutan Dana Hibah Rp120 Miliar Pemko Pekanbaru?
Lima Kades di Rohul Diperiksa Jaksa

Selasa, 15 Januari 2019 - 18:00 WIB

Bupati Meranti Dituding Penjahat Kelamin

Sabtu, 12 Januari 2019 - 11:55 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us