Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
SIDANG PEMBACAAN PUTUSAN
Kasus Suap, Mantan Dirjen Hubla Terima Vonis Lima Tahun Penjara
Kamis, 17 Mei 2018 - 18:30 WIB > Dibaca 359 kali Print | Komentar
Kasus Suap, Mantan Dirjen Hubla Terima Vonis Lima Tahun Penjara
Mantan Dirjen Hubla Kemenhub Antonius Tonny Budiono. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Vonis 5 tahun pidana penjara diberikan Majelis Hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terhadap mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla) Antonius Tonny Budiono.

Bukan itu saja, dia pun diwajibkan membayar denda uang sebesar Rp300 juta subsider kurungan tiga bulan. Menurut majelis hakim, Tonny terbukti menerima uang suap senilai Rp2,3 miliar berkaitan dengan sejumlah proyek di Kementerian Perhubungan.

"Menyatakan terdakwa Antonius Tonny Budiono telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi berlanjut," ucap hakim ketua Saifuddin Zuhri saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

Komisaris PT Adhiguna Keruktama (AGK) Adi Putra Kurniawan, imbuh hakim, pernah bertemu dengan Tonny di ruang kerjanya dengan memberikan nomor rekening, buku tabungan, dan kartu ATM bank atas nama Yongki dan Yeyen.

Adapun pemberian itu berkaitan dengan proyek pekerjaan pengerukan alur Pelabuhan Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, pada 2016 dan pekerjaan pengerukan alur pelayaran Pelabuhan Samarinda, Kalimantan Timur, pada 2016.

"Seluruh uang yang diterima Antonius Tonny Rp2,3 miliar. Menimbang unsur penerimaan hadiah terbukti sah secara hukum. Antonius juga tidak melaporkan pemberian tersebut kepada penegak hukum," jelas hakim.

Tonny pun terbukti bersalah menerima gratifikasi senilai lebih dari Rp20 miliar dalam pecahan berbagai mata uang. Ada juga berbagai barang yang diterima Tonny dan ditaksir nilai totalnya Rp243 miliar.
KOMENTAR
Berita Update

Perbaikan Jalan Mesti Selesai Jelang Idul Fitri
Sabtu, 25 Mei 2018 - 22:29 wib
TERKAIT PENGESAHAN RUU ANTITERORISME
Pulang dari Suriah, WNI Tak Langsung Ditangkap karena Dianggap Teroris
Sabtu, 25 Mei 2018 - 21:00 wib
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Cerita Mantan Pengacara Novanto Minta Penyidik KPK Bagi-bagi Pekerjaan
Sabtu, 25 Mei 2018 - 20:30 wib
PILPRES 2019
Muhaimin Iskandar Yakin Takdirnya Akan Jadi Wapres Jokowi
Sabtu, 25 Mei 2018 - 20:00 wib
RAPAT PARIPURNA BERSAMA PEMERINTAH
RUU Antiterorisme Disahkan, HNW: Bukti DPR Tak Pernah Menghambat
Sabtu, 25 Mei 2018 - 19:30 wib
DISETUJUI BERSAMA PEMERINTAH
Bamsoet Tak Mau DPR Jadi Kambing Hitam Lagi Terkait RUU Antiterorisme
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:45 wib
PIALA DUNIA 2018
Nomor Keramat Platini dan Zidane di Perancis Jadi Milik Mbappe
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:30 wib
SEGERA DITANDATANGANI PRESIDEN
Simak! Ini Harapan Menkunham Terkait UU Antiterorisme Baru
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:15 wib
DIPENJARA DI NUSAKAMBANGAN
Aman Bantah Dirinya Dalangi Sejumlah Aksi Teror di Indonesia Sejak 2016
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:05 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pulang dari Suriah, WNI Tak Langsung Ditangkap karena Dianggap Teroris
Cerita Mantan Pengacara Novanto Minta Penyidik KPK Bagi-bagi Pekerjaan
RUU Antiterorisme Disahkan, HNW: Bukti DPR Tak Pernah Menghambat
Aman Anjurkan Muridnya Berperang di Suriah, Bukan Membunuh di Indonesia
Aman Bantah Dirinya Dalangi Sejumlah Aksi Teror di Indonesia Sejak 2016
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini