Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Yakin Lolos dari Dakwaan Jaksa KPK, Begini Klaim Fredrich Yunadi
Kamis, 17 Mei 2018 - 17:25 WIB > Dibaca 478 kali Print | Komentar
Yakin Lolos dari Dakwaan Jaksa KPK, Begini Klaim Fredrich Yunadi
Fredrich Yunadi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Keyakinan besar kembali datang dari Fredrich Yunadi, terdakwa perkara dugaan merintangi penyidikan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Hal itu setelah dia yakin dirinya tidak dapat dijerat hukum karena ketika itu tengah menjalankan profesinya sebagai advokat. Karena itu, dalam pandangannya, yang didakwakan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dirinya tidak tepat.

"100 persen (bebas), kami lihat saja Undang-Undang Nomor 5, kami ini penegak hukum, kami baca Pasal 50 KUHAP, ketika penegak hukum menjalankan tugas dia tidak bisa dipidana," ujarnya di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

Menurutnya, dirinya membawa beberapa saksi ahli seperti ahli hukum, ahli hukum tata negara, ahli kode etik advokat untuk menjelaskan secara runut terkait perkara yang menjeratnya.

Lantaran banyaknya saksi ahli meringankan yang dibawanya ke dalam persidangan, dia yakin hak imunitasnya sebagai advokat tidak dapat dijerat hukum.

"Untuk melihat apakah Pasal 21 itu (yang menjerat) adalah tindak pidana korupsi atau tindak pidana lain," jelasnya.

Karena itu, dia pun meyakini dirinya dapat bebas dari dakwaan jaksa KPK.

"Apakah jaksa atau pengadilan punya wewenang untuk mengadili kasus ini, kemarin kan (saksi ahli Mudzakir) sudah dijelaskan tidak punya wewenang," tutup mantan pengacara Setya Novanto itu. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Jalin Silaturahmi Antar RT RW Melalui Pengajian Rutin
Selasa, 21 Januari 2019 - 21:06 wib
Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik

Harga Cabai Merah Turun, Terong Naik
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:45 wib
Pengusutan SPPD Fiktif  Dewan, Tunggu Gelar Perkara

Pengusutan SPPD Fiktif Dewan, Tunggu Gelar Perkara
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:31 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Selasa, 21 Januari 2019 - 16:15 wib

Transformasi Hilangkan Bobot 57 Kg
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:37 wib
Harga Beras Lokal Naik Lagi

Harga Beras Lokal Naik Lagi
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:25 wib
Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas

Meranti Ditawarkan Jadi Kota Jaringan Gas
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:15 wib
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Selasa, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Selasa, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan

Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 WIB

Pembebasan Ustaz Ba’asyir Tuai Pro-Kontra

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:16 WIB

Ustaz Ba’asyir Bisa Bebas Pekan Depan

Sabtu, 19 Januari 2019 - 11:21 WIB

Pengrusak Atribut PD Dijebloskan ke Rutan

Kamis, 17 Januari 2019 - 15:35 WIB

Idrus Didakwa Terima Lebih dari Rp2 Miliar

Rabu, 16 Januari 2019 - 11:54 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini