Depan >> Berita >> Hukum >>
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Yakin Lolos dari Dakwaan Jaksa KPK, Begini Klaim Fredrich Yunadi
Kamis, 17 Mei 2018 - 17:25 WIB > Dibaca 381 kali Print | Komentar
Yakin Lolos dari Dakwaan Jaksa KPK, Begini Klaim Fredrich Yunadi
Fredrich Yunadi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Keyakinan besar kembali datang dari Fredrich Yunadi, terdakwa perkara dugaan merintangi penyidikan korupsi kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Hal itu setelah dia yakin dirinya tidak dapat dijerat hukum karena ketika itu tengah menjalankan profesinya sebagai advokat. Karena itu, dalam pandangannya, yang didakwakan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dirinya tidak tepat.

"100 persen (bebas), kami lihat saja Undang-Undang Nomor 5, kami ini penegak hukum, kami baca Pasal 50 KUHAP, ketika penegak hukum menjalankan tugas dia tidak bisa dipidana," ujarnya di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis (17/5/2018).

Menurutnya, dirinya membawa beberapa saksi ahli seperti ahli hukum, ahli hukum tata negara, ahli kode etik advokat untuk menjelaskan secara runut terkait perkara yang menjeratnya.

Lantaran banyaknya saksi ahli meringankan yang dibawanya ke dalam persidangan, dia yakin hak imunitasnya sebagai advokat tidak dapat dijerat hukum.

"Untuk melihat apakah Pasal 21 itu (yang menjerat) adalah tindak pidana korupsi atau tindak pidana lain," jelasnya.

Karena itu, dia pun meyakini dirinya dapat bebas dari dakwaan jaksa KPK.

"Apakah jaksa atau pengadilan punya wewenang untuk mengadili kasus ini, kemarin kan (saksi ahli Mudzakir) sudah dijelaskan tidak punya wewenang," tutup mantan pengacara Setya Novanto itu. (rdw)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Minggu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Minggu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Minggu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Minggu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Minggu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Minggu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Minggu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Minggu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Minggu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Minggu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini