TERJADI DI SEJUMLAH TEMPAT
DPR Segera Panggil Kepala BIN untuk Evaluasi soal Maraknya Teror
Kamis, 17 Mei 2018 - 16:55 WIB > Dibaca 427 kali Print | Komentar
DPR Segera Panggil Kepala BIN untuk Evaluasi soal Maraknya Teror
Kepala BIN, Komjen Pol Budi Gunawan. (JPG)
SOLO (RIAUPOS.CO) - Kinerja Badan Intelijen Negara (BIN) terkait maraknya aksi teror di beberapa lokasi akan dievaluasi oleh DPR RI. Salah satu yang akan dipanggil ialah Kepala BIN, Komjen Pol Budi Gunawan.

Adapun tujuan dari evaluasi untuk memastikan bahwa BIN tidak kecolongan terkait aksi bom yang menewaskan sejumlah korban. Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari di sela mengunjungi pameran foto "Refleksi Peristiwa Mei 1998" di Monumen Pers, Solo, Jateng, Kamis (17/5/2018).

Politikus PKS itu menyebut, selama ini kinerja BIN sudah cukup bagus sehingga saat ada beberapa aksi teror yang lolos dari pengawasan menjadi bahan yang harus dicari tahu penyebabnya.

"Nanti kami lakukan evaluasi kemampuan intelijen, selama ini kemampuan intelijen sudah lebih dari cukup. Itu penyebabnya dari mana," katanya kepada JawaPos.com, Kamis (17/5/2018).

Kharis, sapaannya, mengaku tidak bisa menyimpulkan bahwa maraknya aksi teror di beberapa lokasi itu karena BIN sudah kecolongan. Ada banyak kemungkinan yang terjadi saat informasi awal terkait keberadaan jaringan teroris itu sudah didapatkan.

BIN selama ini hanya bersifat mendeteksi dan memberikan informasi awal mengenai adanya potensi terorisme. Kemudian, informasi itu disampaikan kepada pihak keamanan. Tidak menutup kemungkinan, informasi itu tidak mendapatkan tanggapan dari pihak keamanan sehingga aksi teror bisa lolos dari pengawasan.

"Informasi awal mungkin sudah memadai, tapi belum ada tanggapan. Dan ini belum tentu kecolongan karena setelah informasi itu apakah ada tindak lanjut atau tidak. Untuk tindak lanjut itu tugas dari keamanan," tuturnya.

Karena itu, kata dia lagi, perlu adanya evaluasi dan menghadirkan Kepala BIN, Komjen Pol Budi Gunawan secara langsung. Budi Gunawan nantinya harus memberikan penjelasan mengenai kinerja BIN selama ini.

"Nanti semua akan diketahui setelah ada evaluasi," tutupnya. (apl/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan
Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 wib

Foto Harimau Dumai Ternyata Palsu
Senin, 21 Januari 2019 - 14:07 wib
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Korupsi Dana Hibah Bengkalis
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Senin, 21 Januari 2019 - 14:00 wib
Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan

Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan
Senin, 21 Januari 2019 - 13:15 wib

Menunggu Nama Jembatan Siak IV
Senin, 21 Januari 2019 - 13:10 wib
Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal

Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal
Senin, 21 Januari 2019 - 13:05 wib
Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu

Bawaslu Kampar Teruskan Laporan Pidana Pemilu
Senin, 21 Januari 2019 - 12:25 wib

Edy Resmi Mundur
Senin, 21 Januari 2019 - 12:14 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Bupati Temui Kemenristek Dikti

Senin, 21 Januari 2019 - 11:05 WIB

Caesar Dicurigai Ada Kecurangan

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:29 WIB

Supermoon, Waspada Pasang Maksimum Air Laut

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:24 WIB

Andini Bertemu Menteri Susi di Jakarta

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:13 WIB

BPIH Pakai Dolar AS Bisa Bermuatan Politis

Sabtu, 19 Januari 2019 - 12:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us