TERJADI DI SEJUMLAH TEMPAT
DPR Segera Panggil Kepala BIN untuk Evaluasi soal Maraknya Teror
Kamis, 17 Mei 2018 - 16:55 WIB > Dibaca 362 kali Print | Komentar
DPR Segera Panggil Kepala BIN untuk Evaluasi soal Maraknya Teror
Kepala BIN, Komjen Pol Budi Gunawan. (JPG)
SOLO (RIAUPOS.CO) - Kinerja Badan Intelijen Negara (BIN) terkait maraknya aksi teror di beberapa lokasi akan dievaluasi oleh DPR RI. Salah satu yang akan dipanggil ialah Kepala BIN, Komjen Pol Budi Gunawan.

Adapun tujuan dari evaluasi untuk memastikan bahwa BIN tidak kecolongan terkait aksi bom yang menewaskan sejumlah korban. Hal itu sebagaimana disampaikan Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari di sela mengunjungi pameran foto "Refleksi Peristiwa Mei 1998" di Monumen Pers, Solo, Jateng, Kamis (17/5/2018).

Politikus PKS itu menyebut, selama ini kinerja BIN sudah cukup bagus sehingga saat ada beberapa aksi teror yang lolos dari pengawasan menjadi bahan yang harus dicari tahu penyebabnya.

"Nanti kami lakukan evaluasi kemampuan intelijen, selama ini kemampuan intelijen sudah lebih dari cukup. Itu penyebabnya dari mana," katanya kepada JawaPos.com, Kamis (17/5/2018).

Kharis, sapaannya, mengaku tidak bisa menyimpulkan bahwa maraknya aksi teror di beberapa lokasi itu karena BIN sudah kecolongan. Ada banyak kemungkinan yang terjadi saat informasi awal terkait keberadaan jaringan teroris itu sudah didapatkan.

BIN selama ini hanya bersifat mendeteksi dan memberikan informasi awal mengenai adanya potensi terorisme. Kemudian, informasi itu disampaikan kepada pihak keamanan. Tidak menutup kemungkinan, informasi itu tidak mendapatkan tanggapan dari pihak keamanan sehingga aksi teror bisa lolos dari pengawasan.

"Informasi awal mungkin sudah memadai, tapi belum ada tanggapan. Dan ini belum tentu kecolongan karena setelah informasi itu apakah ada tindak lanjut atau tidak. Untuk tindak lanjut itu tugas dari keamanan," tuturnya.

Karena itu, kata dia lagi, perlu adanya evaluasi dan menghadirkan Kepala BIN, Komjen Pol Budi Gunawan secara langsung. Budi Gunawan nantinya harus memberikan penjelasan mengenai kinerja BIN selama ini.

"Nanti semua akan diketahui setelah ada evaluasi," tutupnya. (apl/ce1)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Dua Pelaku Gembos Ban Diringkus Usai Curi Tas Guru
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:35 wib
Pelaku Curanmor Terekam CCTV saat Beraksi

Pelaku Curanmor Terekam CCTV saat Beraksi
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:32 wib
Masterplan Drainase Diusulkan di APBD 2019

Masterplan Drainase Diusulkan di APBD 2019
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:26 wib

Masyarakat Diminta Sukseskan TMMD
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:23 wib
Plaza Sukaramai Dijanjikan Beroperasi Mei 2019
Sebelum Beroperasi, Semua Masalah Harus Selesai
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:14 wib
Personel Lanud  RSN Dites Urine

Personel Lanud RSN Dites Urine
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:07 wib
Lima Puskesmas Belum Terakreditasi

Lima Puskesmas Belum Terakreditasi
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:06 wib
Polsek Payung Sekaki
Lagi, Barang Bukti Sabu 22,27 Gram Dimusnahkan
Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:03 wib
Omzet Penjual Ayam Turun

Omzet Penjual Ayam Turun
Selasa, 16 Oktober 2018 - 09:11 wib

Program Ikkon Kembangkan 4 Sektor
Selasa, 15 Oktober 2018 - 20:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Rupiah Anjlok, Perbankan Diminta Jangan Terlalu Panik
Perumahan Tenggelam Jadi Memorial Park

Rabu, 10 Oktober 2018 - 13:22 WIB

5 Ribu Korban Belum Ditemukan

Senin, 08 Oktober 2018 - 13:12 WIB

Perumnas Balaroa Jadi Kuburan Massal

Sabtu, 06 Oktober 2018 - 14:38 WIB

Bantuan Gempa  Palu Belum Merata

Jumat, 05 Oktober 2018 - 17:12 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us