Wonderful Indonesia
PILPRES 2019
Jokowi Belum Beri Sinyal, Cak Imin Masih Tawarkan Diri sebagai Cawapres
Kamis, 17 Mei 2018 - 16:15 WIB > Dibaca 467 kali Print | Komentar
Jokowi Belum Beri Sinyal, Cak Imin Masih Tawarkan Diri sebagai Cawapres
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Meski belum jelas akan mendampingi siapa, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) telah menyatakan dirinya sebagai calon wakil presiden (cawapres) 2019.

Cak Imin sendiri di beberapa kesempatan mengaku ingin berpasangan dengan Joko Widodo (Jokowi) dengan adanya Deklarasi JOIN (Jokowi-Muhaimin). Akan tetapi, dia pun menyebut juga ingin berpasangan dengan Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, di beberapa kesempatan lainnya.

Pengamat politik dari Charta Politica Muslimin, menilai, upaya Cak Imin menawarkan diri kepada beberapa bakal calon presiden (capres) itu menunjukkan belum adanya sinyal yang diberikan Jokowi untuk menggandengnya.

"Sehingga ia mencoba untuk menyebut bisa berpaling ke calon lain dan berupaya untuk memberikan tawaran kepada Jokowi agar segera untuk melamarnya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (17/5/2018).

Apabila itu memang merupakan upaya tawar-menawar Cak Imin ke Jokowi, hal tersebut menurutnya tidak tepat karena dari sisi jumlah kursi untuk pencalonan, Jokowi sudah bisa maju tanpa ada dukungan PKB.

Terlebih, masih banyak ketua umum partai lain yang bisa bersaing dengan Muhaimin. Artinya, upaya Cak Imin akan sia-sia.

"Ada Romahurmuziy dari PPP dan Airlangga Hartarto dari Golkar yang juga memungkinkan untuk digandeng oleh Jokowi. Golkar secara jumlah kursi jauh lebih besar dibanding PKB, sementara PPP lebih dahulu mendukung Jokowi dibanding PKB," paparnya.
KOMENTAR
Berita Update
SAAT PIKET SIAGA
Dua Polisi Polsek Maro Sebo Terluka Disabet Parang, Terkait Terorisme?
Rabu, 22 Mei 2018 - 21:00 wib
USAI TERJADINYA PENYERANGAN
Kemenag Minta Umat Islam Menahan Diri Terkait Ahmadiyah di Lombok Timur
Rabu, 22 Mei 2018 - 20:45 wib
DIRILIS OLEH KEMENAG
Popularitas Jokowi Dikhawatirkan Terdampak akibat Polemik 200 Mubalig
Rabu, 22 Mei 2018 - 20:30 wib
RATAS DI KANTOR KEPRESIDENAN
Jokowi Bilang, Dua Cara Ini Harus Dipadukan untuk Cegah Terorisme
Rabu, 22 Mei 2018 - 20:00 wib
DITANGKAP DI SEJUMLAH DAERAH
Pascateror Gereja Surabaya, Polisi Sudah Ringkus 74 Terduga Teroris
Rabu, 22 Mei 2018 - 19:50 wib
DISAMBANGI MENTERI AGAMA
Soal Daftar 200 Nama Mubalig, MUI Imbau Semua Pihak Tak Lagi Berpolemik
Rabu, 22 Mei 2018 - 19:40 wib
TERUS MENUAI POLEMIK
Kritik Daftar 200 Mubalig, Fahri: Tugas Negara Bukan Memberikan Sertifikasi
Rabu, 22 Mei 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Politik Terbaru
Popularitas Jokowi Dikhawatirkan Terdampak akibat Polemik 200 Mubalig
Kritik Daftar 200 Mubalig, Fahri: Tugas Negara Bukan Memberikan Sertifikasi
Kata Fadli Zon, Gerindra Akan Bagi Kekuasaan dengan Demokrat, Ini Syaratnya
DPR Sesalkan Kasus Pilot Garuda Posting Dukungan Terorisme
Bantah Tudingan Bawaslu, Ketum PSI: Kami Tidak Melanggar Kampanye
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini