Kapolri: Sudah Delapan Terduga Teroris yang Ditangkap di Dumai
Kamis, 17 Mei 2018 - 16:08 WIB > Dibaca 566 kali Print | Komentar
Kapolri: Sudah Delapan Terduga Teroris yang Ditangkap di Dumai
Kapolri Jenderal Tito Karnavian Kamis (17/5/2018) memasuki RS Bhayangkara untuk menjenguk para korban luka yang sedang dirawat akibat penyerangan teroris di Mapolda Riau, Rabu (16/5/2018) lalu. (Foto: Fopin A Sinaga/Riaupos.co)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Pihak kepolisian melakukan pengembangan pascaserangan teroris di Mapolda Riau pada Rabu (16/5/2018). Setidaknya, selain empat orang pelaku penyerangan yang tewas ditembak, menyusul delapan orang ditangkap di Dumai.

"Saya sampaikan juga bahwa untuk kelanjutan kasus ini, sudah ada delapan orang yang ditangkap oleh tim. Sedang kami kembangkan," kata Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol Tito Karnavian, saat berada di Mapolda Riau, Kamis (17/5/2018).

Penangkapan dan pengembangan ini kata Tito, dilakukan oleh jajaran Polri. Mulai dari Mabes Polri, Polda Riau, hingga Polres-polres di Riau. Seberapa jauh keterlibatan mereka dalam serangan Mapolda tersebut, masih diselidiki oleh kepolisian.

"Kami nggak sampaikan. Setelah pemeriksaan selesai, baru kami sampaikan. Saat ini baru bisa kami sampaikan informasi, bahwa pengembangan kasus yang ada di Polda. Sudah ditangkap delapan orang," ujar Tito.

Tito menyebutkan, penangkapan kedelapan terduga teroris ini, dilakukan di wilayah Dumai. "Di daerah yang tadi disebutkan (Dumai, red). Di Riau pokoknya," ujarnya.

Jenderal Tito Karnavian menilai, para kelompok pelaku penyerangan Mapolda Riau dan delapan orang terduga teroris di Dumai, adalah jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD). JAD ini, diyakini telah berafiliasi dengan Negara Islam di Irak dan Suriah atau Islamic State in Iraq and Syria (ISIS).

Aksi teror di Mapolda Riau ini kata Tito, memiliki hubungan dengan serentetan aksi teror di beberapa wilayah di Indonesia. Antara lain kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, kemudian di beberapa gereja di Surabaya, dan lainnya.

Kata Tito, pelaku teror di sejumlah tempat itu adalah jaringan yang sama. "Iya, jaringannya," kata dia.

Tito mengaku, sudah beberapa kali menyampaikan bahwa aksi teror itu dilakukan oleh kelompok JAD. Dia berani mengklaim JAD dalang dari semua aksi teror ini, melihat track record beberapa tahun terakhir.


KOMENTAR
Berita Update

Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package
Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:15 wib
Hadirkan Layanan Purnajual Terbaik bagi Konsumen
MMKSI Luncurkan Service Booking Card
Jumat, 17 Agustus 2018 - 14:01 wib
Perda Pengelolaan Sampah
September, Wako Minta Denda Rp2,5 Juta Diterapkan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:43 wib
Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP
Sapma PP Pekanbaru Gelar Muscab I
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:39 wib
Sehat Bersama Awal Bros Panam
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:29 wib

7 Hektare Lahan Terbakar
Jumat, 17 Agustus 2018 - 13:00 wib
Alamaaak!
Batal Borong
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:54 wib

Karnaval Berlangsung di Tengah Terik Matahari
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:37 wib

Revisi Perda Tempat Hiburan
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:24 wib

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota
Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:02 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Kekayaan Jokowi Rp 50 Miliar, Sandiaga Triliunan

Jumat, 17 Agustus 2018 - 00:07 WIB

Presiden Janjikan Gaji ASN Naik 5 Persen Tahun 2019

Jumat, 17 Agustus 2018 - 00:05 WIB

Pemcam Kandis dan Masyarakat Salurkan Bantuan ke Lombok
Hari Ini, Bus Salawat Terakhir Beroperasi

Kamis, 16 Agustus 2018 - 12:40 WIB

JCH Kuansing Wafat di Makkah

Selasa, 14 Agustus 2018 - 16:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us