SEBUT AMERIKA JUGA SERING KECOLONGAN
Indonesia Diguncang Teror, Prabowo Minta Masyarakat Tak Salahkan Intelijen
Rabu, 16 Mei 2018 - 18:20 WIB > Dibaca 374 kali Print | Komentar
Indonesia Diguncang Teror, Prabowo Minta Masyarakat Tak Salahkan Intelijen
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto angkat bicara soal teror yang terjadi beberapa hari terkahir dan telah menewaskan belasan orang juga puluhan korban luka di sejumlah daerah.

Menurut mantan Danjen Kopassus itu, masyarakat diharapkan tidak menyalahkan pihak intelijen.

"Pihak keamanan Amerika saja pun sering kecolongan. Jadi, jangan salahkan intel, juga jangan salahkan polisi. Intinya kami jangan menyalahkan pihak keamanan yang sudah bekerja keras. Kalau niatnya berbuat jahat, ya, susah juga dideteksi," katanya di Gedung DPR, Rabu (16/5/2018).

Meski punya banyak intelijen, imbuhnya, tetapi di luar negeri tetap saja terjadi aksi teror. Sebab, memang sulit kalau seseorang sudah memang berniat jahat.

"Masa mau mata-matai ratusan juta orang," tegasnya.

Karena itu, dia menyarankan masyarakat kembali melakukan keamanan keliling seperti yang dahulu pernah dilakukan. Sebab, adanya teroris ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan aparat kepolisian, tetapi masyarakat pun perlu membantu.

"Kami butuh RT RW pak lurah teman-teman bukan untuk mengawasi tentangga, tapi kalau ada tetangga yang aneh yang mengejar kebencian ini harus ‎waspada," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Indonesia diguncang teror sejak Ahad (13/5/2018) kemarin saat sederet bom meledak di gereka Surabaya, Jawa Timur. Malam harinya, serangan bom terjadi di Sidoarjo.

Lantas, pagi Senin (14/5/201890, bom meledak di Mapolrestabes Surabaya‎. Kemudian pengrebekan para teroris di Surabaya terjadi. Satu terduga teroris juga berhasil dilumpuhkan.

Selanjutnya, teror menyasar Mapolda Riau pada Rabu (16/5/2018) pagi. Seorang anggota polisi meninggal karena ditabrak pelaku yang menggunakan mobil. (gwn)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Teken Petisi, Selamatkan Nuril

Teken Petisi, Selamatkan Nuril
Senin, 19 November 2018 - 18:47 wib

Kejari Kuansing Terima Penghargaan Terbaik Se-Riau
Senin, 19 November 2018 - 17:00 wib
Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis

Laga Kambing, Satu Tewas Satu Kritis
Senin, 19 November 2018 - 16:30 wib

Pemkab Ingatkan Perusahaan
Senin, 19 November 2018 - 16:00 wib

Bupati Buka Kejuaraan Panahan
Senin, 19 November 2018 - 15:30 wib
Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta

Dua Jembatan Timbang Dikelola Pihak Swasta
Senin, 19 November 2018 - 15:15 wib
Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif

Industri Kosmetik Bakal Tumbuh Positif
Senin, 19 November 2018 - 15:15 wib
Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci

Diferensiasi dan Inovasi Jadi Kunci
Senin, 19 November 2018 - 14:30 wib

Pemkab Siak Terima CSR dari BRK
Senin, 19 November 2018 - 14:22 wib
Kampanye Kurangi Penggunaan Plastik

Kampanye Kurangi Penggunaan Plastik
Senin, 19 November 2018 - 14:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Imaculata Autism Boarding School Beri Award pada Kompol Netty
Akses Perbatasan Riau-Sumbar Macet Panjang

Senin, 19 November 2018 - 13:24 WIB

PBNU Tak Sependapat dengan PSI Soal Perda Syariah dan Injil
Kata Jokowi Monumen Kapsul Menyimpan Idealisme Seperti Avengers
Pembagian Sertifikat Tanah Harus Ada Tindak Lanjut Pemerintah
Sagang Online
loading...
Follow Us