SEBUT AMERIKA JUGA SERING KECOLONGAN
Indonesia Diguncang Teror, Prabowo Minta Masyarakat Tak Salahkan Intelijen
Rabu, 16 Mei 2018 - 18:20 WIB > Dibaca 334 kali Print | Komentar
Indonesia Diguncang Teror, Prabowo Minta Masyarakat Tak Salahkan Intelijen
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (JPNN)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto angkat bicara soal teror yang terjadi beberapa hari terkahir dan telah menewaskan belasan orang juga puluhan korban luka di sejumlah daerah.

Menurut mantan Danjen Kopassus itu, masyarakat diharapkan tidak menyalahkan pihak intelijen.

"Pihak keamanan Amerika saja pun sering kecolongan. Jadi, jangan salahkan intel, juga jangan salahkan polisi. Intinya kami jangan menyalahkan pihak keamanan yang sudah bekerja keras. Kalau niatnya berbuat jahat, ya, susah juga dideteksi," katanya di Gedung DPR, Rabu (16/5/2018).

Meski punya banyak intelijen, imbuhnya, tetapi di luar negeri tetap saja terjadi aksi teror. Sebab, memang sulit kalau seseorang sudah memang berniat jahat.

"Masa mau mata-matai ratusan juta orang," tegasnya.

Karena itu, dia menyarankan masyarakat kembali melakukan keamanan keliling seperti yang dahulu pernah dilakukan. Sebab, adanya teroris ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan aparat kepolisian, tetapi masyarakat pun perlu membantu.

"Kami butuh RT RW pak lurah teman-teman bukan untuk mengawasi tentangga, tapi kalau ada tetangga yang aneh yang mengejar kebencian ini harus ‎waspada," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Indonesia diguncang teror sejak Ahad (13/5/2018) kemarin saat sederet bom meledak di gereka Surabaya, Jawa Timur. Malam harinya, serangan bom terjadi di Sidoarjo.

Lantas, pagi Senin (14/5/201890, bom meledak di Mapolrestabes Surabaya‎. Kemudian pengrebekan para teroris di Surabaya terjadi. Satu terduga teroris juga berhasil dilumpuhkan.

Selanjutnya, teror menyasar Mapolda Riau pada Rabu (16/5/2018) pagi. Seorang anggota polisi meninggal karena ditabrak pelaku yang menggunakan mobil. (gwn)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah

Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 WIB

TGB Blak-blakan Bicara Tudingan Gratifikasi

Kamis, 20 September 2018 - 18:43 WIB

Pamflet Undangan Diskusi Divestasi Newmont itu Hoax

Kamis, 20 September 2018 - 14:11 WIB

BPJS Kesehatan Laporkan Pengkritik

Rabu, 19 September 2018 - 15:48 WIB

TP PKK Bengkalis Wakili Riau ke Tingkat Nasional

Rabu, 19 September 2018 - 12:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us