Depan >> Berita >> Hukum >>
TERJADI BERTURUT-TURUT DI SEJUMLAH TEMPAT
Tegas! Kader Gerindra Minta Polisi Tak Tutupi Persoalan Teror Belakangan Ini
Rabu, 16 Mei 2018 - 17:10 WIB > Dibaca 347 kali Print | Komentar
Tegas! Kader Gerindra Minta Polisi Tak Tutupi Persoalan Teror Belakangan Ini
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Aksi penyerangan terjadi di Mapolda Riau pagi tadi (16/5/2018) menjadi rentetan selanjutnya dari teror yang terjadi belakangan ini. Sebelumnya, teror terjadi di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.

Menyikapi itu, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani meminta pemerintah dan aparat penegak hukum untuk tak menutupi-nutupi persoalan dari masyarakat.

Dia menegaskan, sebaliknya, kepolisian harus menjelaskan permasalahan itu dengan jelas sehingga masyarakat Indonesia dapat membantu negara untuk menekan potensi aksi teror.

"Aparat keamanan, kepolisian menjelasakan persoalan ini dengan gamblang terbuka. Kami tidak bisa lagi mengatakan ini problem (aparat keamanan saja). Ini problem bersama, problem kami semua," ujarnya Muzani di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (16/5).

Diterangkannya, penegak hukum pun tak bisa lagi mencari-cari alasan untuk tidak menjelaskan secara gamblang permasalahan ini. Menurutnya, segala kebutuhan dari anggaran sampai kepada regulasi dinilainya telah memadai.

"Alat untuk medeteksi kejadian yang bersifat mendadak itu sudah kami berikan. Apakah anggaran, apakah kerja sama, apakah koordinasi termasuk undang-undang yang sekarang ini berlaku," jelaasnya.

Karena itu, dia pun meminta seluruh masyarakat Indonesia bersatu padu untuk bersama memerangi permasalahan ini. Pasalnya, permasalahan itu sudah menganggu persatuan bangsa Indonesia.

"Kami tidak bisa membiarkan negara kami menjadi bulan-bulanan oleh sekelompok kecil. Orang yang merendahkan martabat kami yang pada akhirnya akan mengacaubalaukan kekuatan-kekuatan kami, menggangu persatuan kami, menganggu persaudaraan persahabatan kami, menganggu suasana keagamaan kami," tutupnya. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Menteri Keuangan Imbau Perusahaan Gunakan Rupiah
Sabtu, 22 September 2018 - 15:49 wib
Stroberi Berjarum Repotkan Australia

Stroberi Berjarum Repotkan Australia
Sabtu, 22 September 2018 - 14:47 wib
Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu

Waspadai Akun Robot Jelang Pemilu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:46 wib

Riau Pos Terima Dua Penghargaan dari Bawaslu
Sabtu, 22 September 2018 - 12:43 wib

Festival Zhong Qiu Berpusat di Jalan Karet
Sabtu, 22 September 2018 - 09:53 wib

Dua Kali Runner up, SMA Darma Yudha Targetkan Champion
Sabtu, 21 September 2018 - 19:00 wib

Tak Mudah Raih Maturitas SPIP
Sabtu, 21 September 2018 - 18:30 wib

Pengelola Diminta Optimalkan Aset untuk Kesejahteraan Desa
Sabtu, 21 September 2018 - 18:00 wib
Tolak Politik Transaksional
Apresiasi Komitmen Partai
Sabtu, 21 September 2018 - 17:30 wib
Warga Dambakan Aliran Listrik

Warga Dambakan Aliran Listrik
Sabtu, 21 September 2018 - 17:00 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Kepala Bappeda Bengkalis Diperiksa KPK

Sabtu, 15 September 2018 - 13:25 WIB

Setnov Minta Eni Tak Ceritakan Perannya di PLTU Riau-1

Senin, 10 September 2018 - 22:04 WIB

Idrus Imbau Kader Golkar Tidak ’’Nyanyi”

Sabtu, 08 September 2018 - 12:24 WIB

KPK Sarankan Partai Melakukan PAW

Rabu, 05 September 2018 - 12:39 WIB

Polisi Tunggu UAS Laporkan soal Intimidasi

Rabu, 05 September 2018 - 02:24 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us