Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS DUGAAN SUAP
Wakil Ketua DPD Golkar Digarap KPK Terkait Kasus Bakamla
Rabu, 16 Mei 2018 - 17:05 WIB > Dibaca 207 kali Print | Komentar
Wakil Ketua DPD Golkar Digarap KPK Terkait Kasus Bakamla
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Agenda pemeriksaan terhadap Wakil Ketua Perekonomian DPD Golkar Sugandhi Bakrie dan Direktur Utama PT Viva Kreasi Investindo Ali fahmi alias Fahmi Habsyi dijadwalkan oleh KPK.

Hari ini, Rabu (16/5/2018), mereka rencananya akan diperiksa dalam kasus dugaan suap pembahasan anggaran proyek pengadaan alat satelit monitoring di Bakamla tahun anggaran 2016.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FA (Fayakhun Andriadi)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, kepada awak media, Rabu (16/5/2018).

KPK pun memanggil PNS Bappenas Rizky dan bagian tata usaha tenaga ahli di Sekretariat DPR RI Yanti. Mereka juga akan diperiksa untuk tersangka FA. Fayakhun dalam kasus itu diduga menerima ‎hadiah atau janji berupa uang setelah memuluskan anggaran proyek Bakamla.

Politikus Golkar itu mendapatkan imbalan satu persen dari proyek senilai Rp1,2 triliun atau sebesar Rp12 miliar. Di samping itu, dia pun diduga menerima dana suap sebesar USD 300 ribu.

Uang itu diduga diterima Fayakhun dari proyek pengadaan di Bakamla. Sejumlah uang yang diterima Fayakhun tersebut berasal dari Direktur Utama Melati Technofo Indonesia (PT MTI) Fahmi Dharmawansyah melalui anak buahnya M Adami Okta.

Adapun uang itu diberikan dalam empat tahap. Di samping itu, ada pula sejumlah nama anggota DPR yang disebut menerima suap terkait proyek pengadaan alat satelit monitoring di Bakamla, yakni politisi PDI Perjuangan TB Hasanuddin dan Eva Sundari, politikus Partai Golkar Fayakhun Andriadi, serta dua politisi Nasdem Bertus Merlas dan Donny Priambodo. (ipp)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Perbaikan Jalan Mesti Selesai Jelang Idul Fitri
Sabtu, 25 Mei 2018 - 22:29 wib
TERKAIT PENGESAHAN RUU ANTITERORISME
Pulang dari Suriah, WNI Tak Langsung Ditangkap karena Dianggap Teroris
Sabtu, 25 Mei 2018 - 21:00 wib
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Cerita Mantan Pengacara Novanto Minta Penyidik KPK Bagi-bagi Pekerjaan
Sabtu, 25 Mei 2018 - 20:30 wib
PILPRES 2019
Muhaimin Iskandar Yakin Takdirnya Akan Jadi Wapres Jokowi
Sabtu, 25 Mei 2018 - 20:00 wib
RAPAT PARIPURNA BERSAMA PEMERINTAH
RUU Antiterorisme Disahkan, HNW: Bukti DPR Tak Pernah Menghambat
Sabtu, 25 Mei 2018 - 19:30 wib
DISETUJUI BERSAMA PEMERINTAH
Bamsoet Tak Mau DPR Jadi Kambing Hitam Lagi Terkait RUU Antiterorisme
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:45 wib
PIALA DUNIA 2018
Nomor Keramat Platini dan Zidane di Perancis Jadi Milik Mbappe
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:30 wib
SEGERA DITANDATANGANI PRESIDEN
Simak! Ini Harapan Menkunham Terkait UU Antiterorisme Baru
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:15 wib
DIPENJARA DI NUSAKAMBANGAN
Aman Bantah Dirinya Dalangi Sejumlah Aksi Teror di Indonesia Sejak 2016
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:05 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Pulang dari Suriah, WNI Tak Langsung Ditangkap karena Dianggap Teroris
Cerita Mantan Pengacara Novanto Minta Penyidik KPK Bagi-bagi Pekerjaan
RUU Antiterorisme Disahkan, HNW: Bukti DPR Tak Pernah Menghambat
Aman Anjurkan Muridnya Berperang di Suriah, Bukan Membunuh di Indonesia
Aman Bantah Dirinya Dalangi Sejumlah Aksi Teror di Indonesia Sejak 2016
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini