Berdalih Korban Aksi Begal
Sakit Hati, Gorok Teman hingga Tewas
Rabu, 16 Mei 2018 - 09:38 WIB > Dibaca 852 kali Print | Komentar
(RIAUPOS.CO) - Gara-gara sakit hati dituduh mencuri, MM (21) warga Jalan Sapta Taruna Kelurahan Tangkerang Uta­ra Pekanbaru, nekat menggorok teman sendiri hingga tewas.

Kapolsek Bukit Raya Kompol Pribadi melalui Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya Iptu EJ Manullang mengatakan, peristiwa berdarah tersebut terjadi, Ahad (13/5) pagi, di Jalan Sapta Taruna Kelurahan Tangkerang Utara.

Peristiwa ini bermula ketika MM datang ke rumah adik sepupunya bersama korban di Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, dalam kondisi berlumuran darah. ”Awalnya korban bernama Abu Bakar, disebut-sebut korban begal saat berkendara bersama pelaku,” tuturnya.

Setelah pihak kepolisian Polsek Bukit Raya melakukan penyelidikan dan meminta keterangan sejumlah saksi, ternyata pelaku penganiayaan tersebut adalah MM, teman korban sendiri, sehingga dilakukan penangkapan.

“Menurut pengakuan tersangka, peristiwa itu diawali adanya rasa dendam dan sakit hati terhadap korban karena dituduh mencuri,” kata EJ Manullang.

Tidak hanya itu, dari keterangan tersangka, ia juga sakit hati adanya transaksi jual beli sepeda motor yang tidak tuntas secara tukar tambah antara korban dan pelaku.

“Sehingga dua hari sebelum kejadian tersangka sudah mempersiapkannya dengan mengasah senjata tajam di rumah sepupunya,” tuturnya.

Pagi itu, sebelumnya korban dan tersangka bertemu dekat rumah tempat tinggalnya sambil minum kopi. Selanjutnya korban membonceng tersangka menuju lokasi.

Sekitar 200 meter dalam perjalanan terjadilah cekcok, hingga korban memarkirkan sepedamotornya dan bertengkar terkait penyelesaian surat sepeda motor.

”Waktu itu tersangka kena tikam di bagian perut serta telapak tangan kanan antara jempol dan telunjuknya. Dilanjutkan dengan tersangka menggorok leher korban sehingga sekarat,” tuturnya.

Merasa kasihan, kemudian tersangka membawa korban ke rumah sepupunya, membangunkan penghuni rumah dan kembali dengan berjalan kaki ke tempat semula. “Tersangka menggendong korban dengan alasan kasihan. Tetapi masyarakat sudah ramai, tersangka berdalih sebagai korban begal, dan akhirnya korban meninggal dunia di tempat,” kata EJ Manullang.(lin)


Laporan Sakiman, Kota

KOMENTAR
Berita Update
MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan

MUI, Mubalig dan BPPOM Diminta Turun Tangan
Senin, 21 Januari 2019 - 15:05 wib
Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial

Selektif Sebarkan Berita di Media Sosial
Senin, 21 Januari 2019 - 14:45 wib
Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA

Pemprov Diminta Benahi Manajemen RSUD AA
Senin, 21 Januari 2019 - 14:30 wib
Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai

Mahasiswa Pekanbaru Edarkan Sabu di Dumai
Senin, 21 Januari 2019 - 14:15 wib

Kasus Ustaz Ba’asyir Bukti Gagalnya Pemasyarakatan
Senin, 21 Januari 2019 - 14:13 wib
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Korupsi Dana Hibah Bengkalis
Penyidik Minta Keterangan Saksi Ahli
Senin, 21 Januari 2019 - 14:00 wib
324 CPNS Diingatkan  Jangan Lalai

324 CPNS Diingatkan Jangan Lalai
Senin, 21 Januari 2019 - 13:50 wib
Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan

Lubang Jalan Purwodadi Membahayakan
Senin, 21 Januari 2019 - 13:15 wib

Menunggu Nama Jembatan Siak IV
Senin, 21 Januari 2019 - 13:10 wib
Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal

Kerja Sama IKM dengan Swalayan Bisa Maksimal
Senin, 21 Januari 2019 - 13:05 wib
Cari Berita
Kriminal Terbaru
Rumah Dinas Camat Dibobol Maling

Senin, 21 Januari 2019 - 10:46 WIB

25 Unit Laptop SMAN 1 Rengat Disikat Maling

Senin, 21 Januari 2019 - 10:15 WIB

Gerombolan Pemuda Lukai Lima Pengunjung Warung

Senin, 21 Januari 2019 - 09:15 WIB

Koordinasi dengan Polda  Ungkap Asal Ribuan Ekstasi

Senin, 21 Januari 2019 - 09:10 WIB

Diuji ke Puslabfor Medan

Senin, 21 Januari 2019 - 09:00 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us