Wonderful Indonesia
Ayah Sering Ajak Berjihad, Belajar Buat Bom dari Youtube
Rabu, 16 Mei 2018 - 00:58 WIB > Dibaca 572 kali Print | Komentar
Ayah Sering Ajak Berjihad, Belajar Buat Bom dari Youtube
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat mengunjungi keluarga pemilik bom di rusunawa.
SIDOARJO (RIAUPOS.CO) - Anak pembuat bom yang meledak di rumah susun sewa (rusunawa) Wonocolo Sidoarjo Jawa Timur menyebutkan sang ayah sering mengajaknya untuk berjihad.

Penuturan itu disampaikannya saat Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengunjungi keluarga korban sekaligus pelaku teror kasus bom. Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal menjelaskan, dari peristiwa bom yang meledak di Rusunawa itu, Anton Febrianto (ayah) (47) Puspita Sari (ibu) (47) dan satu anak tertua atas nama Halyah (17) dari terduga pelaku dinyatakan meninggal dunia.

Sementara tiga adik Halyah yang lolos dari ledakan adalah Ainur Rahmad (15), Faizah Putri Hasanah (11) yang hanya mengalami luka di bagian paha sebelah kiri dan anak keempat Hudan (11) luka pada hidung.

“Ledakan ini merupakan salah satu dari rentetan ledakan bom di Surabaya. Kamar tersebut ditinggali enam orang anggota keluarga, dua orang tua dan empat orang anak,” kata Iqbal dalam keteranganya kepada wartawan, Selasa (15/5/2018).

Dari penuturan Ainur Rahmad kepada Kapolri, kata Iqbal, kegiatan ayahnya sehari-hari menjadi penjual jam tangan online dan seringkali mendengarkan ceramah melalui internet.

“Ayahnya seringkali mengajaknya berjihad, namun sebanyak itu juga ia menolak dengan alasan tidak sesuai pemikirannya dan bertolak belakang dengan ajaran Islam,” bebernya.

Kepada Kapolri, Ainur membenarkan bahwa bom yang meledak pada Minggu (13/5) malam itu benar milik ayahnya yang dirakit sendiri hasil belajar melalui internet dan Youtube. Namun, tembah Iqbal, Ainur tidak paham yang dirakit oleh ayahnya itu adalah sebuah bom hingga menyebabkan terjadinya ledakan di kamar yang ditinggalinya bersama.(sam)

Sumber: Pojoksatu/RMOL
Editor: Fopin A Sinaga

KOMENTAR
Berita Update

Perbaikan Jalan Mesti Selesai Jelang Idul Fitri
Sabtu, 25 Mei 2018 - 22:29 wib
TERKAIT PENGESAHAN RUU ANTITERORISME
Pulang dari Suriah, WNI Tak Langsung Ditangkap karena Dianggap Teroris
Sabtu, 25 Mei 2018 - 21:00 wib
DUGAAN MERINTANGI PENYIDIKAN
Cerita Mantan Pengacara Novanto Minta Penyidik KPK Bagi-bagi Pekerjaan
Sabtu, 25 Mei 2018 - 20:30 wib
PILPRES 2019
Muhaimin Iskandar Yakin Takdirnya Akan Jadi Wapres Jokowi
Sabtu, 25 Mei 2018 - 20:00 wib
RAPAT PARIPURNA BERSAMA PEMERINTAH
RUU Antiterorisme Disahkan, HNW: Bukti DPR Tak Pernah Menghambat
Sabtu, 25 Mei 2018 - 19:30 wib
DISETUJUI BERSAMA PEMERINTAH
Bamsoet Tak Mau DPR Jadi Kambing Hitam Lagi Terkait RUU Antiterorisme
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:45 wib
PIALA DUNIA 2018
Nomor Keramat Platini dan Zidane di Perancis Jadi Milik Mbappe
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:30 wib
SEGERA DITANDATANGANI PRESIDEN
Simak! Ini Harapan Menkunham Terkait UU Antiterorisme Baru
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:15 wib
DIPENJARA DI NUSAKAMBANGAN
Aman Bantah Dirinya Dalangi Sejumlah Aksi Teror di Indonesia Sejak 2016
Sabtu, 25 Mei 2018 - 18:05 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Lebih Sering Terjadi di Desa, Ini Penyebab Pernikahan Dini Menurut KPPPA
Kemenag Tak Lagi Urusi Mubalig

Jumat, 25 Mei 2018 - 10:53 WIB

Jokowi Beri THR ke Pensiunan PNS, Begini Dukungan dan Sindiran SBY
Kebijakan THR 2018: Disambut Bahagia oleh PNS, Dikecam Honorer K2
Kecewa soal THR PNS, Honorer K2: Presiden Tahu Kondisi Rakyat atau Tidak?
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini