USAI PENGGEREBEKAN DI SIDOARJO
Jaringan Teroris Libatkan PNS Kemenag, Ini Kata Menteri Lukman
Selasa, 15 Mei 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 550 kali Print | Komentar
Jaringan Teroris Libatkan PNS Kemenag, Ini Kata Menteri Lukman
Densus 88 saat sedang melakukan penangkapan sejumlah terduga pelaku terorisme di Sidoarjo. (ISTIMEWA/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Salah satu terduga teroris yang diamankan diduga berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama (Kemenag) Kanwil Surabaya, Jawa Timur.

Hal itu terjadi usai terjadinya penggerebekan terduga teroris oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 di Perumahan Puri Maharani, Sukodono, Sidoarjo, Jawa timur Senin (14/5/2018) lalu.

Adapun yang bersangkutan ialah Wikoyah, istri terduga teroris Budhi Satrijo (48). Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Sarifuddin sendiri membenarkan jika Wikoyah merupakan salah satu pegawainya di Kanwil Surabaya.

Dia menyebut, kepastian itu didapat usai adanya penelusuran tim yang dirurunkan langsung ke lapangan.

"Informasi yang kami dapatkan dari Kanwil Kemenag Jatim dan sejumlah aparat Inspektorat Jenderal yang kami terjunkan ke sana, memang betul terkonfirmasi hal itu," katanya di Istana Negara, Selasa (15/5/2018).

Namun, dia menampik jika Kemenag disalahkan atas peristiwa itu. Pasalnya, dengan banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaganya yang mencapai angka 220 ribu orang, sangat sulit untuk mengontrol setiap gerak-gerik pegawainya, terutama di luar lingkungan kerja.

Di samping itu, dia memandang hal itu menjadi pembelajaran bagi lembaganya. Kemenag akan lebih ketat dalam membina pegawainya. Hal ini agar para ASN tersebut bekerja sesuai sumpah dan janjinya.

"Ini pelajaran bagi kami di Kemenag untuk lebih ketat meningkatkan kewaspadaan bahwa seluruh ASN dan keluarganya harus sesuai sumpah dan Janji saat dia dilantik dan taati undang-undang ASN," jelasnya.

Kemenag pun ke depannya secara tegas akan memberikan sanksi kepada pegawainya yang melakukan pelanggaran pidana. Hal itu untuk menimbulkan efek jera bagi pegawai lainnya.

"Kami di Kemenag akan tegas memberikan sanksi kepada seluruh ASN kita. Ketika yang bersangkutan melanggar hukum, sumpah, regulasi dan khususnya aturan ASN," tutupnya. (sat)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Taman Labuai Memprihatinkan

Taman Labuai Memprihatinkan
Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:52 wib
KUA-PPAS APBD 2019 Disepakati Rp2,2 T

KUA-PPAS APBD 2019 Disepakati Rp2,2 T
Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:50 wib
Kembangkan IKM Melalui Inovasi Kemasan Produk

Kembangkan IKM Melalui Inovasi Kemasan Produk
Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:43 wib

Laporkan jika Drainase Tersumbat
Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:38 wib
Warga Minta Jalan Cipta Karya di Aspal Total

Warga Minta Jalan Cipta Karya di Aspal Total
Rabu, 24 Oktober 2018 - 09:37 wib
Syamsuar Doakan Riau Terhindar Ancaman LGBT

Syamsuar Doakan Riau Terhindar Ancaman LGBT
Rabu, 23 Oktober 2018 - 20:00 wib

Banjir, Kebun Terendam Warga Mengungsi
Rabu, 23 Oktober 2018 - 19:30 wib
Sabu Ancam Anak, Polisi Perketat Pengawasan

Sabu Ancam Anak, Polisi Perketat Pengawasan
Rabu, 23 Oktober 2018 - 19:00 wib

Telkomsel MSIGHT Perkenalkan Layanan Telco Big Data
Rabu, 23 Oktober 2018 - 18:54 wib
Beasiswa Tingkatkan Kualitas SDM

Beasiswa Tingkatkan Kualitas SDM
Rabu, 23 Oktober 2018 - 18:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Tampil di TTG XX Bali

Senin, 22 Oktober 2018 - 17:30 WIB

IKA Unri Satukan Potensi Bangun Riau dan Indonesia

Senin, 22 Oktober 2018 - 15:43 WIB

IKA UNRI Satukan Potensi Bangun Riau dan Indonesia

Minggu, 21 Oktober 2018 - 22:19 WIB

Kakanwil Bea Cukai Sulbagtara Menguji Doktor Hukum di UGM
Petani Sawit Inginkan Solusi di Rembug Nasional

Sabtu, 20 Oktober 2018 - 22:20 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us