Wonderful Indonesia
USAI PENGGEREBEKAN DI SIDOARJO
Jaringan Teroris Libatkan PNS Kemenag, Ini Kata Menteri Lukman
Selasa, 15 Mei 2018 - 20:30 WIB > Dibaca 324 kali Print | Komentar
Jaringan Teroris Libatkan PNS Kemenag, Ini Kata Menteri Lukman
Densus 88 saat sedang melakukan penangkapan sejumlah terduga pelaku terorisme di Sidoarjo. (ISTIMEWA/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Salah satu terduga teroris yang diamankan diduga berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kementerian Agama (Kemenag) Kanwil Surabaya, Jawa Timur.

Hal itu terjadi usai terjadinya penggerebekan terduga teroris oleh Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 di Perumahan Puri Maharani, Sukodono, Sidoarjo, Jawa timur Senin (14/5/2018) lalu.

Adapun yang bersangkutan ialah Wikoyah, istri terduga teroris Budhi Satrijo (48). Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Sarifuddin sendiri membenarkan jika Wikoyah merupakan salah satu pegawainya di Kanwil Surabaya.

Dia menyebut, kepastian itu didapat usai adanya penelusuran tim yang dirurunkan langsung ke lapangan.

"Informasi yang kami dapatkan dari Kanwil Kemenag Jatim dan sejumlah aparat Inspektorat Jenderal yang kami terjunkan ke sana, memang betul terkonfirmasi hal itu," katanya di Istana Negara, Selasa (15/5/2018).

Namun, dia menampik jika Kemenag disalahkan atas peristiwa itu. Pasalnya, dengan banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaganya yang mencapai angka 220 ribu orang, sangat sulit untuk mengontrol setiap gerak-gerik pegawainya, terutama di luar lingkungan kerja.

Di samping itu, dia memandang hal itu menjadi pembelajaran bagi lembaganya. Kemenag akan lebih ketat dalam membina pegawainya. Hal ini agar para ASN tersebut bekerja sesuai sumpah dan janjinya.

"Ini pelajaran bagi kami di Kemenag untuk lebih ketat meningkatkan kewaspadaan bahwa seluruh ASN dan keluarganya harus sesuai sumpah dan Janji saat dia dilantik dan taati undang-undang ASN," jelasnya.

Kemenag pun ke depannya secara tegas akan memberikan sanksi kepada pegawainya yang melakukan pelanggaran pidana. Hal itu untuk menimbulkan efek jera bagi pegawai lainnya.

"Kami di Kemenag akan tegas memberikan sanksi kepada seluruh ASN kita. Ketika yang bersangkutan melanggar hukum, sumpah, regulasi dan khususnya aturan ASN," tutupnya. (sat)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
SAAT PIKET SIAGA
Dua Polisi Polsek Maro Sebo Terluka Disabet Parang, Terkait Terorisme?
Rabu, 22 Mei 2018 - 21:00 wib
USAI TERJADINYA PENYERANGAN
Kemenag Minta Umat Islam Menahan Diri Terkait Ahmadiyah di Lombok Timur
Rabu, 22 Mei 2018 - 20:45 wib
DIRILIS OLEH KEMENAG
Popularitas Jokowi Dikhawatirkan Terdampak akibat Polemik 200 Mubalig
Rabu, 22 Mei 2018 - 20:30 wib
RATAS DI KANTOR KEPRESIDENAN
Jokowi Bilang, Dua Cara Ini Harus Dipadukan untuk Cegah Terorisme
Rabu, 22 Mei 2018 - 20:00 wib
DITANGKAP DI SEJUMLAH DAERAH
Pascateror Gereja Surabaya, Polisi Sudah Ringkus 74 Terduga Teroris
Rabu, 22 Mei 2018 - 19:50 wib
DISAMBANGI MENTERI AGAMA
Soal Daftar 200 Nama Mubalig, MUI Imbau Semua Pihak Tak Lagi Berpolemik
Rabu, 22 Mei 2018 - 19:40 wib
TERUS MENUAI POLEMIK
Kritik Daftar 200 Mubalig, Fahri: Tugas Negara Bukan Memberikan Sertifikasi
Rabu, 22 Mei 2018 - 19:30 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Kemenag Minta Umat Islam Menahan Diri Terkait Ahmadiyah di Lombok Timur
Jokowi Bilang, Dua Cara Ini Harus Dipadukan untuk Cegah Terorisme
Soal Daftar 200 Nama Mubalig, MUI Imbau Semua Pihak Tak Lagi Berpolemik
Fadli Zon: Indonesia Akan Otoriter jika Semua Ceramah Ulama Diatur
MUI Sebut Pemindahan Lokasi Tarawih Akbar ke Istiqlal Kepuutusan Bijaksana
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini