Depan >> Berita >> Hukum >>
KASUS DUGAAN SUAP
KPK Cecar Anak Buah Sri Mulyani soal Mekanisme Penganggaran Proyek Bakamla
Selasa, 15 Mei 2018 - 19:40 WIB > Dibaca 3937 kali Print | Komentar
KPK Cecar Anak Buah Sri Mulyani soal Mekanisme Penganggaran Proyek Bakamla
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi dipenuhi Direktur Jenderal Anggaran, Kemenkeu, Askolani pada Selasa (15/5/2018).

Diakuiya, dirinya diperiksa untuk tersangka kasus dugaan suap pembahasan anggaran proyek pengadaan alat satelit monitoring di Bakamla tahun anggaran 2016, Fayakun Andriadi.

Terkait itu, dia mengaku banyak dicecar soal proses penganggaran proyek satelit monitoring yang sudah menjadikan banyak pihak sebagai tersangka.

"Tadi sudah ke KPK dan sampaikan penjelasan mengenai mekanisme anggarannya," ujarnya saat dikonfirmasi oleh JawaPos.com, Selasa (15/5/2018).

Akan tetapi, saat ditanya perihal detail materi pemeriksaannya, anak buah Menteri Keuangan Sri Mulyani tak membeberkan secara detail.

"Sampaikan mekanisme bahasnya secara umum, serta kewenangan Bakamla dan Komisi DPR yang bahas detilnya sampai dengan program," jelasnya.

Sementara irtu, perihal pemeriksaan terhadap Askolani, Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati menyebut, yang bersangkutan hadir memenuhi panggilan sekitar pukul 09:26 WIB dan keluar sekitar pukul 12:00 WIB.

Akan tetapi, soal materi penyidikannya Yuyuk belum mau menjelaskannya. Dalam kasus ini, Fayakhun diduga menerima ‎hadiah atau janji berupa uang setelah memuluskan anggaran proyek Bakamla.

Dia mendapatkan imbalan satu persen dari proyek senilai Rp1,2 triliun atau sebesar Rp12 miliar. Di samping itu, Fayakhun juga diduga menerima dana suap sebesar USD 300 ribu. Uang itu diduga diterima Fayakhun dari proyek pengadaan di Bakamla.

Adapun sejumlah uang yang diterima Fayakhun tersebut berasal dari Direktur Utama Melati Technofo Indonesia (PT MTI), Fahmi Dharmawansyah melalui anak buahnya, M. Adami Okta. Uang itu diberikan dalam empat kali tahapan.
KOMENTAR
Berita Update

Hotel Dafam Tawarkan Promo Merdeka Package
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 14:15 wib
Hadirkan Layanan Purnajual Terbaik bagi Konsumen
MMKSI Luncurkan Service Booking Card
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 14:01 wib
Perda Pengelolaan Sampah
September, Wako Minta Denda Rp2,5 Juta Diterapkan
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:43 wib
Arbi Hidayat Terpilih Ketua PC Sapma PP
Sapma PP Pekanbaru Gelar Muscab I
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:39 wib
Sehat Bersama Awal Bros Panam
Mau Merdeka dari Penyakit? Lakukan MCU
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:29 wib

7 Hektare Lahan Terbakar
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 13:00 wib
Alamaaak!
Batal Borong
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:54 wib

Karnaval Berlangsung di Tengah Terik Matahari
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:37 wib

Revisi Perda Tempat Hiburan
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:24 wib

Truk Bertonase Besar Leluasa Masuk Kota
Sabtu, 17 Agustus 2018 - 11:02 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Luna Maya dan Cut Tari Tetap Tersangka

Rabu, 08 Agustus 2018 - 11:12 WIB

Zulkifli Tertawa Ditanya Emas Batangan

Rabu, 08 Agustus 2018 - 10:33 WIB

Pelaku Aborsi Dipindahkan ke Polresta

Senin, 30 Juli 2018 - 10:03 WIB

Tim Khusus Dibentuk Polri untuk Usut Laporan Eks Danjen Kopassus
Adik Kandung Ketua MPR Membisu saat Tiba di Gedung KPK
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini