Wonderful Indonesia
Depan >> Berita >> Hukum >>
MESKI MENGAKU MENYESAL
Polisi Ancam Penyebar Isu Teror Bom di Gereja Santa Anna Bui Seumur Hidup
Selasa, 15 Mei 2018 - 17:30 WIB > Dibaca 481 kali Print | Komentar
Polisi Ancam Penyebar Isu Teror Bom di Gereja Santa Anna Bui Seumur Hidup
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya sedang bertanya dengan pelaku penyebar informasi teror bom di Gereja Santa Anna Duren Sawit, Jakarta Timur (EVI ARISKA/JAWAPOS.COM)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Polisi tidak pernah bermain-main dengan isu teror. Buktinya, seorang pria berinisial MIA (25) ditangkap aparat kepolisian dan terancam hukuman seumur hidup.

Hal itu setelah dia menjadi penyebar isu Gereja Santa Anna di Jakarta Timur dibom. Pekerja serabutan itu sendiri mengaku hanya iseng, tidak mempunyai motif apa pun saat menyebarkan informasi hoaks yang membuat warga Duren Sawit heboh.

Bahkan, anggota polisi dan TNI dibuatnya kewalahan mencari tas diduga bom tersebut.

"Menyesal Pak. Saya enggak ada tujuan Pak cuma iseng doang Pak," ujarnya saat ditanyai motifnya menyebar informasi hoaks di Polres Metro Jakarta Timur, Selasa (16/5/2018).

Usai berhasil membuat panik seluruh masyarakat yang saat ini berada dalam situasi genting siaga satu, dia bahkan enggan menunjukkan wajahnya. Ketika polisi hendak membuka penutup wajahnya, dia menahan masker hitam tersebut lantaran merasa malu.

"Jangan dibuka Pak, malu Pak," sebutnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya telah memastikan MIA terancam pasal berlapis atas penyebaran informasi bohong, yakni Pasal 458 Jo Pasal 29 UU RI No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik/ITE (ancaman hukuman maksimal 4 tahun, denda maksimum Rp 750.000.000) dan Pasal 6 dan atau Pasal 7 Perpu No. 1 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara atau maksimal 20 tahun atau seumur hidup atau hukuman mati.

"Artinya, kami terapkan pasal berlapis. Kalau nanti perbuatan melawan hukum ini terbukti, baik memberikan berita bohong lewat transaksi elektronik, maka kami terapkan UU ITE. Di samping itu, kami terapkan UU pemberantasan tindak pidana terorisme. Ancaman hukukam bisa 20 tahun bahkan seumur hidup," jelasnya. (ce1/eve)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

Berencana Lakukan Aksi Teror di Pilgub Jabar
Senin, 24 Juni 2018 - 14:32 wib

Tips Menjaga Kesehatan dalam Perjalanan
Senin, 24 Juni 2018 - 14:30 wib
Jumlah Pemilih 186.379.878 Jiwa

Jumlah Pemilih 186.379.878 Jiwa
Senin, 24 Juni 2018 - 14:27 wib

Pilkada, 170 Ribu Polisi dan Ribuan TNI Diturunkan
Senin, 24 Juni 2018 - 14:19 wib

Xiaomi Mi Max 3 Tampil dengan Layar Lebar
Senin, 24 Juni 2018 - 14:02 wib

Sofa cushion Bikin Susah Beranjak
Senin, 24 Juni 2018 - 13:59 wib

Masyarakat Harus Aktif Melaporkan Kecurangan
Senin, 24 Juni 2018 - 13:51 wib

Buka Posko Warung Pengawasan di 83 Kelurahan
Senin, 24 Juni 2018 - 13:48 wib

Samsung Galaxy S10 Full View Display
Senin, 24 Juni 2018 - 13:44 wib
Cari Berita
Hukum Terbaru
Sidang TPPU PT BLJ Diundur

Sabtu, 23 Juni 2018 - 11:51 WIB

Penyiram Air Keras Masih Misterius, Novel  Bakal Diperiksa Lagi
Kasus Novel Belum Terungkap, Pegawai KPK Dibayangi Kecemasan
Diinfokan Kasus Rizieq Shihab Dihentikan, PA 212 Ucapkan Terima Kasih
Dieksekusi ke Lapas Sidoarjo, Alfian Tanjung Tetap Terbukti Bersalah
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini