TERKAIT KEBIJAKAN NORMALISASI MONETER AS
Presiden Bersyukur Kondisi Rupiah Lebih Baik ketimbang Mata Uang Negara Lain
Selasa, 15 Mei 2018 - 17:05 WIB > Dibaca 427 kali Print | Komentar
Presiden Bersyukur Kondisi Rupiah Lebih Baik ketimbang Mata Uang Negara Lain
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Risiko ketidakpastian ekonomi dan volatilitas keuangan global yang dipicu kebijakan normalisasi moneter Amerika Serikat harus diwaspadai oleh semua pihak.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) diketahui meminta para pembantunya di Kabinet Kerja untuk juga mewaspadai hal tersebut. Pasalnya, kebijakan keuangan AS di bawah Presiden Donald Trump telah mengakibatkan rupiah dan mata uang negara lainnya mengalami depresiasi terhadap USD.

Kurs USD kini sudah mencapai Rp14.000, tetapi Jokowi tetap bersyukur karena depresiasi rupiah terhadap USD tak separah negara lain.

“Tapi alhamdulillah, dibandingkan negara-negara yang lain kami masih jauh lebih baik dan faktor eksternal yang lain seperti harga minyak, potensi perang dagang Amerika-Tiongkok (Cina, red) serta kondisi geopolitik internasional juga terus harus kami waspadai," katanya saat memimpin rapat terbatas tentang lanjutan pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2019 di Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Ditegaskan mantan Gubernur DKI Jakarta itu, pemerintah perlu menyiapkan mitigasi ketidakpastian global.

“Serta melakukan antisipasi pergerakan menuju keseimbangan baru ekonomi global," terangnya.

Adapun di bagian akhir arahannya, Jokowi meminta para menterinya fokus menjaga stabilitas keamanan demi percepatan perbaikan kesejahteraan, penurunan kemiskinan, serta penciptaan lapangan pekerjaan.(fat)

Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update
Biaya EKG dan Rontgen Ditanggung Jamaah

Biaya EKG dan Rontgen Ditanggung Jamaah
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:55 wib
Pengurus OPSI  Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Dugaan LGBT
Pengurus OPSI Riau dimintai keterangan di kantor Satpol PP Pekanbaru
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:43 wib
Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan

Kepergok Curi Besi Tua, Pria 46 Tahun Diamankan
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:40 wib
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
TUAN RUMAH PORPROV X
Jangan Daratan Terus, Pesisir Juga Perlu Dilihat
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:30 wib
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Beras Impor Masih Diburu
Harga Beras Turun Rp500 per Kilogram
Rabu, 16 Januari 2019 - 15:15 wib
Wako: Beri Kesempatan Siapkan Pabrik Baru
Terkait Perpanjangan Izin PT Bangkinang
Wako: Beri Kesempatan Siapkan Pabrik Baru
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:55 wib
Perpindahan PNS ke Provinsi Dibatasi

Perpindahan PNS ke Provinsi Dibatasi
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:50 wib

Bawaslu Bahas Pidato Jokowi dan Prabowo
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:40 wib

Bulan Depan Prabowo Direncanakan Kunjungi Riau
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:35 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Sriwijaya Ajukan Penundaan Laga di Piala Indonesia

Rabu, 16 Januari 2019 - 10:15 WIB

Sudah 11 Tersangka Pengaturan Skor Persibara Lawan PS Mojokerto
Barito Putera Kontrak 3 Pemain Timnas

Selasa, 15 Januari 2019 - 16:00 WIB

Gaji Perangkat Desa Setara PNS Golongan IIA

Selasa, 15 Januari 2019 - 14:31 WIB

Andini Siap Kembali ke Sekolah

Senin, 14 Januari 2019 - 16:02 WIB

Sagang Online
loading...
Follow Us