SUDAH SATU HARGA HINGGA PAPUA
Soal Harga BBM, Jokowi Heran Masyarakat Tak Protes Rezim Sebelumnya
Selasa, 15 Mei 2018 - 16:40 WIB > Dibaca 4945 kali Print | Komentar
Soal Harga BBM, Jokowi Heran Masyarakat Tak Protes Rezim Sebelumnya
Ilustrasi. (JPG)
JAKARTA (RIAUPOS.CO) - Keprihatian terkait harga bahan bakar minyak (BBM) yang masih belum satu harga di beberapa daerah di Indonesia, khususnya di daerah timur, diungkapkan  Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jokowi pun mengklaim saat ini harga BBM jauh lebih merata di setiap daerah. Presiden menuturkan, pada beberapa tahun lalu, saat dirinya melakukan blusukan ke kampung dan desa di Papua, dirinya kaget melihat harga BBM yang jauh lebih tinggi daripada harga perkotaan.

Bukan tanpa alasan, saat itu harga bahan bakar kendaraan telah mencapai angka60 ribu per liter.

"Masa di Jawa udah jalannya mulus, jalannya bagus, BBM-nya Rp6.450, di sana Rp60 ribu, logikanya apa. Ternyata juga bisa harga BBM itu dijadikan satu harga di seluruh tanah air," ucapnya saat menutup acara workshop nasional anggota DPRD PPP di Hotel Mercure, Jakarta, Selasa (15/5/2018).

Dia menerangkan, dirinya mengaku aneh masyarakat Indonesia tidak protes dengan pemerintahan sebelumnya. Pemerintahan dahulu, menurutnya, sudah mengelontorkan anggaran subsidi mencapai angka triliunan rupiah, tetapi tak dapat meratakan harga BBM.

"Dulu subsidi sampai sampai triliunan, kenapa harga harga tidak bisa sama, kenapa enggak ditanya? Sekarang subsidi sudah enggak ada untuk BBM, tapi harganya bisa sama dengan di Papua," jelasnya.

Buka itu saja, mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut merasa aneh dengan sikap masyarakat perkotaan yang kerap berdemo atas kenaikan harga BBM yang tak signifikan.

Sebaliknya, sudah sejak dulu masyarakat Papua dinilainya tak protes dengan harga BBM yang telah melambung tinggi.

"Bensin naik cuman Rp500 perak aja demonya 3 bulan, bensin naik Rp1000 demonya 6 bulan 7 bulan, coba saudara kami di Papua bensin Rp60 ribu enggak pernah demo mereka," tutupnya. (aim)

Sumber: JPG
Editor: Boy Riza Utama
KOMENTAR
Berita Update

21 Oktober Seleksi Administrasi CPNS
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 17:00 wib
PSPS Allstar Vs Timnas Indonesia Allstar
Masyarakat Tak Dipungut Biaya
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 16:30 wib

RAPBD 2019, Diproyeksi Rp1,3 T
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 16:00 wib

Sakatonik ABC Talk Show Cemilan Sehat
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:43 wib

SD Darma Yudha Borong Medali IMSO 2018 di Cina
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:32 wib
Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi

Unilever Tetap Produksi Teh Sariwangi
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:25 wib

Imunisasi MR Diperpanjang Hingga Bulan Oktober
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 15:00 wib

Bupati Ingin Penyediaan Air Bersih Setiap Desa Maksimal
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 14:30 wib
Perjuangkan Kader Jadi Wakil Rakyat
FSPTI Riau Gelar Rapimda
Sabtu, 19 Oktober 2018 - 14:26 wib
Cari Berita
Nasional Terbaru
Cari Solusi tanpa Elga

Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Anies Pilih Jalankan Masalah Dasar, Ketimbang Jawab Kritik di Medsos
Denda Pajak  Kendaraan  Diputihkan

Kamis, 18 Oktober 2018 - 16:43 WIB

Penting, Imunisasi MR Fase Kedua Diperpanjang Hingga Akhir Oktober
 Tentang Pentingnya Soliditas Polri di Masa Kampanye Pileg dan Pilpres
Sagang Online
loading...
Follow Us
Populer hari ini